[BAEKHYUN BIRTHDAY PROJECT] DO YOU BELIEVE

irish-do-you-believe

   DO YOU BELIEVE 

  EXO`s Baekhyun & Tao 

   with OC 

  fantasy, slice of life, tragedy story rated by T served in vignette length  

Disclaim: this is a work of fiction. I don’t own the cast. Every real ones belong to their real life and every fake ones belong to their fake appearance. Any similarity incidents, location, identification, name, character, or history of any person, product, or entity potrayed herein are fictious, coincidental, and unintentional. Any unauthorized duplication and/or distribution of this art and/or story without permission are totally restricted.

2016 © IRISH Art & Story all rights reserved

██║♫♪│█║♪♫║▌♫♪│█║♪♫║▌♫♪║██

MALAIKAT itu ada, apa kau percaya?

Awalnya, aku juga tidak percaya. Kenapa? Tentu saja karena bagiku, malaikat itu hanyalah khayalan yang diciptakan imajinasi manusia untuk membentuk sebuah kepercayaan tentang hal yang TIDAK NYATA.

MANUSIA, pada dasarnya hanya mempercayai apa yang bisa mereka lihat.

Dan dulu, aku memang tidak percaya kalau malaikat itu ADA.

AKU menganggap semuanya hanya bagian dari imajinasi tak masuk akal.

Sampai… aku benar-benar bertemu dengan MEREKA.

██║ ♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ ║██

Dulu, dulu sekali, nenek pernah bercerita padaku—cerita yang lantas kuanggap sangatlah konyol—tentang malaikat pencabut nyawa.

Kata nenek, rupa mereka tidaklah sama bagi setiap orang.

Bagi orang-orang yang selama hidupnya selalu melakukan hal buruk, malaikat pencabut nyawa akan muncul dalam wujud mengerikan. Sedangkan bagi mereka yang menjadi orang baik semasa hidup, malaikat pencabut nyawa akan muncul sebagai sosok yang sangat indah.

Sungguh, dulu aku terpingkal kala nenek bercerita seperti itu padaku. Bagaimana tidak, aku pikir, malaikat semuanya sama. Memangnya saat mati, orang-orang mempedulikan wujud malaikat yang akan mencabut nyawa mereka?

Kubuktikan, ucapan dan argumenku sepenuhnya salah.

Karena apa, saat nenek berada di waktu akhirnya, ia tersenyum, menggenggam lembut jemariku seraya berkata: “Lihatlah, cucuku, seorang malaikat tampan berdiri di belakangmu, ia mengajak nenek pergi meninggalkan dunia fana ini.”

Dan sungguh, aku bersumpah bahwa aku tidak melihat apapun saat aku membalikkan badan. Tapi setelahnya, nenek menghembuskan nafas terakhir. Kupikir, nenek pastilah seorang yang baik jika sosok yang dilihatnya dalam paras tampan itu benar-benar malaikat pencabut nyawa.

Aku kembali kehilangan kepercayaanku akan presensi malaikat di dunia ini saat Ayah berjuang di tengah rasa sakitnya.

Ayah adalah seorang yang sangat baik, bagiku, bagi keluargaku. Beliau membanting tulang tiap hari untuk mendapat uang demi keluarga kecilnya. Beliau adalah orang yang rela tidak makan asalkan anak-anaknya makan.

Tapi kenapa…

“Pergi! Bungsu, suruh makhluk mengerikan itu pergi!”

Kenapa teriakan menyakitkan itu meluncur dari bibir ayah saat ia akan pergi dari dunia ini?

Ayah seorang yang baik. Dan pasti, saat itu nenek hanya berhalusinasi. Ceritanya tidaklah nyata. Malaikat itu, tidak ada.

Waktu terus memburu, dan tua tak bisa dihindari setiap orang. Cara orang untuk mati pun berbeda-beda. Ada yang dalam ketenangan, seperti nenek. Ada juga yang penuh kesakitan, seperti ayah.

Ibu punya cerita yang mirip dengan nenek.

Aneh bukan?

