OH MY LOVER – Slice #10 — IRISH’s Story

irish-oh-my-lover-fixed

Oh My Lover

With EXO’s Byun Baekhyun and OC’s Mizuni Ayumi

Supported by EXO and VIXX Members, with OCs

A fantasy, romance, and slice of life story rated by PG-17 in chapterred length

DISCLAIMER

This is a work of fiction. I don’t own the cast. Every real ones belong to their real life. And every fake ones belong to their fake appearance. The incidents, and locations portrayed herein are fictitious, and any similarity to or identification with the location, name, character or history of any person, product or entity is entirely coincidental and unintentional. Any unauthorized duplication and/or distribution of this art without permission are totally restricted.

©2016 IRISH Art&Story All Rights Reserved

“Kau tahu, aku akan selalu mendapatkan apa yang aku inginkan. Termasuk tentang kau, Mizuni.”

Previous Chapter

Chapter 1 || Chapter 2 || Chapter 3 || Chapter 4 || Chapter 5 || Chapter 6 || Chapter 7 || Chapter 8 || Chapter 9

██║ ♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ ║██

In Author’s Eyes…

Baekhyun menghentikan mobilnya ditepi sebuah jalan, sedari tadi Yumi terus terisak, dan hal itu membuatnya merasa tidak nyaman. Ia tidak ingin melihat keadaan gadis itu seperti ini.

“Mizuni…”

“N-Nae?”

Baekhyun mengusap-usap kepala gadis itu pelan.

“Apa yang ia katakan dan membuatmu jadi seperti ini?”

Yumi menggeleng pelan, tangan gadis itu bergerak menghapus sisa-sisa air mata yang membasahi wajahnya.

“Dia tahu tentang hari itu, hari saat aku tahu tentangmu.”

“Maksudmu… kejadian di stasiun?”

Ani… Dia tidak bicara soal stasiun, tapi dia bicara soal Han ahjussi.”

Yumi sudah akan terisak lagi jika saja Baekhyun tidak menarik bahu gadis itu, membuat Baekhyun bisa dengan jelas melihat ekspresi Yumi.

“Kau takut?”

Yumi mengangguk pelan. Sementara Baekhyun tersenyum tipis.

“Kau sudah tahu siapa aku bukan? Dan aku tidak segan-segan membunuh siapapun yang mencoba melukaimu.”

“Baekhyun-ah…”

“Mizuni, aku akan melindungimu.”

Yumi akhirnya tersenyum tipis. Sementara Baekhyun bisa bernafas lega saat gadis itu tersenyum. Ia mengusap kedua pipi Yumi, dan memberi gadis itu satu kecupan singkat di bibirnya.

“Aku sangat marah saat dia berani menyentuhmu.”

Mianhae…”

“Tidak apa-apa. Aku tahu kau juga tidak menginginkan hal itu terjadi.”

Gomawo… Baekhyun-ah…”

Baekhyun mengangguk dan tersenyum, membuat Yumi bisa merasakan aura menakutkan seperti yang biasa nya Ia rasakan saat berada didekat pemuda itu. Tapi kali ini aura itu terasa lebih menyesakkan, membuat Yumi bergidik ketakutan, dan menyadari hal itu, Baekhyun segera menelan senyumnya.

“Maaf, hal seperti ini muncul begitu saja tanpa bisa kukontrol.”

Gwenchana, aku merasa lebih baik jika ketakutan seperti ini saat ada kau. Karena kau bilang semakin aku merasa ketakutan saat ada kau, itu artinya kau semakin suka padaku… Bukankah begitu?” Yumi menatap pemuda itu.

Geurae. Semakin kau merasa takut, aku semakin suka padamu.”

“Aku mulai menyukainya, aku lebih suka saat merasa ketakutan didekatmu daripada harus merasa nyaman tanpa adanya kau, Baekhyun-ah…”

Ucapan Yumi membuat Baekhyun tertawa pelan.

