[Ficlet] Closer?

Parkhyunraa’s story

.

Baekhyun ||OC || support cast

School life || horror(?)

General

.

“Jika ada orang yang menatapmu lebih dari tiga kali, itu tandanya dia ingin lebih dekat denganmu”

Warning! Ini cerita gaje sumpah.
Cerita ini hasil mimpi.
.
“Hyung?! Kau dengar tidak sih?!”

Pemuda berkulit pucat itu berteriak tepat di depan pemuda lain yang sedang melamun.

“Ck! Percuma aku bercerita panjang lebar jika hyung tidak mendengarkan”

Lelaki berkulit pucat itu mempout kan bibirnya dan berbalik dengan kasar. Merajuk?

Dan lelaki yang sedari tadi diajak bercerita namun tak mendengarkan itu hanya bisa berusaha membujuk adik kelas nya itu agar tak marah lagi dan memaafkan dirinya.

Siapa yang tak marah jika sudah bercerita lebih dari 10 menit namun semua yang diceritakan hanya masuk telinga kanan lalu keluar telinga kiri.
“Ayolah hun, jangan kekanak kanakan seperti itu”
Lelaki itu hanya bisa mengguncang guncangan bahu Sehun yang masih membelakanginya. Ayolah, ini nampak memalukan. Pemuda itu seperti meminta maaf pada pacarnya yang merajuk. Dan itu menarik perhatian separuh populasi kantin.
“Aku memang masih anak anak”
Oke, tinggalkan saja anak itu.

Pemuda tadi memukul bahu Sehun pekan lalu kembali berkonsentrasi pada makanan nya yang baru habis setengah.
“Sepertinya ada yang mengganggu pikiranmu hyung”
Kini pemuda lain yang sedari tadi hanya diam menonton ikut buka suara, menanggapi sikap kakak kelasnya yang aneh sejak tadi pagi.

Kakak kelas tampan dengan rambut hitam itu sedari tadi hanya diam melamun. Sangat bertolak belakang dengan sifatnya yang biasanya sangat cerewet. Hei, apa ini hari kebalikan?
“Um.. Kai ah, bagaimana jika kau di ikuti gadis?”
Lelaki yang dipanggil kai itu sedikit memundurkan kepalanya saat mendengar pertanyaan aneh dari hyung nya. Diikuti?
“Kau sudah memilki fans? Kau bahkan belum debut, hyung. Ck, kenapa Baekhyun hyung selalu saja mengalahkan dalam segala hal?! Aku hingga ingin memilki fans”
Sehun yang dari tadi merajuk, langsung berbalik untuk ikut menanggapi pembicaraan teman sekelas dan kakak kelasnya itu.

Sehun iri. Bagaimana bisa Baekhyun sudah di ikuti fans? Padahal mereka belum terkenal sama sekali.

Dan hal itu membuat Sehun kembali merajuk.
Fans?
“Hh.. Dia selalu menatapku. Dan aku risih dengan itu”
Baekhyun yang sudah lama terganggu itu akhirnya lega karena dapat menceritakan apa yang mengganggunya. Dan dia juga berharap agar kai atau Sehun dapat memberinya jalan keluar.
“Mm.. Aku pernah membaca sebuah fakta. Jika seseorang menatapmu lebih dari tiga kali, itu tandanya ia ingin lebih dekat dengan mu. Jadi, kau respon dia dulu”
“Ingin lebih dekat?”
Kai hanya mengangguk.

Apakah Baekhyun harus melakukannya? Apa dia harus bertanya pada gadis itu?

Jika itu dapat membuat Baekhyun nyaman, kenapa tidak?


Langit sudah mulai menguning, tapi Baekhyun masih belum beranjak dari meja belajarnya.

Dia masih berkutat dengan buku dan pulpen nya di bawah lampu belajar.

Tangannya masih memandu pulpen untuk menulis berbagai kata di atas kertasnya, hingga suara pulpen itu mendominasi ruangan kamar Baekhyun. Mengalahkan suara lain yang masuk ke telinga Baekhyun.

Tangannya yang berkeringat itu tak jarang salah menuliskan kata, hingga Baekhyun harus mencoret nya dan menulisnya lagi di sampingnya.
Sesekali Baekhyun menghela nafas panjang dan mengelap keringatnya yang dari tadi terus menetes.

Sepertinya hari ini sangat panas.
Baekhyun yang kesal karena tulisannya terus salah, akhirnya meletakkan pulpen nya.

Dia jadi ingat perkataan kai. Apakah ia harus bertanya pada gadis yang selama ini hanya ia abaikan?

Bukankah jahat jika mengabaikan seorang gadis? Ya, Baekhyun tahu. Tapi itu lah yang ia lakukan selama ini.
Apakah benar gadis itu ingin lebih dekat dengan Baekhyun, hingga harus mengikutinya ke mana mana dan selalu menatapnya?

Tapi, itu membuat orang tidak nyaman bukan?
Ruangan yang semakin panas ini menambah rasa kesal Baekhyun pada gadis itu.

Dia tidak bisa mengabaikannya lagi. Semuanya harus di luruskan!

Baekhyun segera berbalik menghadap ranjangnya, di mana ada seorang gadis dengan dress biru mudanya tengah duduk di pinggir ranjang.
“Aku tak tahu apa alasanmu mengikutiku. Tapi, jika kau memang ingin lebih dekat denganku, jangan buat suara aneh dengan kuku mu jika kau tak ingin aku mengusir mu dan mengembalikanmu ke pemakaman!”
Gadis berambut sepunggung dengan baju lusuh dan mata hitam sepenuhnya itu langsung menghentikan aktivitasnya mengadu nakas Baekhyun dengan kukunya, lalu tersenyum lebar setelah mendengar perkataan Baekhyun.

Dia menang. Akhirnya ia bisa lebih dekat dengan Baekhyun.
.
.
Opo iki:v aku juga nggak tau.

Sebenernya aku mau post tanggal 18 kemaren, eeh.. Malah lupa:v jadi baru dipost sekarang:v

Udah lah itu aja:v

Advertisements

6 Comments Add yours

  1. puspitadesuu says:

    Merinding bacany.. Bagus, ditunggu story yang lain 😉

    Like

    1. parkhyunraa says:

      Wakwak.. Makasih udah baca😚

      Liked by 1 person

  2. tari says:

    Kenapa horor gitu?? Diikutin sama hantu??
    Aku ngebayangin pas baekhyun ngomong ke hantu itu trus hatunya senyum nakutin sumpah itu bikin aku takut sebentar /apasih?/

    Aku tunggu ff yg lainnya
    Oh ya salam kenal aku keknya baru pertama kali baca ff kamu deh atau udah pernah ya? Taudeh aku pelupa pokoknya

    Salam kenal ^^

    Like

    1. parkhyunraa says:

      Hehe.. Makasi udah baca^^

      Like

  3. tri rahayu says:

    maksudnya ??? gadis itu hantu??? dan baekhyun ngga takutt ?? waahhh daebak ???
    fans nya hantu.. aku bner” ngga nyangka klo gadis / fans yg dimaksud itu hantu OMEGOT keren ^-^ … ada kah SQUEL nyaaa ???

    Ada yaaaa ?????????????????????? heheh 😀

    Like

    1. parkhyunraa says:

      Makasih udah baca dan meninggalkan jejak^^ vitamin banget lho ini:v
      Kalo buat sequel, diusahain ada

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s