Mistake Chapter 6

on

llll

 

 

Title: Mistake Chapter 6

Genre: Romance,School Life,Sad,Friendship

Cast: Byun Baekhyun aka Baekhyun EXO

Kim Jongdae aka Chen EXO

Oh Sehun aka Sehun EXO

Park Yousi aka Yousi (OC)

Sub. Cast: Jung Chan Rian aka Hanri (OC)

Kim Jongin aka Kai EXO

Oh Hayoung aka Hayoung Apink

Kim Jommyeon aka Suho EXO

Zhang Yi Xing aka Lay EXO

Jin Ran Kan aka Ran (OC)

Wang Xia Ji aka Xia (OC)

Daneun dan Hara (OC)

Rating: Teen

Length: Chaptered

Disclaimer: ini ff murni hasil pemikiran saya dan ide saya yang muncul secara tiba-tiba. Jadi kalau ada kesalahan
sedikit, mohon diperbaikki ya chingu ^_^

Summary: Aku telah membuat kesalahan yaitu menyukai seorang namja yang tak seharusnya aku sukai.
Bagaimana ini?

Author: Claralaluchaipark aka TianiEXO

Mistake Chapter 6

Berputar-berputar dan terus berputar

Aku akan tetap berada di sampingmu

Meskipun, aku berusaha untuk pindah………

Apa ini takdir kita berdua?

Aku mohon, semoga jangan menjadi sebuah kesalahan…….

Ini kesalahanku telah menyukaimu

Ini kesalahanku karena bertemu denganmu

Kenapa aku seperti begini?

Ini memang kesalahanku…..

Mistake Chapter 6

Yousi POV

“Waahh, Baekhyun bagaimana bisa? Kakekmu punya taman sebagus ini” ucapku dengan takjub. Padahal selama ini, aku sangat takut berbicara dengan Baekhyun karena aku akan gugup setengah mati kalau berbicara dengan Baekhyun.

“Aku tidak tahu” jawab Baekhyun dengan sangat singkat. Membuatku menoleh kepadanya. Apakah Ia tidak tahu? Aku ingin jawaban yang lengkap!

“Sudah hampir malam,antarkan aku pulang ya?” Tanyaku kepada Baekhyun.

“Oiya, sudah jam 7 malam. Eonmmamu bisa khawatir” Baekhyun melihat jam tangannya kemudian menoleh sambil tersenyum kepadaku.

Astaga! Kenapa senyumannya bisa begitu indah? Ini senyuman yang pertama kali aku lihat dari wajahnya! Dia sangat tampan! Aigoo!

“Kajja Yousi” Baekhyun secara tiba-tiba menghampiriku dan menarik tanganku halus menuju ke mobilnya.

Mimpi apa aku? Baekhyun memegang tanganku! Astaganaga! Kalau sampai Hanri atau Hayoung tahu, mungkin aku bisa dihakimi mereka sendiri.

^^^^^^^^^

“Yousi, kau darimana saja?” baru masuk rumah. Eonmmaku langsung menghampiriku, dengan wajah dan penampilan tidak seperti tadi yang acak-acakkan.

“Aku tadi habis pergi dengan teman” ucapku agak canggung, takut akan eonmmaku yang akan menghukumku.

“Kau membuat eonmma khawatir” eonmmaku langsung memelukku erat. Dapat kurasakan hangat pelukannya, aku juga bisa merasa bahwa Ia sedang dihadang oleh masalah yang berat.

Kurasakan bahuku basa, apa eonmmaku menangis? Tapi mengapa?

“Eonmma” lirihku yang kemudian membuat eonmmaku melepaskan pelukannya.

Benar, eonmmaku sedang menangis. Ia menatapku sendu. Ada apa ini? Kenapa jadi begini?

Tanpa sadar, mataku mulai berkaca-kaca. Aku tidak tegakalau melihat eonmmaku menangis, sehinggah membuat mata ini mengeluarkan air mata juga.

“Yousi, kau tetap percaya pada eonmma kan?” eonmmaku melontarkan pertanyaan yang tidak kusangka-sangka. Kenapa eonmma bertanya seperti itu?

“Apapun yang eonmma katakan, aku tetap percaya” isakku, karena mataku sudah banyak sekali mengeluarkan air mata sama seperti eonmmaku.

“Eonmma, harus pergi meninggalkan kau sendiri”

SRASSSSHHH

Aku merasa tubuhku kaku seketika, hatiku hancur dan seluruh jemariku menjadi kaku. Apakah perkataan eonmmaku saat itu benar-benar terjadi sekarang?

