You know? I love you [1]

image

       Pakhyunraa’s absurd story
            Byun Baekhyun | OC
                          EXO
          School life | sad | family
.
.
.
“There’s nowhere to run. I have no place to go”

Typo untuk pemanis^^
.
.

“Kau tau Jung Aerin.?”
“Hah! Jung Aerin yang katanya sedang dekat dengan Baekhyun sunbae?”
Murid murid perempuan sedang sibuk menggosipkan Jung Aerin yang katanya sedang dekat dengan sunbae nya.
Mereka sedang gencar gencarnya membicarakan berita panas ini.
Pasalnya Byun Baekhyun yang dikenal sangat dingin dan tidak peduli pada perempuan, kini terlihat sedang dekat dengan seorang hoobaenya.
Para siswi sangat kagum pada Jung Aerin yang dapat meluluhkan hati seorang Byun Baekhyun yang tidak pernah dekat dengan satu gadispun selama ia bersekolah di sini. Dulu Baekhyun pernah menolak Kim Nayoung si primadona sekolah. Bahkan dia mempermalukan Nayoung dengan menolaknya mentah mentah di depan umum. Tapi nampaknya Nayoung tidak punya malu, karena sampai sekarang pun Nayoung masih terus mengejar Baekhyun. Bahkan ia tak segan untuk membully siapapun yang merebut Baekhyunnya, dan sepertinya itu adalah ancaman untuk Aerin.
“Kau tau? Kemarin aku melihat Aerin dan Baekhyun sunbae sedang jalan bersama!”
Siswi berambut merah tiba tiba datang bergabung dengan membawa berita yang membuat berita ini lebih panas
“Katanya mereka berpacaran?”
Kini siswi bertubuh sedikit pendek yang berbicara
“APA?!!!”
Ups.. Sepertinya siswi bertubuh pendek itu salah bicara- ah bukan salah bicara, hanya saja ia berbicara di saat yang tidak tepat, karena ia berbicara saat si primadona sekolah sedang berjalan cantik di sebelah nya. Dan tentu saja omongan siswi bertubuh pendek itu langsung menarik perhatian Nayoung. Ia langsung berjalan cepat menuju segerombolan siswi itu. Bahkan ia melupakan etika jalan cantik nya hanya untuk memastikan kalau ia tidak salah dengar kalau Baekhyun berpacaran dengan Aerin
“Aku tidak salah dengar kan?”
Kini Nayoung sudah sampai di depan gerombolan siswi tadi, dan dia mulai bertanya dengan suara yang menggelegar hingga menghentikan semua kegiatan menggosip para siswi di sepanjang lorong.
“Ada apa?”
Para siswi itu mulai malas karena Nayoung sudah mulai lagi. Pasti sebentar lagi Nayoung dan kawan kawan akan melabrak(?) Aerin.
“Kau bilang Aerin dan Baekhyun berpacaran?”
Nayoung menahan amarah agar ia tidak menghajar perempuan pendek ini.
“Iya. Memang kenapa?”
Sumpah! Sekarang Nayoung benar benar ingin menampar perempuan ini.