“Jadi sekarang kau tidak bisa jauh dari aura menyeramkan ini?”

“Apa kau berencana membuatku merasa ketakutan sepanjang waktu?” tanya Yumi mengundang tawa dari Baekhyun.

Pemuda itu tertawa geli, tapi akhirnya ia menghentikan tawanya dan menatap Yumi, lama.

“Kurasa setelah ini kau akan semakin merasa ketakutan, karena aku yakin aku akan semakin menyukaimu…”

██║ ♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ ║██

Chanyeol menghentikan laju motor yang ia kendarai, dan setelah mesin motor itu mati, Minhee bergerak turun.

Gomawoyo, Chanyeol-ssi,” ucap Minhee sambil mengulurkan helm yang ia kenakan pada Chanyeol.

“Aku tidak seharusnya mengantarmu menggunakan motor Baekhyun. Udara malam mungkin saja membuatmu tidak enak badan,” ucap Chanyeol saat menerima helm yang diulurkan Minhee.

Mwo? Bahkan sebelum ini aku selalu naik bus.” ucap Minhee

“Aku tahu. Mulai besok kau tidak akan naik bus lagi.”

“Eh?” kening Minhee berkerut saat mendengar ucapan pemuda itu.

“Aku akan menjemputmu, dan mengantarmu pulang.”

“Kenapa begitu?” tanya Minhee bingung

“Tentu saja karena kau harus menjaga keadaanmu. Kalau kau sakit apa yang akan terjadi pada anak kita?”

Ucapan Chanyeol kini membuat Minhee mengerjap cepat.

“K-Keundae…”

“Dan juga, apa ada keluargamu yang bisa aku temui?”

“Untuk apa?”

“Meminta izin mereka untuk menikahimu.”

Nde? Menikah?” mata Minhee melebar saat pemuda itu bicara dengan sangat santai sementara pembicaraan mereka sekarang berujung pada hal yang serius.

“Oh, memangnya setelah hamil seperti ini kau tidak mau menikahiku?”

“E-Eh?”

“Kau tidak berencana untuk melahirkan sebelum menikah bukan? Apa yang mungkin anak-anak katakan?” ucap Chanyeol

“Tapi… Kita…”

“Kapan kau ada waktu luang? Aku ingin mengajakmu bertemu dengan keluargaku.”

“Chanyeol-ssi…”

Wae Minhee-ah?” Chanyeol menatap gadis itu.

“Kau benar-benar yakin?”

“Soal apa?”

“Pernikahan.”

“Ya. Aku yakin. Haruskah aku membiasakan diri memanggilmu yeobo mulai sekarang?”

“Tapi… Chanyeol-ssi… Memangnya kau menyukaiku?” tanya Minhee.

Chanyeol tersenyum dan mengacak-acak rambut gadis itu.

“Ya. Aku menyukaimu Minhee-ah.”

“Bagaimana bisa?”

“Aku tidak tahu. Kurasa sejak dua tahun lalu, saat pertama kali kau muncul di pentas jalanan dan memakai nama Jamie.”

Nde?”

“Kau mungkin tidak mengingatnya. Tapi aku sangat menyukai Jamie.”

“Dan bagaimana kau tahu kalau aku adalah Jamie?”

“Banyak hal yang harus ku beritahukan padamu sebelum kita menikah. Masuklah, sekarang sudah larut malam, jangan lupa makan, dan hubungi aku jika kau memerlukan sesuatu, arraseo?”

“O-Oh… Arraseo…”

“Jam berapa kuliahmu besok?”

“Itu… Kurasa sekitar jam 9.”

“Baiklah. Aku akan menjemputmu besok pagi. Ppali. Masuklah.”

Minhee akhirnya mengangguk.

NdeGomawo… Chanyeol-ssi.”

“Sama-sama, Minhee-ah.”