Padahal, ibu adalah seorang pelacur. Tapi di penghujung waktunya, ia bilang bahwa seorang lelaki tampan menjemputnya. Meskipun ibu meregang nyawa di tempat tidur karena overdosis obat terlarang, entah mengapa… keadaan ibu mengingatkanku pada nenek dulu.

Apa mungkin, cerita nenek benar? Atau mungkin, malaikat tidak datang padamu dalam keadaan yang sesuai dengan tingkah lakumu semasa hidup? Entahlah.

Dulu, aku tidak yakin.

Hey, anak pelacur!” teriakan itu menggema dalam runguku, mengingatkanku pada fakta menyakitkan bahwa aku sudah hidup sebatang kara, tanpa ayah, tanpa ibu, tanpa nenek.

“Apa kau ingin menyusul ibumu ke neraka?” pertanyaan itu membuatku tergugu. Hinaan sudah biasa kuterima, terlampau biasa.

Tapi kenapa sekarang rasanya lebih menyakitkan?

“Tidak, jangan melompat.” sebuah suara lain menginterupsi, menyadarkanku bahwa di belakang sana, dua orang tengah bersandar di pintu, menjadi penonton adegan klasik yang tengah terjadi.

“Biarkah saja dia melompat, Baekhyun.” sosok lain berucap.

Mengabaikan ketakutanku pada keadaan yang menghadang, keberadaan dua orang itu sungguh mengusikku. Dua pemuda, berparas sama sempurnanya, satu berpakaian serba hitam, satu lagi mengenakan pakaian kasual berwarna cerah.

Adrenalinku serta-merta terpacu saat angin berhembus dengan kencang, menggoyahkan pijakanku di ujung gedung dan sejenak membuat tubuhku oleng menyambut gravitasi.

“Biarkan aku menjemputnya.” sosok berpakaian gelap itu berucap, langkahnya terhenti kala aku mendapatkan keseimbanganku.

Kali ini, sosok berpakaian cerah itu terkekeh.

“Tao, dia baru saja mempermainkanmu.” tuturnya.

“Kenapa? Sekarang kau takut mati?” pertanyaan lain kembali merebut konsentrasiku.

Ah, benar, aku tidak sendirian. Tiga orang gadis yang sekelas denganku sekarang menghadang, dengan wajah memamerkan cemooh.

“Aku tidak takut pada kematian.” ujarku tegas.

Memang, aku tidak takut akan kematian itu sendiri. Aku bahkan sudah berdiri di ujung gedung, beberapa menit lalu berniat melompat sebelum tiga orang ini datang dan tampaknya ingin menyaksikan kematianku.

“Kelihatannya kau takut, kau memang seorang pengecut, sama seperti ayahmu.”

Jantungku terpompa kala nama ayahku tercetus.

“Apa maksud ucapanmu?”

Satu dari tiga gadis itu terkekeh meledek.

“Kau tidak tahu ya? Ayahmu berselingkuh, dia menikah dengan dua orang wanita lain dan punya anak dari masing-masing mereka. Menyedihkan sekali, tua bangka itu bahkan tidak meninggalkan warisan apapun.”

Emosiku seketika naik ke ubun-ubun.

“Ayahku bukan seorang seperti itu!” teriakku marah.

“Kenapa? Kau pikir apa alasan nama kita memiliki marga yang sama? Tua bangka yang kau sebut ayah itu juga adalah ayahku, bodoh!”

Hatiku mencelos. Seketika, bayangan ibu menghantui. Dulu, ibu adalah seorang wanita cantik yang selalu tersenyum. Ia tak harus menjadi pelacur jika ayah tidak meninggalkan kami semua.

“Nah, Baekhyun, kau puas sekarang? Dia kehilangan keinginannya untuk bunuh diri.” sosok berpakaian gelap itu berucap.

Kukenali nama dari sosok yang mengenakan pakaian cerah itu pastilah bernama Baekhyun. Ia tersenyum padaku, senyum yang sesaat membuatku merasa tenang.

“Turunlah dari sana, kau tahu berdiri di tempat itu berbahaya.” ujarnya padaku.