“Suatu saat, Eonmma akan pergi. Kau tidak apa-apa sendiri kan?”

“Eonmma, kenapa eonmma berkata seperti itu?” ucapku dengan suara serak. Berusaha menahan emosiku.

“Eonmma harus pergi Yousi, kau harus mandiri” lirih eonmmaku membuatku membulatkan mataku terkejut.
Eonmmaku mengambil kopernya yang berada dekat sofa.

“Eonmma! Eonmma mau kemana?!” teriakku sambil menarik tangan eonmmaku yang keluar dari rumah sambil membawa kopernya.

“Yousi, maafkan eonmma” lirih eonmmaku kemudian menepis tanganku kasar. Dengan cepat eonmmaku, bergerak menaikki sebuah mobil yang Nampak telah menunggu eonmmaku di depan rumah.

Aku segera berlari mengejar mobil itu.

“Eonmma! Eonmma! Kajima!!!!” teriakku sambil menangis mengejar mobil yang ditumpangi eonmmaku

“Eonmma!” teriakku untuk yang terakhir kalinya, aku tidak sanggup lagi untuk mengejar mobil itu. Sebelum itu, aku sempat melihat eonmmaku menangis sambil menatapku dari mobil.

Aku tidak tahu kenapa, kenapa secara tiba-tiba eonmmaku meninggalkanku. Tanpa sebab dan alas an yang jelas.
Hanya kata ‘maaf’ yang masih teringat dipikiranku. Eonmmaku mau kemana? Apakah akan lama? Lalu aku disini bagaimana?

Aku terjatuh lemas di tengah jalan gang kompleks rumahku, aku menangis sendiri. Tidak peduli, rumor tentang hantu malam hari.

Aku…aku berharap semua ini mimpi.

Author POV

“Eonmma!” bentak Sehun kasar kepada wanita parubaya yang merupakan eonmmanya yang duduk di hadapannya.

“Ada apa, Sehun?” eonmma Sehun dengan santai meletakkan cangkir tehnya di atas meja.

“Kenapa, eonmma begitu kejam?! Kenapa harus memisahkan Yousi dengan eonmmanya?!” bentak Sehun kasar dengan pandangan mata berkilat marah kepada eonmmanya.

Eonmmanya sedikit terkejut dengan perubahan Sehun yang meningkat drastis kalau menyangkut tentang Yousi. Sehun bahkan sangat pemarah.

“Bukankah itu kemauanmu? Membuat yeoja dan anaknya yang telah merebut appamu dari hidupmu menderita?” ucap eonmma Sehun tajam.

“Aku tidak pernah mengatakannya” dengus Sehun

“Kau lupa Sehun, saat kau 6 tahun. Kau pernah mengatakannya. Dan saat itu, appamu menamparmu” balas eonmma Sehun yang membuat Sehun membulatkan matanya.

Ya memang benar Ia pernah mengatakan itu.

“Appa! lihat saja, ajjhunma tidak tahu malu itu bersama anaknya akan kubuat menderita karena telah merebut appa!”

PAKKKK, tamparan cukup keras mendarat dipipi kecil Sehun yang berusia 6 tahun.
“Jaga perkataanmu Oh Sehun!”

“Eonmma berusaha mewujudkan perkataanmu Sehun, jadi ini kesempatan yang tepat. Dengan memisahkan mereka berdua” ucap eonmma Sehun santai.

“Tapi,eonmma..” ucap Sehun dengan nada yang melemah. Ia menyesal saat dulu pernah mengatakan itu.

“Tenang saja, yeoja itu milikmu” ucap eonmma Sehun sambil tersenyum menatap Sehun.

Sehun keluar dari ruangan eonmmanya, Ia tahu. Yousi pasti akan menderita dan sangat sedih.
Ini kesalahannya.

^^^^^^^^^

“Baekhyun, aku darimana saja?” hampir sama dengan Yousi. Namun eonmma Baekhyun menunggu Baekhyun di kamarnya Baekhyun.

“Aku lelah, eonmma” ucap Baekhyun sembari ingin membaringkan tubuhnya di tempat tidurnya.

“Kau pergi dengan anak yeoja jalang itu?!” Tanya Eonmma Baekhyun sengit. Membuat Baekhyun memutar bola matanya kesal sambil menoleh kepada eonmmanya malas.

