[Ficlet] The Born Day—-By ALONA

on

picsart_03-11-09.20.54.jpg

THE BORN DAY

 

With—–Byun Baekhyun & Anna Cho

In Ficlet Length—-A Fluff &Romance Genre—-Teen Labeled

Disclaimer;

 FF is JUST for me. I just PLOT owner, not CAST. If the reader find the groove and the same story, it’s an accident. It made me purely from my imagination. So, any false things here are for falsehood, place names, character, background, all just imagination and fiction.

©2016, ALONA StoryLine’s

“Ini hari kelahiranmu, kenapa menangis?”

 


 

Baekhyun melirik kekanan dan kiri. Memastikan bahwa tidak ada yang mengikutinya. Ya, sebagai artis dia juga punya privasi yang tidak ingin diketahui banyak orang. Meskipun itu fansnya.

 

Merasa aman, Baekhyuh memasuki mobil audy putih keluaran terbaru milik Hyungnya, Joomnyeon. Ah, dia memang Hyungnya yang terbaik.

Baekhyun merutuki soal cuaca pada hari ini. Kenapa harus hujan deras? Dia meremas kedua tangannya sebagai bentuk pelampiasan.

Lampu pada rambu lalu lintas itu berubah hijau, membuat Baeknyun kembali menggas mobilnya. Mencoba ke pinggir dengan.hati – hati. Maniknya sibuk mencari nama toko dari berbagai toko itu. Hingga dia menemukannya. Dengan senyum mengembang, Baekhyun menepikan mobil Audy putihnya. Lalu mencari payung yang biasa Joomnyeon pakai. Lalu melangkah memasuki toko bermerk itu.

 

      —- The Born Day —-

 

Anna mulai menggeliat tidak nyaman. Hujan deras di luar sana membuat udara menjadi dingin.

 

Gadis bersurai hitam itu makin merapatkan sweater biru langitnya. Membuat tubuh mungilnya makin tenggelam di selimutnya. Astaga, padahal dia sudah mengenakan sweater, masih memerlukan selimut juga?

 

Dia menggeliat lemah. Badannya terasa sangat ngilu. Padahal, dia baru bangun tidur. Sampai, sebuah tangan membuka selimut pinknya.

 

Sesosok pria dihadapannya tersenyum manis.

“Ayo bangun dan mandi!”Ucap Pria itu. Anna menetralkan pandangannya. Membulatkan matanya saat melihat wajah pria yang ternyata kekasihnya.

 

“Sejak kapan kau disini Baek?”Tanyanya sarkatis. Alis tebal gadis itu menaik.

 

Mendengar itu, Baekhyun hanya tersenyum.

 

“Ehmm.. Sejak kau terus menerus mengumpat!”Jawab Pria itu lembut. Pria itu mendudukan dirinya disamping Anna yang masih berbaring seraya menatap Baekhyun sinis.

 

“Kau menyuruhku mandi? Kau gila ya Baek? Aku sedang DEMAM!”Ketus gadis itu. Merasa kesal, Astaga, anak kecil juga tau, kalau sedang demam lalu mandi rasanya bagaimana?

 

Lalu dengan mudahnya, pria itu menyuruhnya mandi.

 

“Yang kau perlukan adalah mandi dengan air hangat, Lalu makan buburmu!”Baekhyun dengan sabar menjawab kekasihnya, Umur mereka beda 2 tahun. Tapi meski begitu, Baekhyun tau. Anna adalah gadis yang manja.

 

“Iish… Tidak! Aku mau tidur! Oiaa. Tolong ambilkan obatku!”Geram Anna. Gadis itu mulai menarik selimutnya. Mengabaikan perintah Baekhyun.

 

“Mandi dulu, Makan lalu baru minim obat,Sayang!”Lagi – lagi Baekhyun memberi perintahnya. Kini nada lembut itu diiringi ketegasan.

 

Namun, memang dasarnya Anna itu juga keras kepala selain manja. Dia mengabaikan Baekhyun.

 

Baekhyun menghela nafas kasar. Dirinya sungguh lelah, Dia harus membelikan gadisnya kado, padahal dia baru saja selsai latihan karna Minggu depan dia akan konser. Lalu sampai disini. Ternyata gadisnya sakit. Kenapa susah sekali? Dia hanya ingin Anna mandi, makan bubur lalu minum obat, dan tidur bersamanya.

 

Baekhyun mengusap wajahnya.

 

“Tidak bisakah kau menurutiku? Aku lelah Anna.. Jika saja, aku tidak ingat dirimu! Aku akan tidur. Mengabaikan hujan deras,Tidak perlu, capek – capek kesini!”Seru Baekhyun jengah. Pria itu membalik badannya. Masih dalam posisi duduk tapi memunggungi Anna.

 

“Aku lelah Anna… Sifatmu, melelahkanku!”

 

Anna mendengar itu. Dalam hati dia mengutuk keegoisannya. Ayolah, dia hanya kesal karna Baekhyun akan konser. Dan dia tidak diajak. Menyedihkan. Tapi, kini pria itu malah menyalahkannya? Anna membenarkan sih, dia memang salah. Namun.. Ahh cukup. Jantungnya berdegup.