██║ ♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ ║██

Seorang pemuda mengetuk-ngetukkan jemarinya di meja, sementara di tangan kirinya sebuah pisau lipat ia mainkan sedari tadi. Pemuda itu menatap sinis dua orang yang sekarang tampak berjalan melewati tempat ia berada. Sejenak, timbul keinginan pemuda itu untuk menyelesaikan keinginannya, tapi ia menekan egonya, dan akhirnya memejamkan matanya, takut jika sosok aslinya mungkin muncul disaat ia tidak bisa mengontrol emosinya.

Tapi saat ia terpejam, ia justru membayangkan hal yang lebih menyeramkan. Bagaimana ia akan menghujamkan pisau itu berulang kali ditubuh salah satu sosok yang ia lihat itu, melihat sosok itu ambruk dengan berlumuran darah dan akhirnya meregang nyawa.

Terbesit sekilas dalam pandangan pemuda itu bahwa satu sosok lain yang sama sekali tidak ia sentuh akan sangat terluka jika ia melakukan hal sekeji itu. Terutama karena ia mengenal sosok itu. Tidak. ia mengenal keduanya, tapi ia membenci salah satunya. Karena alasan yang tidak bisa ia ungkapkan. Dan alasan itu hanya bisa ia ungkapkan saat nyawa sosok itu berakhir.

Ia sudah membayangkan apa yang akan terjadi, kebencian lainnya, dendam lainnya, dan bahkan ia mungkin harus pergi dari tempat itu dan menyelamatkan dirinya, menyembunyikan dosa yang sudah Ia perbuat.

Tapi bayangan akan kelegaan besar yang memanggilnya jika ia berhasil mengakhiri hidup sosok itu jauh lebih membuatnya berubah menjadi pembunuh keji yang sangat ingin melihat korbannya mati meregang nyawa dihadapannya.

“Tidak…”

Pemuda itu membuka matanya saat mendengar sebuah suara sangat dekat dengannya, dan saat ia membuka matanya, ia tersentak melihat seorang gadis berdiri di dekatnya, menatap pemuda itu tepat di kedua manik matanya.

Sejenak, pemuda itu terdiam. Memperhatikan penampilan gadis itu. Pakaian yang sangat tidak rapi, rambut panjang yang dicat pirang terang, juga tindikan yang ada di beberapa bagian tubuh gadis itu membuat pemuda itu mengalihkan pandangannya.

“Kau tidak boleh melakukan itu…”

Pemuda itu kembali melemparkan pandangannya, dan sadar jika gadis itu baru saja berbisik pelan. Ia bisa saja berpikir gadis itu berbisik tanpa makna, tapi nyatanya gadis itu masih memandang ke arahnya.

“Sangat kejam… Bagaimana bisa kau memikirkan hal seperti itu pada orang yang disayangi sahabatmu sendiri?”

Gadis itu berbisik pelan sebelum ia berbalik dan melangkah cepat meninggalkan tempat itu. Sementara pemuda itu terpaku.

“Bagaimana bisa Ia tahu apa yang aku pikirkan?”

Pemuda itu berdiri dan segera menyusul langkah gadis itu. Tapi ia heran saat gadis itu bisa menghilang dengan cepat dari pandangannya. Pemuda itu akhirnya menajamkan pendengarannya, berusaha mencari suara yang sama.

Nihil. Ia tidak berhasil menemukan suara gadis itu dimanapun.

Tapi seharusnya dandanan gadis itu sangat mudah dikenali.

Pemuda itu tidak habis pikir, bagaimana seorang gadis—yang ia yakini sebagai manusia—bisa mengetahui apa yang ia rencanakan sementara Ia bukanlah manusia. Jika gadis itu bahkan tahu apa yang Ia pikirkan…

Apa itu artinya gadis itu juga tahu bahwa ia bukan manusia?

 ██║ ♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ ║██

“Yumi?”