“Ayah tidak mungkin berselingkuh. Ayah orang yang baik.” aku menggeleng kuat-kuat, mengabaikan keinginanku sekarang untuk turun, dadaku terasa sangat sesak karena ingatan tentang ayah kini menghantui.

Ayah bukan orang jahat.

Beliau adalah pria terbaik di dunia.

“Kau pasti berbohong, ayahku bukan orang jahat!” aku berseru, dengan berani memutuskan untuk turun dari tempatku sedari tadi berdiri menantang gravitasi.

Dihadapanku, gadis berambut sebatas bahu yang mengaku bahwa ia adalah anak dari wanita lain yang ayah nikahi, berdiri dengan ekspresi kaku.

“Tua bangka itu seorang yang licik!” teriaknya.

“Tidak! Kau lah yang licik, kau hanya berusaha membuatku merealisasikan bunuh diriku!”

Aku sadar, teror darinya selama beberapa bulan di sekolah lah yang membuatku ingin mengakhiri hidup. Karena aku merasa ibuku begitu hina dan memalukan.

Sekarang, aku tak lagi ingin menyerah padanya. Tak lagi ingin—

“Mati kau! Gadis jalang!”

Sudah terlalu terlambat bagiku untuk sadar jika tubuhku terdorong ke belakang, olehnya, sementara aku pun baru menyadari bahwa tanganku cukup kuat menariknya ikut bersamaku.

Semuanya berlalu dengan cepat, bagaimana hembusan angin menyambut, dan teriakannya mendominasi pendengaranku.

Apa kami sama-sama terjatuh?

Dua kelebat bayangan tampak mengikuti, dengan sayap terentang lebar senada dengan pakaian yang mereka kenakan.

Sosok berpakaian gelap tadi melewatiku, melontarkan sebuah bisikan tajam.

“Kau memang tidak bunuh diri, tapi kau juga terjatuh.”

Sementara sepasang lengan mencekalku sekarang, milik sosok berpakaian cerah.

“Baekhyun.” tanpa sadar bibirku menggumamkan namanya yang tadi terekam dalam ingatan.

“Abaikan saja ucapan Tao.” ujarnya, tersenyum padaku sebelum melanjutkan. “Tutup matamu, aku akan mengajakmu ke tempat yang lebih baik.”

Sebuah tangis ingin keluar dari bibirku sekarang.

Aku takut.

“Ibu… nenek…”

“Kau tidak ingat? Kita pernah bertemu sebelumnya, saat aku menjemput ibu dan nenekmu.”

Malaikat itu ada.

Dulu, aku memang menertawakan cerita nenek. Menganggap dongeng konyolnya tak lagi menghibur dan tak lagi menjadi pengantar tidur menyenangkan.

Tapi sekarang aku benar-benar percaya.

Ada yang berbeda dari cerita nenek. Walaupun tingkah lakumu buruk di masa lalu, secercah kebaikan yang tersisa bisa mengubah segalanya. Dan juga, walau tingkah lakumu buruk, belum tentu malaikat akan muncul dalam sosok mengerikan.

Aku nanti akan menceritakannya pada nenek. Menceritakan pada ibu juga, bagaimana jahatnya ayah selama ini. Karena ia sudah membohongi kami dengan memamerkan kebahagiaan palsu sementara ia membangun kebahagiaan lain bersama orang lain.

Mungkin juga, ibu adalah seorang yang baik walaupun ia pelacur. Jika ayah tidak meninggalkan kami, jika takdir baik sedikit berpihak pada kami, mungkin ibu tidak harus menjadi seorang pelacur.

Hanya satu yang sampai saat ini kupertanyakan. Nenek adalah seorang pembohong. Kenapa ia bisa jadi orang baik saat ia sudah membohongiku sepanjang waktu?

Nenek selalu bilang kalau aku akan berumur panjang kalau aku jadi orang baik. Tapi nyatanya, aku terbunuh saat usiaku delapan belas tahun. Iya, di saat itu, saat aku melihat dua malaikat itu, sekaligus saat saudara tiri—yang selama hidup tak pernah kusebut sebagai saudara—ku juga mati.