“Dengar ya! Jangan sebarkan berita murahan seperti itu, apalagi denga membawa bawa nama Baekhyun. Karena Baekhyun itu milikku”
Ancaman Nayoung terdengar mengerikan.
“Aku tidak berbohong. Bahkan dia melihat kalau Baekhyun sunbae dan Aerin jalan berdua”
Kini siswi pendek itu menyeret teman berambut merahnya masuk ke dalam kandang singa. Mereka sudah membuat Nayoung marah. Dan itu artinya hanya tinggal menunggu kapan mayat mereka berdua ditemukan.
Kedua siswi itu sudah lama menunggu singa betina ini mengaum, tapi singa ini tak menujukan reaksi apapun. Hey! Bahkan kini singa itu berbalik badan dan berlari, dan itu membuat dua sis-ah semua siswi yang menonton itu hanya melongo.
—————• • • • • • • • •—————
Kelas XI c tampak ramai sebelum singa betina itu datang dan membuat kegaduhan dengan salah seorang siswi di sana
“Kau Jung Aerin?!”
Pertanyaan yang lebih mirip bentakan itu keluar dari mulut Nayoung dengan suara yang maha dahsyat. Membuat seisi kelas menegang karena ngeri melihatnya
“I..iya.. Ada apa?”
Entah bagaimana perasaan Aerin sekarang. Tapi yang jelas ini menakutkan. Melihat Nayoung berjalan saja ia takut. Apalagi seperti ini.
“APA YANG KAU RENCANAKAN HAH?!! KAU MAU MEREBUT BAEKHYUN SUNBAE DARIKU?! ASAL KAU TAU YA, AKU BISA SAJA MEMBUATMU DIKELUARKAN DARI SEKOLAH INI!!”
Nayoung mencacimaki Aerin dengan suara yang maha dahsyat dan kecepatan kilat. Ia memang selalu begitu. Dia akan mengancam mengeluarkan siapapun yang memiliki masalah dengannya. Yah.. Itu sangat mudah bagi Nayoung si anak bungsu pemilik sekolah. Ia tinggal merengek pada ayahnya dan.. Pooff~ siswa yang bermasalah dengan nya sudah hilang.
“A..aku tidak m..engerti apa yang kau bicarakan”
Oh.. Lihatlah wajah Aerin. Dia tampak seperti anak ayam yang kehilangan jalan pulang.
“JANGAN PURA PURA BODOH!! BAHKAN SEISI SEKOLAH SEDANG MEMBICARAKANMU YANG SEDANG DEKAT DENGAN BAEKHYUN SUNBAE! APA KAU MAU BERSAING DENGAN KU HAH?! ASAL KAU TAHU YA KAU ITU BERBEDA DENGAN KU. AKU LEBIH CANTIK DARIMU JADI TIDAK MUNGKIN KALAU BAEKHYUN SUN—mpph!”
Tiba tiba sebuah tangan besar mendarat di mulut pink Nayoung. Oh! Siapakah yang berani melakukan itu?.
“Maafkan keributan yang dibuat oleh adikku hari ini. Dia memang menyebalkan”
Pemuda yang mengaku sebagai kakak Nayoung itu meminta maaf pada Aerin. Ia membungkuk dengan tangannya yang masih membekap mulut Nayoung yang kini sedang menggeliat minta dilepaskan
“Sekali lagi aku minta maaf”
Pemuda itu membungkuk lagi lalu menyeret Nayoung keluar dari sana.