Yumi mendongak saat mendengar seseorang memanggilnya. Tatapan gadis itu membulat kaget saat mendapati Haekyeon berdiri didepannya. Gadis itu bahkan terbatuk-batuk dengan ekspresi berlebihan.

Aigoo, gwenchanayo?” tanya Haekyeon sambil mengusap-usap punggung gadis itu. “Ani, nan gwenchana Oppa…” ucap Yumi sambil dengan tidak kentara menepis tangan pemuda itu.

Haekyeon akhirnya duduk di depan Yumi, melipat lengannya dan menunggu Yumi bicara. Gadis itu memang meminta untuk bertemu ditempat ini.

Oppa… Ada sesuatu yang harus aku katakan pada Oppa…”

“Apa seseorang mengganggumu lagi?”

Ani…”

“Lalu? Apa kau ada masalah?”

Yumi menatap pemuda itu, sebenarnya ia tidak sanggup untuk mengucapkan kalimat yang menyakiti pemuda itu, terutama karena pemuda itu selalu ada disisinya selama ini saat Ia membutuhkan sandaran.

“Bukan itu juga Oppa…”

“Lalu apa?”

“Aku… Kurasa aku…”

Haekyeon menghembuskan nafas panjang, membuat Yumi yang tadinya menunduk akhirnya mendongak, menatap pemuda itu.

“Aku sudah tahu, kau menyukai pemuda itu bukan?”

Nde?”

“Byun Baekhyun yang sekelas denganku. Aku sudah banyak mendengar tentang kalian.” ucap Haekyeon akhirnya

Yumi terdiam. Gadis itu kembali tertunduk, tidak sanggup menatap wajah pemuda dihadapannya.

OppaMianhae…”

“Empat tahun Yumi… Empat tahun kita sudah bersama…”

Jeongmal mianhae…”

“Katakan pada pemuda itu bahwa dia tidak akan menyakitimu. Jika dia sampai menyakitimu, ku pastikan aku adalah orang pertama yang akan menghajarnya.”

Haekyeon berucap sebelum Ia berdiri dan melangkah meninggalkan Yumi sendirian. Sementara Yumi hanya bisa menatap pemuda yang sekarang melangkah menjauh itu.

“Semudah itu? Oppa tidak marah padaku?” gumam gadis itu pelan

“Kau sudah gila?”

Yumi menoleh dan mengerjap cepat menatap seorang gadis yang sekarang berdiri disampingnya dengan tatapan penuh kemarahan.

Nde?”

“Kenapa kau harus mengatakan hal seperti itu padanya? Kau tidak tahu bagaimana marahnya dia?”

Neo nuguya?” ucap Yumi tidak mengerti

Ia tidak mengenal gadis yang sekarang bicara padanya, dan juga merasa ngeri saat melihat penampilan gadis itu. Melihat tatto berbentuk matahari yang ada dilengan kiri gadis itu membuat Yumi tersadar dan teringat pada gadis itu.

“Daniel…”

Sementara gadis itu berdecak kesal.

“Aku heran bagaimana semua orang mengenalku.” gerutunya sebelum ia akhirnya menatap ke arah Yumi lagi.

“Cha Haekyeon, pemuda itu tidak seperti yang kau bayangkan. Lebih baik kau berhati-hati dan tidak berada jauh dari pemuda chingu barumu…” ucap gadis bernama Daniel itu sambil melangkah pergi, tapi gadis itu menyempatkan dirinya berbalik dan menatap Yumi sejenak.

“Itupun kalau kau tidak mau nyawamu terbuang sia-sia. Dan juga… Kau tidak boleh hidup tenang seperti sekarang, kau sudah melibatkan dirimu dalam masalah yang sangat besar.” ucapnya dan akhirnya benar-benar meninggalkan Yumi.