Malaikat itu ada.

Apa kau percaya?

FIN

 

 

Cuap-cuap by IRISH:

Gapaham gimana bisa sebuah mimpi—ketika aku mimpi didorong dari ujung jurang—berujung pada fanfiksi gajelas seperti ini. Terutama, karena diri ini bingung ini mau dijadiin Tao atau Baekhyun birthday project.

Kemunculan dua makhluk ini juga sama rata di fanfiksi ini tapi anggep aja, Baekhyun dominan dikit karena dia BIAS /kemudian ditendang rame-rame/.

Sejujurnya, ini itu gak nyata. Aku gatau gimana wujudnya malaikat, sumpah, gak ada juga yang pernah cerita ke aku semacem cerita di atas. Astral kan? Iya emang, Irish itu astral.

Udah tau Irish astral, masih aja dibaca ceritanya yang astral.

Sekian, Happy Birthday Baekhyun, bias yang baru jadi bias karena rambut item jaman operdos. Aku mau menghina kamu habis-habisan di ucapan ulang tahun tapi kenapa nae kokoro terluka sekali akibat kode-kodean kamu sama si tante.

Kenapa sih kamu gak lirik-lirik gadis 96 lines ini? Hiks. Liat aja kamu kuapain nanti di EXO Birthday Series.

Anyway, ini postnya astral banget ya masih tanggal 5 ya, jam 23.59 sih tapi. Gapapa deh, mau pamer ke khalayak kalo fans yang satu ini astral. Abisnya bingung, ini main cast Tao apa Baekhyun. Biar aja, jadi yang pertama pamer fanfiksi dalam rangka ulang tahun Baekhyun. BEHAKS.

.

.

.

.

.

INTINYA, HEPI BESDEY BAEKHYUN. BIAS ASTRAL. CABE INTERNASIONAL YANG DI SEMUA FANFIKSI BUATANKU BAKAL MENJELMA JADI MANLY DAN NGEGODAIN IMAN PERAWAN MAUPUN GAK PERAWAN. SEMOGA SETELAH TAMBAH TUA MINATNYA UDAH GAK TANTE-TANTE, SEMOGA JADI SEDIKIT LEBIH MANLY. SEMOGA BESOK-BESOK BISA PAMER ABS BENERAN, ABS ASLI, GAK CUMA PAMER BIBIR SAMA JARI LENTIK DOANG SAMA PAMER BADAN SAMPE BERJULUKAN CABE RAWIT.

APA LAGI YA, OH!!! SEMOGA RAMBUTNYA TETEP WARNA ITEM AJA BIAR NANTI AKU PESEN STOK DONOR JANTUNG KE RUMAH SAKIT TERDEKAT, KALI AJA AKU LAMA-LAMA STOP JANTUNG KARENA LIAT ENTE BERAMBUT ITEM. SEMOGA ENTE BENERAN BISA JADI CAKEP, MANLY, BENING, MACEM DI EPEP ANE.

SEMOGA FANS ENTE MAKIN BANYAK, SEMOGA ENTE GAK DEMEN SAMA TANTE-TANTE LAGI.

SEMOGA PELET YANG ANE KIRIM KE KORIYA BISA NYAMPE KE ENTE, DASAR BOCAH BONCABAY KELAHIRAN 92 YANG UDAH BIKIN ANE DIKATA EMAK DEMEN SAMA COWOK KEREMPENG KURANG MAKAN.

DOH! GAK TAHAN JIWA ANE PENGEN MENGUMPAT ENTE KARENA ENTE UDAH TAMBAH TUA!

CEPET KAWIN, CEPET IKUT WGM! SEMOGA KAWINNYA SAMA CEWEK, JANGAN TERLIBAT DI SKANDAL FF YAOI MULU, AUS INI ANE BACANYA, LAMA-LAMA ANE OPLAS JADI COWOK LOH.

SEMOGA APA LAGI. SEMOGA PANJANG UMUR, SEMOGA AWET MUDA. SEMOGA TAMBAH CAKEP BIAR NANTI ANE BISA MEMPERTANYAKAN ENTE ITU MANUSIA APA BUKAN. SEMOGA ENTE GAK DEMEN SAMA TANTE-TANTE LAGI.