 

“Ini harus berakhir!”Baekhyun mulai beranjak, saat melihat Anna tidak bergerak. Dia ingin pergi sebelum sebuah tangan ranting menariknya.

 

“Hiks.. Jangan tinggalkan aku Baek.. Maafkan aku… Huwaa.. Aku akan merubah sikapku… Kumohon!”Isak Anna. Gadis itu mulai berlinangan air mata. Membuat Baehyun menganga.

 

“Astaga..  Kau kenapa Anna?”Kedua tangan Baekhyun melingkar di pinggang ramping Anna. Memeluk gadis itu posesif.

 

“Hiks.. Tadi kau bilang ingin mengakhiri ini…!”Isak gadis berambut hitam sepinggang itu diiringi sesegukannya.

Baekhyun tersenyum.

“Maksudku.. Aku aku harus berhenti membujukmu! Aku harus memaksamu…”Jelasnya. Membuat Anna mendongak. Menatap iris coklat itu beseri – seri.

 

“Arghhh.. Baekyuun… Kau membuatku takut!”Anna memukul dada dan pinggang Baekhyun cukup keras. Tapi bagi Baekhyun itu terasa lemah.

 

“Maafkan aku.. Ayo mandi.. Lalu makan bubur buatanku dan minum obat! Dan.. Rayakan ulang tahunmu.. “Ujar Baekhyun dengan semangat. Pria itu mencium pipi Anna berulang kali.

 

“HUWAAAA…”Anna semakin menangis. Membuat Baekhyun mengelus punggung gadis itu lembut.

 

“”Ini harimu lahir! Kenapa malah menangis?”Dahi Baekhyun mengkerut. Tapi,menit kemudian. Bibirnya melengkung indah.

 

“Kau terharu? Astaga.. Sayang.. “Baekhyun mempererat pelukakannya.

 

“Bukan… Aku kan sedang sakit! Jadi, kita tidak bisa main kejar – kejaran sambil memoles cream dong?”

 

FIN

 

Wkwkwk… Maksud amat ya? Hehehe

 

Gak tau kenapa.. Aku mau buat Genre Fluff aja.. Abis ngeliat foto Baek senyum, eh idenya malah nemplok.. Hehehe ;3

 

Ini buat nge freshin pikiran habis Ulangan.. LOL

 

BIG HUG 👈 , ALONA

Advertisements

6 Comments Add yours

  1. noonabyun says:

    karakter ceweknya lucu,kirain baekhyun mau mengangkat ana dan mau memandikannya, wkwkwk…otak mesum! btw, aku suka banget kalo byun baek senyum, apalagi kalo lg smirk, cool aja, okay nice story…keep writing ya….

    Liked by 1 person

    1. ALONA says:

      Isak gadis berambut hitam sepinggang itu diiringi sesegukannya.

      Baekhyun tersenyum.
      “Maksudku.. Aku aku harus berhenti membujukmu! Aku harus memaksamu…”Jelasnya. Membuat Anna mendongak. Menatap iris coklat itu beseri – seri.

      “Arghhh.. Baekyuun… Kau membuatku takut!”Anna memukul dada dan pinggang Baekhyun cukup keras. Tapi bagi Baekhyun itu sebuah remasan.

      “Maafkan aku.. Ayo mandi.. Lalu makan bubur buatanku.minum obat! Dan.. Rayakan ulang tahunmu.. “Ujar Baekhyun dengan semangat. Pria itu mencium pipi Anna berulang kali.

      “HUWAAAA…”Anna semakin menangis. Membuat Baekhyun mengelus punggung gadis itu lembut.

      “”Ini harimu lahir! Kenapa malah menangis?”Dahi Baekhyun mengkerut. Tapi,menit kemudian. Bibirnya melengkung indah.

      “Kau terharu? Astaga.. Sayang.. “Baekhyun mempererat pelukakannya.

      “Bukan… Aku kan sedang sakit! Jadi, kita tidak bisa lari – larian dong?”

      FIN

      Wkwkwk… Maksud amat ya? Hehehe

      Gak tau kenapa.. Aku mau buat Genre Fluff aja.. Abis ngeliat foto Baek senyum, eh idenya malah nemplok.. Hehehe ;3

      Ini buat nge freshin pikiran habis Ulangan.. LOL

      BIG HUG, ALONA

      Like

    2. ALONA says:

      Heheh.. iya.. aku juga suka sama karakter Ana disini…^^

      Wkwkwk XD… Aku jg pernah waktu baca FF mikir gt. taunya cmn Biasa aja.. :3

      Beeeh.. si baek mah klau diem aja udh gt.. apalagi kalau lebih? errr…
      makasih ya udh sempetin baca dan komen^^

      Like

  2. ALONA says:

    Yaa.. ke copy…^^ maaf y ganggu^^

    Like

  3. Deborah sally says:

    Gue kira bakal putus O.o

    Liked by 1 person

    1. ALONA says:

      Heehe…. Ternyata? Oh ternyata?^^

      Makasih ya udh sempetin baca dan comment :3 *Big Hug

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s