Yumi tahu gadis itu. Daniel banyak dikenal di universitasnya karena gadis itu diyakini memiliki sixth sense. Tapi sayangnya gadis itu lebih sering terlihat dalam demonstrasi mahasiswa dan hal-hal lain yang berbau negatif.

Gadis itu bahkan sering mendapat surat peringatan dari universitas, herannya, hal itu tidak juga membuat gadis itu jera. Han Daniel, memang tidak menonjol dalam hal akademik, tapi sekali Ia dan kelompoknya berdemonstrasi, perubahan yang besar akan terjadi karena demonstrasi mereka.

“Apa yang dia bicarakan sebenarnya?”

██║ ♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ ║██

Yumi duduk terpekur di atas tempat tidurnya diapertemen. Gadis itu sudah terdiam cukup lama, dan terus terdiam sedari tadi. Sejenak, bayangan pembicaraannya dengan Daniel terngiang di benak gadis itu.

“Masalah besar? Apa yang sebenarnya ingin Ia katakan?” gumam Yumi, perhatian gadis itu sedikit terusik saat mendengar pintu diluar kamarnya diketuk.

Hal itu membuatnya teringat pada dua orang tetangga baru yang sudah hampir satu bulan ini tinggal diapertemen yang sama dengannya, namun tidak sering tampak keluar dari apertemen.

Diam-diam Yumi tergelitik untuk mengetahui tentang dua tetangga nya itu. Gadis itu turun dari tempat tidurnya dan melangkah ke arah pintu.

Saat ia membuka pintu, tatapannya bertemu dengan pemuda yang baru saja tampak keluar dari kamarnya.

“Oh, Sanghyuk-ssi…” ucap Yumi membuat pemuda itu mengalihkan pandangannya. Pemuda itu mengabaikan Yumi dan kembali mengetuk pintu kamarnya.

“Apa Hongbin tidak ada di kamar?” tanya Yumi akhirnya membuat Sanghyuk berbalik dan menatap gadis itu.

“W-Waeyo?” ucap Yumi saat pemuda itu hanya menatapnya diam, dan lama.

CKLEK!

Pemuda itu, Sanghyuk, mengalihkan pandangannya dari Yumi dan akhirnya menatap Hongbin yang berdiri diujung pintu dengan wajah mengantuk.

“Oh, Hyuk-ah, kau sudah pulang daritadi?” tanya Hongbin sambil melebarkan pintu, pemuda itu kemudian melemparkan pandangan ke arah Yumi.

“Yumi-ssi? Apa yang kau lakukan disini?” tanya pemuda itu membuat Yumi tersadar dari lamunannya.

“Ah, ani… Aku tadi hanya keluar karena Sanghyuk sepertinya sudah mengetuk pintu daritadi.” ucap Yumi.

“Ah, benarkah Hyuk-ah?” tanya Hongbin sambil memandang ke arah pemuda yang sejak tadi hanya diam tanpa bicara apapun itu.

“Tidak.” hanya itu yang diucapkan Sanghyuk sebelum Ia melangkah masuk ke dalam apertemennya, mengabaikan kediaman Hongbin maupun Yumi yang ada disana.

“Dia memang seperti itu Yumi-ssi. Sangat pendiam dan mudah marah.” ucap Hongbin sambil tersenyum pada gadis itu.

“Ah, begitu rupanya… Kalau begitu kau harus cepat membujuknya supaya ia tidak marah lagi, Hongbin-ssi.”

“Kau benar juga, aku masuk dulu Yumi-ssi.”

“Hmm, arraseo.” Yumi tersenyum

Hongbin akhirnya melangkah masuk ke dalam kamar apertemennya, meninggalkan Yumi yang masih berdiri mematung dan menatap pintu itu dengan tatapan penuh pertanyaan.

“Kenapa dia tidak pernah menyahut saat aku bicara?” gumam gadis itu pelan.

Yumi sudah akan masuk ke dalam apertemennya saat Ia mendengar langkah menaiki tangga kayu apertemennya. “Eh? Sehun-ssi?” ucap Yumi bingung saat melihat Sehun, teman Baekhyun ada disana.