Pemuda menyeret Nayoung yang terus memberontak menuju ke sebuah ruangan bertuliskan privasi.

Sepanjang perjalan mereka menjadi pusat perhatian. Bagaimana tidak? Lelaki tampan yang menyeret paksa seorang wanita cantik yang terus memberontak. Bukankah itu terlihat seperti err …
Petugas rumah sakit jiwa yang sedang membawa pulang pasiennya yang kabur?
Tidak
Mereka terlalu cantik dan tampan untuk itu.
“Sudah kubilang berkali kali untuk tidak membuat keributan di sekolah Nayoung ah!”
Pemuda itu langsung menyembur Nayoung dengan bentakannya setelah sampai di ruangan ‘privasi’ itu.
“Aku sudah lelah mendengar laporan para siswa yang melihat mu sedang membuat keributan dengan masalah yang sama.”
” Kau ini anak pemilik sekolah Nayoung ah! Bersikaplah dewasa seperti Ahreum!!”
Belum sempat Nayoung membalas, pemuda itu menambahkan bentakannya. Bahkan dia tidak menurunkan nada suaranya yang terdengar marah.
“KENAPA OPPA SELALU SAJA MEMBANDINGKANKU DENGAN AHREUM HAH?! AKU TIDAK SUKA DIBANDING BANDINGKAN SEPERTI ITU!!”
Nayoung membalas dengan nada yang tak kalah tinggi.
Like brother like sister.
“Kali ini apa masalah nya?”
Kali ini pemuda berkulit sedikit coklat yang bertanya.
Mereka terlalu asyik berdebat samapai lupa bahwa masih ada 11 nyawa lagi di ruangan itu yang dari tadi hanya menonton pertandingan kakak adik itu.
“Aku yakin masalah yang sama Kai”
Kakak Nayoung menjawab pertanyaan Kai sambil menatap tajam adiknya yang kini sedang menunduk
Apa ia menangis?
“Apa benar Young ah?”
Pemuda yang dipanggil Kai itu bertanya pada Nayoung dengan nada yang lembut.
“Kalau iya kenapa?”
Tidak. Nayoung tidak menangis. Mungkin tadi dia menahan amarah agar ia tidak meledak dan menghancurkan ruangan khusus yang mahal itu.
“Astaga! Sudah kubilang berkali kali Nayoung ah, Baekhyun itu tidak suka padamu!”
Suho -kakak Nayoung- kembali terbakar setelah mendengar pengakuan adiknya
“Tapi aku cinta padanya oppa! Dan Jung Aerin ingin merebut Baekhyun oppa dariku!”
Nayoung yang dari tadi memang masih marah menjadi semakin marah karena bentakan oppanya itu
“Hey, bisakah kalian diam”
Sepertinya orang itu mencari mati karena mulai ikut campur dalam perdebatan kedua singa ini. Siapa dia?.
“Oppa!”
Nayoung berseru riang ketika tau bahwa pujaan hatinya ada di sana. Yup! Itu Baekhyun.
Nayoung berlari kearah Baekhyun sambil merentangkan tanggannya seakan ingin memeluk. Tapi Baekhyun menghindar saat Nayoung sudah dekat dengan dirinya, dan hal itu sukses membuat Nayoung menabrak tembok, hingga dahinya berwarna merah.
“Bukankah oppa mu sudah bilang bahwa aku tidak suka padamu”
Baekhyun mengucapkan kata kata itu dengan wajah datar. Dasar es batu!
“Oppa! Kenapa kau jahat sekali!”  Nayoung yang masih duduk karena jatuh mengenaskan tadi langsung membalas kata kata Baekhyun tadi. Itu sakit! Sangat malah.
Sebenarnya ini bukan kali pertama Baekhyu mengatakan itu, sudah berkali kali, tapi tetap saja sakit ketika Baekhyun mengucapkannya. Apalagi saat seperti ini. Baekhyun mengacuhkannya yang bahkan masih terduduk dengan dahi yang memerah karenanya. Sakit. Bukan hanya di dahi, tapi juga di hati.

Dengan wajah datar tanpa dosanya, Baekhyun berjalan keluar dari ruang khusus itu meninggalkan Nayoung yang masih belum berdiri.
“Awas saja kau Aerin!”
Nayoung mendesis sambil mengelus dahinya yang tak kunjung membaik.
“Sudahlah, ayo masuk kelas, bel sudah berbunyi”
Atas perintah lelaki bule setinggi tiang listrik itu, semua orang di ruangan itu keluar meninggalkan Nayoung, termasuk kakaknya. Apakah ia begitu menyusahkan sampai ia tidak dihiraukan seperti itu? Mungkin itu yang Nayoung pikirkan sekarang.

——————@class——————

“Kim Nayoung, nilai mu sangat memprihatinkan. Aku tidak yakin kau bisa naik kelas atau tidak tahun ini.”
Jang saem membagikan hasil ujian milik Nayoung sambil bergumam dan menggelengkan  kepala secara ringan.
Tapi bagi Nayoung itu bukan masalah, ia tinggal minta pada appa nya untuk membuatnya naik kelas tanpa harus ikut ujian sekalipun.
“Bahkan anak pemilik sekolah pun bisa mendapat nilai rendah seperti itu. Memalukan!” seorang siswi menyindir Nayoung dengan menekankan kata ‘anak pemilik sekolah’. Siapa? Nayoung? Iya. Nayoung adalah anak pemilik sekolah, itu sebabnya ia sok berkuasa
“Hei! Apa kau bilang?!”
Nayoung sangat mudah marah rupanya.
“Sudahlah young ah, mungkin dia hanya iri padamu karena kau anak pemilik sekolah”
Soojin yang notabenenya teman dekat Nayoung mulai menenangkan Nayoung. Mungkin dia lelah mendengar teriakan Nayoung setiap hari.
“Awas saja kau!”
Nayoung pun mengalah.