SEMOGA KEPSLOK ANE BISA BERHENTI SEIRING DENGAN HABISNYA DOA ANE BUAT ENTE, MAS BYUN BAEKHYUN. SEMOGA DOA ANE TERKABUL SEMUANYA. AMIN AMIN AMIN AMIN.

YA LORD, YA READERS, MAAFKAN KEPSLOK INI.

Catch Me On:

askfm facebook gmail instagram line soundcloud twitter wattpad wordpress

Advertisements

3 Comments Add yours

  1. i’m the first??yeeeyy sujud syukur sembah byun cabe internasional..
    perlu digaris bawahi ya ”TANTE TANTE”—___— tp pernah denger si byun cabe bilang bahwa dia itu gak punya mantan/ pacar lohloh ko bisa??lmao jadi waktu skandal sama ”TANTE GIRANG” itu dia anggep apa???loooll heol berarti bener dong dulu cuma ”SETINGAN” KKKK BUT WTF LAH YA
    DUUH KENAPA INI JADI IKUTAN CAPSLOCK HAHAHA
    rish sambalado sa ae do’anya bikin greget:*)))) AMIIIIN SEMOGA BENERAN BYUN CABE JADI MANLY LOL
    TUHKAN CAPSLOCK LAGI…..HUWAAA
    SOAL FF NYA SIH GA USAH DI TANYA LAGI KEREEEEENN FF NYA,SELALU MERUBAH PERSEPSIKU SAMA GENRE FANTASY,HHHE
    BUT EMANG KITA HARUS PERCAYA ADANYA MALAIKAT CAUSE MALAIKAT ITU EMANG ADA
    ALAH INI KO COMMENNYA TAMBAH PANJANG HAHAHA
    OKEH INTINYA FF INI BAGUS MENGINGATKAN KITA AKAN SEBUAH KEMATIAN DAN KITA HARUS LEBIH BAIK LAGI SELAGI MASIH HIDUP SUPAYA NANTINYA TIDAK MENYESAL#EAEAEA
    AAHH UDAHLAH MAKIN KESINI MAKIN GAK BERMUTU COMMENT KU.HHHE

    MAAFKAN DIRI INI YG KHILAF KARENA CAPSLOCK JEBOLL EHEHEE
    NEXT DI TUNGGU KARYA2 LAINNYA RISH SAMBALADO AND SEMOGA ABIS INI SI CABE BENERAN JADI MANLY, SEMOGA TIDAK JADI CABE-CABEANNYA EXO#PLAAKK
    BUAT RISH KEEP WRITING YAH.

    Like

  2. fiela102 says:

    Apa cuman saya yg dukung taeyeon ama baekhyun? Ya setidaknya itu indikasi dia masih suka ama yeoja..still normal….
    dr pad di pasangin mulu ama CHANYEOL!! SUMPAH JIJIK BANGET BAEKHYUN DI OTPIN UNTUK HAL2 YG ****(sensor)…..
    Setuju ama irish…bebek emg cool bgt dengan rambut itemnya spt zaman overdose..model di zaman history juga…bkn klepek2…ahh model pirang di zaman growl juga keren…
    tp model di call me baby bnr2 gk suka…gk keren….
    ya semoga aja uri baekhyun lbh sering nongol di layar kaca…
    ah ya duet k.baeknya bkn meleleh, sayangnya nada yingginya dikit. Knp di lagu solonya dia nada tingginya cuman di the day? Pdhl suaranya itu lohhh yg bkn kesengsem…pengen dia debut solo…entah kenapa klo soal solo saya rasa sm lbh pro ke chen ya??
    can’t wait for scarlet heart: ryeo…
    Whhaaaa ada IU!!!!!!!!!!
    oh ya rish, dream ama oh my lover kpn di update? Nunggu ni….
    Sekian ikutan cuap2nya.
    gumawo

    Like

  3. Newta says:

    😃😃😃

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s