[BAEKHYUN BIRTHDAY PROJECT] Rahasia Baekhyun

on

0d56284bba396879c9344bfdf7ee51c4.jpg

Rahasia Baekhyun

Baekhyun / OC

Ficlet / AU / Comedy / Fluff / Romance / G

.by l18hee

Baekhyun punya tiga rahasia yang akan ia beberkan sekaligus sebelum seseorang tega mencekiknya

 

“BYUN BAEKHYUN!” Seruan Adara menggema di sepanjang koridor. Sementara beberapa detik setelahnya sosok terbirit Baekhyun muncul, terlihat melangkahkan kaki lebar-lebar, bermaksud menyingkir. Kemana pun asal bisa hilang dari lingkup pandang Adara.

Baekhyun terus berlari, sesekali menoleh ke belakang. Harapannya bahwa Adara tetap duduk manis di kelas dan menyerah untuk memedulikannya hancur tak bersisa. Nyatanya gadis itu justru tengah berlari seraya memasang tampang garang. Jika sampai tertangkap sekarang Baekhyun hanya mengendus satu kemungkinan: mati. Bukan mati secara harfiah, sebenarnya. Karena tak mungkin Adara mengambil jalan untuk benar-benar membuat nyawa Baekhyun melayang. Paling hanya membubuhkan pukulan sekuat tenaga di kepala. Oh, jangan lupakan jambakan yang luar biasa sakit pada rambut Baekhyun jika ia tertangkap.

Napas Baekhyun semakin tersengal seiring dengan beberapa kelokan yang ia lewati. Tahu begini ia lebih baik duduk manis di kelas menunggu bel istirahat berakhir berbunyi. Di saat seperti ini yang paling dia kutuk hanya Chanyeol yang dengan kurang ajarnya justru menebar tawa super keras kala ia mengambil langkah lari. Karib macam apa itu? Bah! Besok-besok Baekhyun tak akan meminjamkan buku PR-nya pada Chanyeol. Eh, sebentar, dia juga jarang mengerjakan PR─lebih sering menyalin milik ketua kelas di pagi buta tepatnya. Ah, sudahlah, perihal pembalasan untuk Chanyeol akan ia pikirkan nanti. Yang penting sekarang─

“BYUN! BERHENTI DI SANA!”

─Baekhyun benar-benar harus memikirkan cara untuk menghilang dari terkaman Adara!

Menyadari jika terus berlari hanya akan menguras tenaganya, ia memutuskan untuk bersembunyi saja. Jadi di kelokan depan Baekhyun langsung berbelok, masuk ke ruangan paling dekat dan menutup pintunya rapat-rapat.

“Baekhyun, kenapa kau ke sini?” Di dalam sana, rupanya ada Ellie yang sedang melayang pandang heran. Panik karena derap langkah cepat semakin terdengar, Baekhyun langsung menarik gadis itu untuk bersembunyi di bawah meja.

“Kau mengacau lagi ya?” Ellie hendak berdiri namun si lelaki mencegah, “Aku tidak mau babak belur.”

“Salahmu sendiri membuat onar! Sudah ah aku tidak mau ikut campur!” Seruan yang Ellie tunjukkan makin membuat Baekhyun panik. Apalagi kala mendadak saja suara pintu dibuka terdengar. Cepat-cepat Baekhyun memajukan tubuh untuk membekap mulut Ellie.

“Byun Baekhyun, keluar atau kuobrak-abrik tempat ini!”

Ellie menatap Baekhyun marah. Bisa-bisanya ruang klub yang ia ikuti akan menjadi korban amukan Adara hanya karena ulah Baekhyun? Ellie tak akan tinggal diam, tentu saja.

Namun Baekhyun justru menatapnya seolah berkata Adara-tidak-setega-itu dan menggelengkan kepala seakan meyakinkan─sebenarnya lebih ke memohon. Ellie tentu menolak untuk menurut. Dia berusaha menyingkirkan tangan Baekhyun. Di kala bekapan itu terlepas, ucapan Adara justru menyambah pendengaran mereka.

“Ah, di sini tidak ada. Di mana dia?” Dan sebuah ‘blam’ pintu menyatakan jika gadis itu memilih pergi.

Langsung saja Baekhyun membuang napas lega.

“Hei, Byun Baekhyun, memangnya apa yang kau lakukan sih?” sungut Ellie. Dia masih tak terima di jejalkan ke bawah meja sempit hanya karena ulah Baekhyun.

“Ssst,” desis Baekhyun. Dia menyempatkan diri menilik sekitar sebelum akhirnya menjawab pelan, “Biar kuberitahu tiga rahasia.” Memutar bola mata, Ellie tak percaya. Memangnya rahasia menakjubkan apa yang bisa dilontarkan mulut Baekhyun? Paling-paling hanya kupon makan gratis yang ia kumpulkan diam-diam agar tidak ditemukan Chanyeol.

“Pertama, aku punya kupon makan gratis. Jangan bilang Chanyeol.” Nah, dengar? Ellie bahkan bisa menebak lebih baik dari ini. Baekhyun terlalu mudah dibaca.

“Kedua, aku menyimpannya di laci Adara. Tapi saat aku berniat mengambilnya, parfum yang baru ia beli tak sengaja kusenggol. Jatuh deh.” Oh, jadi itu yang membuat Adara mengamuk? Ellie maklum sih, parfum Adara pasti bukan parfum abal-abal yang banyak dijual di pasar. Yang tidak ia maklumi adalah Baekhyun yang menyimpan kupon makan gratis di laci Adara. Apa laci si gadis seaman itu?

“Terus bagaimana?” Gerah terus-terusan disekap di bawah meja, Ellie mendengus kesal. Lekas Baekhyun mengedar pandang─lagi, dan akhirnya berucap pelan.

“Ketiga, aku suka kamu …”

Ha?

“… mau menghabiskan kupon makan berdua?”

Baekhyun memasang cengiran bodoh di sana. Dia merasa semua akan baik-baik saja, jika Ellie tak mendorongnya cepat. Sebuah aduh kecil menunjukkan bahwa kepala Baekhyun baru saja terbentur meja. Sementara Ellie, secepat yang ia bisa segera beranjak. Bergegas membuka pintu sebelum berteriak,

“ADARA! BAEKHYUN DI SINI! CEPAT, NANTI DIA KABUR!”

Baekhyun meneguk ludah.

.

.

.

“BYUN BAEKHYUN!”

Selamat datang Adara, Baekhyun sudah bersiap meyambut jambakanmu di bawah meja.

.end

INI MANA YANG PUNYA OC ELLIE MANA KYAAAA/digeplak

ahaha entah mbak ellie baca atau enggak mbak runa gak tau, tapi yang penting…

❤ HAPPY BIRTHDAY BYUN BAEKHYUN ❤

URI CHABAY YANG PALING DISAYANG SAMA MAS CHAN/plak/abaikan

p.s: ini bikinnya mendadak, miyane jelek :’

.nida

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s