“Yumi-ssi, sesuatu terjadi pada Baekhyun.” ucap Sehun membuat Yumi tergeragap kaget.

Nde? Ada apa dengannya?”

“Cepat ikut aku,”

Yumi mengambil kunci apertemennya dan dengan cepat mengunci apertemen itu. Ia kemudian mengikuti langkah Sehun menuruni tangga apertemennya dan keluar.

“Apa yang terjadi pada Baekhyun?” ucap Yumi panik

“Naiklah, aku akan mengantarmu Yumi-ssi.” ucap Sehun sambil masuk ke dalam mobilnya.

Tanpa pikir panjang Yumi langsung naik ke mobil berwarna gelap itu, dan dengan cepat mobil itu melesat meninggalkan apertemen Yumi.

۩۞۩▬▬▬▬▬▬ε(• -̮ •)з To Be Continued ε(• -̮ •)з ▬▬▬▬▬▬▬۩۞۩

Advertisements

52 Comments Add yours

  1. IRISH says:

    Reblogged this on IRISH SHOW.

    Like

  2. Wida says:

    Aaa kepo kepooo. Cadas ceritanyaaa. Baekhyun kenapaaaa?😭😭😭😭 next next udah kepo akut!!!😂😂

    Like

    1. IRISH says:

      Buahahaha baekhyun kenapa hayoh coba tebak😂😂😂😂😂😂 thanks yaaa

      Like

  3. zhafi says:

    yaaaaaaaa yumiiiii tentu sajjjjjaaaaa kau akan terlibatttt dalammmm masalahhhh besarrrrrrrrrr ……
    Huhhhhh,,,,,,,

    Aku makiiiiinnnnnnnnnnnnnnnnnn ,,,, makiiinn apaaannnn ????? Mollaa yooooo??

    Ohhhhh whatt hapeeennnnnnnnnn ameee baekieee,,,,, ahhhh itu karena lu selingkuhhh amee suzyyyy sihhhh bekk,,, luu buat ni authorrr nimmm ngamukkkk wkwkkwkwkw 🙂

    Kitaa tunggguuuu apa yng akan terjadi selanjutnyeee okayyyy,,,, stayyy omllll 🙂

    Pelukkkk ciummm buattttt airishhhh muachhh hahhahahahahah 😉

    Liked by 1 person

    1. IRISH says:

      Zhafi untung gak kepslok XD wkwkwkwkwkwkk
      IYA, BENER! INI KARENA BAEK MENDUAKANKU, KUSAKIT HATI AKU MAU SIKSA BAEKHYUN DI FF KRN AKU KZL SEKALI SAMA DIA HUHU
      thanks yaaaaa😘😘😘

      Like

      1. zhafiiii says:

        Waaaaa nyesellll jgaaa g aneee kepsolllllkkkkk hahahhahhaah 😉

        Ayoooo rishhhh sakitinnn baekkkk //plakkkkkk// aapa apaan sihhh// biar // 😉

        Wuhahahahahahaaaa,,,,,, rasakannnn kau baekkk
        😉

        Liked by 1 person

      2. IRISH says:

        XD huahahahaha kepslok buset XD wkwkwk aku suka nyakitin baek di ff krn dikenyataan dia nyakitin akoeh XD

        Like

      3. zhafi says:

        buwahahhahahahahah 😀
        KBBI WKWKWKWKKWKW ,,,,, AKU LUPAAA ITU KEPANJANGANNNNYAAA APAAAAAAA,,,,

        Like

  4. suretodream says:

    Ak masih penasaran siapa org yg pegang pisau lipet it? Trs apa baekhyun diserang tiba2?