“Tidak bisakah, eonmma bicara sedikit sopan? Tidak baik mengetakan orang lain seperti itu” ucap Baekhyun.

“Kau melawan eonmma?” nada bicara eonmma Baekhyun terdengar kaget.

“Bukan begitu, eonmma. Tapi cara mengatai orang lain itu salah” elak Baekhyun berusaha tidak membuat eonmmanya salah paham.

“Kau sudah berani menasehati eonmma ya! Apa kau sudah menadapat pengaruh dari anak yeoja jalang itu?!” nada bicara eonmma Baekhyun meninggi dan kedengarannya marah.

“Bisakah, eonmma diam? Aku lelah” ucap Baekhyun malas, salah satu cara untuk menghindar pertengkaran yang mulai dibangun eonmmanya.

“Eonmma, peringatkan kau! Jangan sampai kau menaruh rasa simpati terhadap anak yeoja jalang itu!” kecam ibu Baekhyun lalu keluar dari kamar Baekhyun sambil membanting pintu kasar.
Baekhyun menghela nafas dengan perilaku eonmmanya.

“Aku tidak bisa..
Dia sudah menjadi bagian dari hidupku eonmma”

^^^^^^^^^^^^

Yousi menutup pintu kamarnya, lalu menguncinya. Yousi mengapus air matanya dan mengeringkan wajahnya yang basah. Pandangannya tiba-tiba terfokus dengan sebuah buku yang ada di atas meja belajarnya.

Dengan lamban, Yousi mengambil buku itu. Kemudian membukanya.

Beberapa buku tabungan dan kartu ATM yang berjumlah sekitar 5 ada di dalam buku itu. Yousi kemudian membaca kertas yang terselip di salah satu buku tabungan itu.

Untuk Yousi,
Anakku yang paling aku sayangi…..

Yousi, kau pasti bertanya-tanya. Kenapa eonmma sampai tega meninggalkanmu sendiri.
Ini bukan kemauan eonmma, tapi memang beginilah jalan kehidupan yang harus kau dan eonmma tempuhi.
Maafkan eonmma…..
Semoga suatu saat eonmma dankau akan bertemu kembali dan suatu saat juga kau akan tahu alasannya eonmma meninggalkanmu.
Hiduplah dengan baik, makanlah yang banyak. Jaga kesehatanmu dan patuhi nasehat gurumu. Belajar yang rajin agar kau bisa membanggakan eonmma dan appamu yang telah tiada.
Jangan mudah menyerah bila menghadapi kesusahan.
Jika suatu saat kau dihadapi dalam konsekuensi berat, gunakan kata hatimu untuk memilih yang benar.
Baik atau buruk alasan eonmma meninggalkanmu, kau harus tetap menerimanya.
Pakailah buku tabungan dan kartu ATM yang eonmma tinggalkan sebaik-baiknya. Itu tabungan eonmma selama 2 tahun belakangan ini.
Hanya itu yang eonmma bisa sampaikan kepadamu melalui surat yang ditulis eonmma ini.
Percayalah kepada eonmma, bahwa eonmma menyayangimu selamanya….

Yousi menangis setelah membaca surat yang ditinggalkan eonmmanya. Ia kemudian melipat surat dari eonmmanya itu dan memasukkannya kembali ke dalam buku itu.

Yousi bangun dari tempat tidurnya, berjalan menuju lacinya. Kemudian mengambil sebuah kotak yang berada di dalam lacinya.

Kotak yang dibeli ayahnya saat Ia masih berusia sekitar 5 tahun. Saat dibuka kotak itu, mengeluarkan suara dentuman piano.

Yousi memasukkan buku eonmmanya ke dalam kotak yang berukuran besar itu. Kemudian menutupnya kembali.

^^^^^^^^^^^^^

Sehun mengacak rambutnya frustasi. Mengingat Ia tidak bisa mencegah perbuatan eonmmanya.

Ia juga menyesal, telah mengatakan hal itu saat Ia berumur 6 tahun.

Sehun memejamkan matanya, berusaha untuk terlelap dalam tidurnya.

“Appa, kenapa appa datang dengan seorang ajjhunma dan yeoja ini?” Tanya Sehun yang baru berusia 6 tahun.

Sehun sudah terlalu merindukan ayahnya yangpergi meninggalkan Ia,Hayoung,dan eonmmanya selama 2 tahun.

“Sehun, ini saudaramu” ucap ayah Sehun membuat Sehun mentautkan keningnya bingung.