——————• • • • • • • •—————
“Oppa!”
Nayoung memekik senang ketika melihat Baekhyun di depan gerbang.
Nayoung berlari ke arah Baekhyun sambil merentangkan tanganya. Peluk?.
Tapi lagi lagi Baekhyun menghindar dan membuat lengan kanan Nayoung menabrak pagar. Lagi, itu sakit.
“Ah! Oppa ini sakit”
Nayoung meringis sambil memegangi lengan kanannya.
“Lalu apa peduliku” masih dengan wajah datar, Baekhyun berlalu meninggalkan Nayoung.
“Sial!”
Gumam Nayoung.

Karena rumah mereka-Nayoung, Suho&geng- tidak terlalu jauh, mereka selalu berangkat dan pulang bersama berjalan kaki. seperti sekarang, mereka sedang berjalan menuju rumah masing masing yang memang jaraknya tidak terlalu jauh.
Nayoung masih memegangi lengan kanannya, mungkin itu benar benar sakit.
“Nayoung ah, acting pura pura sakitmu itu benar benar bagus” Xiumin -teman Suho- memuji wajah kesakitan Nayoung.
“Sialan!, ini benar benar sakit tau!”
Sebisa mungkin Nayoung mencoba tetap sopan pada teman oppa nya ini, meskipun yaah~ hasilnya pun tetap tidak sopan.
“Masih mending Nayoung bisa acting, daripada kau tidak bisa acting”
Candaan garing dari Kai pada Xiumin itu membuat Nayoung tertawa, bahkan hingga mengajak Kai ber-high fife. Dengan tangan kirinya, Nayoung mengadu telapak tangannya dengan milik Kai. Aneh? Memang.
Selagi Kai dan Nayoung ber high fife, Suho berpamitan pada teman temanya karena ia sudah sampai di depan rumah, lalu ia menarik Nayoung yang masih berperang jari dengan Kai.
Ke sebelas lelaki itu -exo tapi nggak ada Suho- melanjutkan perjalanan mereka menuju rumah mereka.
Bahkan mereka sudah bisa merasakan rayuan kasur yang memabukkan.
“Kai, tangan mu berdarah”
Baekhyun dengan wajah datarnya membawakan berita yang cukup mengejutkan, sehingga berita cukup mengejutkan itu menjadi aneh.
“Ah! Kau benar”
Kai langsung melihat tangannya, dan benar saja, ada darah di telapak tangannya dan darah itu sudah mengering. Kai langsung membersihkan darah itu menggunakan kemejanya. Dasar laki laki.
“Tapi tangan ku tidak ada yang luka” ucap Kai setelah melihat tanggan nya yang masih mulus tanpa tergores sedikitpun.
.
.
.
TBC
.
.
Ava ini? Ini ff perdana ku di BFFI lho.
Maapkeun kalo ffnya gaje, gak menarik, aneh. Karena aku adalah author amatiran yang belum lama menetas, jadi harap maklum kalo masih berantakan, karena aku juga masih belajar.
Dan ini ff ngebut. Jadi maafkan typo atau kesalahan yang lain di sana. Posternya juga cuma 5 menit buatnya. Jadi macam itu deh.

Advertisements

8 Comments Add yours

  1. suretodream says:

    Haha, si nayoung konyol, kalo aku jd dia, gebet yg lain aj, semua geng oppanya kan ganteng semua,, tp si baekie emng lebih menarik sih, dia senyum aj udh buat aku jd gila haha

    Like

    1. parkhyunraa says:

      Aih ada yang baca^^ makasih udah baca^^.
      Kan ceritanya baekhyun itu yang paling mempesona 😘😳

      Like

      1. suretodream says:

        updatenya jangan terlalu lama yaaa 🙂

        Like

  2. Deborah sally says:

    Nayong kasihan. Dia sakit apaan? Tangan Kai berdarah, itu darah nya Nayong kan?

    Like

  3. zhafi says:

    wowooooooooooooooooooooooo aku suka klo 12 member disatukan lagiii

    Aku jadi mengingat saat exo masih 12 memberrr //sedihhhhhh//

    Like

  4. Violin says:

    Padahal masih banyak member EXO yg ganteng2, tapi malah milih Baekki terus, padahal Baek kan sukanya sama Aerin, bukan Nayoung 😂😂

    Like

    1. parkhyunraa says:

      Haha:v nama nya juga cerita😁

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s