    Liked by 1 person

    1. IRISH says:

      XD siapa yaa enaknya siapa itu buahahahahahaha

      Like

      1. suretodream says:

        Selalu pertanyaan aku dibalikin mmmhhhh😩

        Liked by 1 person

      2. IRISH says:

        XD aku hobi begiut ituu

        Like

  5. byunrose says:

    baekhyun jahat dong berarti… 😥 baek mah sikap baiknya selalu php, ada maunya.. ada udang dibalik selimut… eh? dibalik batu mksudx 😀

    Liked by 1 person

    1. IRISH says:

      Baek selalu berselimut krn dia udang? XD wkwkwkwkwkwkwkwk thanks ya komennyaaaa

      Like

  6. kirito says:

    Baek ada apa denganmu??!! Ya! Baek kamu harus lindungin yumi-chan biar ga mati hehehe.. ya ampun sadis banget itu yg maenin pisau lipat,, jangan jangan cwo itu suka sama yumi lagi ckckck keren kak next chapter yg puanjanginnnnnnn lagi yah wkwkkw keep writing!!

    Like

    1. IRISH says:

      Bener! Baek kenapa ah masa baek diserang kan ga asik ya buahahahaha XD thanks komennyaa kuusahain ya nantiii😘😘😘😘

      Like

  7. Nurnie says:

    Jdii was2 nichh ?? Kykny sehun pnya niat gc baik dechh !! Hehehe #soktahu .
    Yaa smoga adj gc yaa !
    N gc trjdi ap2 sma baekhyun .

    Nextt kakk, pnjanginn lagi kak yaa .. :);)

    Liked by 1 person

    1. IRISH says:

      XD sehun kenapa sama sehun wkwkwk semoga deh dia gak jahat XD hahahahaha thanks yaaa

      Like

  8. 8tones says:

    jgn jgn sehun ya org itu??? hahah asal nebak lgiii

    Liked by 1 person

    1. IRISH says:

      XD siapakah orang ituuuuuuu jeng jeeenggg

      Like

  9. reisya soo says:

    jadi ada apa dng baekhyun,?apa krn haekyeon,, ada apa pula dng sanghyuk dan hongbin?
    jadi ada apa denganmu Rish????
    heheee

    Liked by 1 person

    1. IRISH says:

      Buahahahahha aduh ada apa denganku? ada sepia XD /loh plis/ wkwkwkkw XD

      Like

  10. min yoonmi says:

    yunmi jadi curiga sama semua orang. apa bener kalo semakin yumi merasa takut, baek bener2 suka ama yumi? Yg duduk pegang pisau itu sehun/? sehun mau berbuat jahat ke yumi/? yg ngancem yumi di pesta haekyeon/sanghyuk? huaaah makiin penasaran kak irish~ daebakk. bisa nyembunyiin si pelaku dengan sangat bersih ^^

    Liked by 1 person

    1. IRISH says:

      Yunmi dan yumi kembar XD wkwkwkwkwk aduh kamu takut baek ngapain kamuu? XD wkwkwkwkwkwkk thanks yaaaaa

      Like

  11. Deborah sally says:

    Yang ngancam Yumi itu hakyeon kan? Atau Sehun?

    Liked by 1 person

    1. IRISH says:

      Enaknya siapa yang ngancem XD

      Like

  12. leehagi says:

    Kak irish, aku br sempet baca lagi soalnya waktu ini sibuk sama sekolah,
    Akhirnya ketemulanjutannya rasanya seneg baget,
    Lanjut terus kak irishhh

    Liked by 1 person

    1. IRISH says:

      XD buahaha iya gapapa aku paham kok karena aku pernah jadi anak sekolah XD wkwkwkwk thanks yaa

      Like

  13. Aq curiga ama haekyon apa dia ya sosok misterius itu?

    Tp keanya dia juga pengen ngebunuh si han ajjhushi itu dh

    Dan itu tetangga yumi jg tingkahnya makin mencurigakan
    Apa itu sanghyuk keluar habis nyerang baekhyun ya,hahahhahahaa *langsung suudzon aja ama dia*

    Atau itu baekhyun cman mo ngasih kejutan aja ama yumi?