“Appa, aku hanya punya Hayoung sebagai saudaraku. Bukan yeoja ini!” elak Sehun kesal sambil menunjuk yeoja kecil
yang berumur sama di hadapannya.

“Jadi kau pergi meninggalkan kami, karena yeoja ini?!” tiba-tiba eonmma Sehun datang dengan wajah marah. Matanya berkaca-kaca menahan tangisan emosi yang siap keluar dari matanya.

“Aku mencintainya Seha” ucap ayah Sehun

“Kau jahat!” tangis ibu Sehun pecah. Membuat Sehun segera menghampiri eonmmanya.

“Eonmma kenapa?” Sehun menunjukkan wajah sedih bercampur rasa khawatir terhadap eonmmanya.

“Kau jangan sampai akrab dengan yeoja penggoda itu bersama anak haram itu” marah ibu Sehun sambil menatap tajam ajjhunma yang sedang bersama anak yeojanya.

“Jangan berkata seperti itu, Seha!” bentak ayah Sehun

Sehun maju menatap yeoja yang berumur sama dengannya dengan tatapan kebencian.

“Appa! lihat saja, ajjhunma tidak tahu malu itu bersama anaknya akan kubuat menderita karena telah merebut appa!”

PAKKKK, tamparan cukup keras mendarat dipipi kecil Sehun yang berusia 6 tahun.

“Jaga perkataanmu Oh Sehun!”

Sehun tersadar dari tidurnya, Ia tidak bermimpi melainkan ingatan masa lalunya yang muncul.
“Aku menyukainya tapi,tidak bisa”

^^^^^^^^^^^^

Keesokan harinya di sekolah….

Chen melihat bangku Yousi masih kosong. Biasanya Yousi sudah duduk di tempat duduknya sambil menatap teman-temannya yang sedang mengobrol. Dengan langkah lesuh, Chen duduk di kursinya yang berada di sebelah kursi Yousi.

“Kenapa Ia belum datang?” Chen bertanya sendiri terhadap dirinya. Kemudian Ia mencoba bertanya kepada Hara yang sedang asyik ngobrol dengan temannya.

“Annyeong” sapa Chen sambil menyunggingkan senyumannya. Hara yang mendapat sapaan plus senyuman dari Chen membulatkan matanya kaget.

Chen menyapanya? Chen tersenyum kepadanya?

Hati Hara langsung berbunga-bunga kemudian menatap Chen kagum. Chen mengubah senyumannya menampakkan wajah datarnya. Karena merasa risih dengan tatapan para yeoja terhadap dirinya.

“Ehn, Kau tahu dimana Yousi?” Tanya Chen. Membuat Hara, merubah raut wajahnya menjadi serius sekaligus sedih.

“Kau belum tahu?” ucap Hara sedih, beberapa teman yeojanya juga memasang wajah murung membuat Chen merasa heran.

“Yousi pindah sekolah ke Gwangju, tadi Victorya Seosangnim yang memberitahu sebelum kau datang” Hara menatap Chen sedih.

“Kau jangan bercanda Hara!” bentak Chen.

“Apa yang dikatakan Hara benar, Yousi sudah pindah” sambung Daneun membuat Chen merasa hatinya hancur berkeping-keping.

Kenapa Yousi pindah tidak memberitahunya?

Chen kembali ke tempat duduknya tanpa mengucap kata ‘terima kasih’ kepada Hara yang telah memberinya informasi.

“Yousi, kenapa?” lirih Chen.

Baekhyun juga merasa sangat tidak enak, Ia juga kaget karena kepindahan Yousi yang sangat secara tiba-tiba.

Dan kenapa juga dikabarkan Sehun tidak masuk hari ini. Sedangkan Hayoung tetap masuk sekolah.

“Aku tak ingin, ia pergi” batin Baekhyun. Hatinya risau sambil memegang buku lukisan di hadapannya.

^^^^^^^^^^^^^^

Ah jinjja! Kenapa jadi begini alurnya, ya itu imagination saya saja chingu ^_^ ehhehehehehehe.

Kelanjutannya akan cepat, Ohayooo!!!!

Tenang saja, aku update ffnya ^_^ karena aku sudah buat sampai END sama seperti ff-ff chaptered aku yang lainnya.

Jadi tinggal di post saja ^_^

Nah, jangan lupa tinggalkan comment

NO plagiarism (karena ff ini tidak terlalu keren -__-)

Dan

Terima Kasih sudah mau membaca ^_^!!!!!!

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s