    Trus si daniel ini sakti banget ya, baru juga muncul dia sudah tau aja gt rahasia semua orang,hahahahha

    Ditunggu aja dh next chapnya irish-sshi

    Liked by 1 person

  14. myze says:

    hakyeon,sanghyuk n hongbin itu satu komplotan.
    Dan menurutku seseorang yang di pesta waktu itu adalah atau Raffi?
    Tapi motif mereka Kenapa memburu dan membenci Baekhyun belum aku ketahui?
    Lalu apa yang terjadi dengan Baekhyun? Dia terluka

    Liked by 1 person

    1. IRISH says:

      Duh enaknya siapa ya XD wkwkwk maunya siapa deh XD wkwkwkwkwkwk rahasia itu motifnya

      Like

  15. shinersb says:

    ok. semoga baek gpp!

    Liked by 1 person

    1. IRISH says:

      Thankyouuuu XD

      Liked by 1 person

  16. sehunwife says:

    Lah baekhyun kenapa? Terus yg mau ngebunuh baekhyun siapa? Jangan2 haekyeon

    Like

  17. Aihara says:

    Akhirnya muncul juga:3
    Dan si Daniel bikin kepo ih aneh gitu dia
    Nah Baekhyun kenapa….? Jangan-jangan…
    Hmm jadi makin penasaran,
    masih banyak pertanyaan yang berputar-putar XD

    Like

  18. tari says:

    Hwuaaa baekhyun kenapa? Irish jangan apa apakan baekhyun yaa wkwk, wahhh nambah seru ditunggu kelanjutannya ya irish-ssi
    Hwaiting ^^

    Liked by 1 person

    1. IRISH says:

      XD buakakakakak kuapain ya enaknya si cabe ini XD haha thanks ya komennya

      Like

  19. anggunrania says:

    sanghyuk knapa sih dingin bener sama yumi, diajak ngobrol malah kayak gtu responnya klo aku jd yumi aku pasti sebel buanget

    ehh baek knapa tuh, tolong jgn sampai ada apa2 sama dia

    Liked by 1 person

    1. IRISH says:

      XD buahahahah sanghyuk ini mencurigakan yah hahahaha XD thanks banget udah nyempetin baca dan komeenn

      Like

  20. KimIsti says:

    Keren bgt ni ff…… Lanjuuuuut

    Liked by 1 person

    1. IRISH says:

      Thankyou yaa XD

      Like

  21. piyung says:

    loh lah lah loh kenapa baekhyun? Aku jd berfikir org yg wkt itu mau bunuh baek adalah salah satu di antara haekyung dan hyuk! Eh wkt d jalan, yg dilihat namja yg pegang pisau itu baek dan yumi kan?

    Liked by 1 person

    1. IRISH says:

      XD kamu kepikiran apa hayoh XD wkwkwkwkwkk enaknya siapa deh siapa XD

      Like

  22. uchie vitria says:

    sanghyuk mencurigakan begitupun hongbin
    ada beberapa orang yang bikin curiga
    posisi yumi terancam

    Liked by 1 person

    1. IRISH says:

      XD semuanya mencurigakan loh~

      Like

  23. PNhd_RV says:

    apa itu haekyeon? Soalnya daniel itu bilang kalo haekyeon marah banget kn? Isange…Ah, btw baekhyun knp tuh?

    Like

    1. IRISH says:

      XD baekhyun kenapa hayoh?

      Like

  24. denia says:

    Pasti haekyeon tuh punya kerjaan
    Penasaran sama hongbin sama sanghyuk disini
    Nggak mungkin kan perannya cuman jadi tetangga biasa

    Like

  25. Jean says:

    Ada apa sama baek? Dia berantem atau diserang atau gimana? Penasaran

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s