Unfair

Story by Kimsymp

Byun Baekhyun and OC | Fluff | Teen | Ficlet

This is my Fanfiction. Pure inspirations by me. Cast belong to God. Don’t copy, modify, and bash. 

This story is only fiction. If there a similarity in name, plot, or story is an accident. Thanks.

UNFAIR

“Min Gi-ya. Ibu pergi sebentar ke acara teman Ibu. Kau bisa menjaga Hyuna, ‘kan?” tanya Ibu Min Gi mendekati anaknya yang sedang asyik bermain game dari smartphonenya.

 

“Bawa saja Hyuna, bu. Ibu tahu ‘kan kalau aku tidak bisa menjaganya?” jawab Min Gi tanpa menatap Ibunya.

 

“Bagaimana kalau nanti Hyuna rewel? Bagaimana nanti kalau Hyuna menghancurkan isi rumah? Bagaimana-”

 

Season Greeting boyband kesukaanmu. Kau tidak mau?” seringai Ibu Min Gi.

 

Mendengar kata ‘boyband‘, terang saja Min Gi langsung mengunci smartphonenya dan menatap ibunya dengan mata berbinar. “Ibu serius?!”

 

“Asal kau harus baik menjaganya”

 

Min Gi melirik Hyuna-adiknya-yang sedang bermain boneka di ruang keluarga. Lalu kembali menatap Ibunya, “Baiklah. Aku akan menjaganya”

 

“Baiklah. Ibu pergi dulu!” seru Ibu Min Gi sambil berjalan ke ruang tamu dan menghilang di balik pintu.

 

Min Gi mendesah pelan. Ia kembali membuka smartphonenya dan bermain gamenya. “Kalau bukan karena Season Greeting, aku tak mau menjagamu” ucapnya sadis.

 

Hyuna lucu. Tentu saja. Bahkan orang yang baru melihat balita berumur 3 tahun ini akan gemas dan ingin sekali mencubit pipinya yang berisi-kecuali Min Gi.

 

Min Gi tak menyukai balita. Tentu saja karena ia mempunyai alasan yang cukup kuat untuk mendukung ketidaksukaannya. Ia hanya trauma. Trauma akan suatu hal dimana seorang balita berjalan ke arahnya dan membawa lilin dengan api yang menyala dan hampir saja membakar betis mulusnya.

 

Min Gi tak habis pikir dengan seorang balita tersebut yang dapat membawa barang berbahaya. Dan detik itu pula, ibu sang balita menyergap anaknya dan berulang kali meminta maaf kepada Min Gi. Dan Min Gi dengan terpaksa memaafkannya.

 

Tidak peduli dengan Hyuna yang kini terlihat nyaman dan tenang saat bermain boneka, Min Gi kembali membuka smartphonenya dan bermain gamenya.

 

“Min Gi?”

 

“Hm?”

 

Min Gi masih sibuk memainkan gamenya. Ia tak melihat siapa yang barusan memanggilnya.

 

Greeb!

 

“Ya!” seru Min Gi tatkala smartphonenya di rampas oleh seseorang.

 

“B-baek-hyun?” ucap Min Gi terbata-bata melihat Baekhyun mengambil smartphonenya.

 

“Aku tahu kau ditugaskan untuk menjaga Hyuna” sinis Baekhyun. Ia begitu tak suka melihat Min Gi mengabaikan adik kecilnya. Sementara ia begitu menyukai balita.

 

“Ya! Kemabalikan smartphoneku!” seru Min Gi melihat smartphonenya sudah diambil alih oleh Baekhyun.

 

“Ah! Aku tak tertarik dengan smartphonemu!” lalu Baekhyun melempar smartphone Min Gi ke sofa.

 

“Kurang ajar!” seru Min Gi kepada Baekhyun yang melengos pergi mendekati Hyuna.

 

Mungkin kalian akan tercengang mengetahui Min Gi dan Baekhyun adalah sepasang kekasih. Bertolak belakang dengan sikap mereka berdua, ‘kan?

 

“Hyuna-a~ Appa datang~” seru Baekhyun menangkup Hyuna yabg sedang bermain boneka.

 

“Hey. Lihat kelakuan noona-mu. Balita lucu sepertimu tak diurus olehnya” sindir Baekhyun melirik Min Gi.

 

“Aku mendengarmu, Baekhyun-a!” seru Min Gi masih fokus tanpa menatap lirikan Baekhyun.

 

Baekhyun menggendong Hyuna perlahan sambil menimang-nimangnya. “Hyuna~ Itikitik~” Baekhyun menggelitik perut Hyuna gemas dan balita itu tertawa senang.

 

Sementara itu, Min Gi mengunci kembali smartphonenya. Dan menatap Baekhyun dan Hyuna yang sedang tertawa.

 

Tanpa sadar Min Gi tersenyum. Jiwa sang ayah tiba-tiba saja keluar dalam diri Baekhyun begitu melihat Baekhyun menggendong adiknya.

 

Baekhyun duduk disamping Hyuna, sehingga sekarang Hyuna berada di antara Baekhyun dan Min Gi.

 

Tertarik, Min Gi mendekati Baekhyun dan Hyuna.

 

“Hyuna-ya, cium Appa~” seru Baekhyun sambil menggerakkan telunjuknya ke arah pipinya.

 

Min Gi mengernyit bingung. “Appa?”

 

“Hyuna-ya, cium Eomma~” seru Min Gi mengikuti gaya Baekhyun.

 

Hyuna tertawa melihat tingkah kedua orang dewasa yang mengapitnya ini. Seakan mengerti apa yang dikatakan Baekhyun dan Min Gi, Hyuna mendekati pipi Baekhyun cepat.

 

Cup!

 

Baekhyun tertawa, lalu menggelitik Hyuna pelan disertai tawa Hyuna.

 

Min Gi mempoutkan bibirnya karena Hyuna lebih memilih Baekhyun daripada dirinya-sang kakak.

 

“Curang!”

 

End.

Advertisements

5 Comments Add yours

  1. zhafi says:

    kyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa daebakkkkkkkkkkkkkkk,,,, baekkkkkkkk hahhahahhah aku senang kau menyukai anak2 karena aku punya 3 adikkkkkk hahahahahha

    Oyaaa aku baca ini sambil bayangin baekkkk sama balita itu,, balitanyaaa lucuuuuuuu bingittt,, matanya gede,, pipinya cubbyyyy,, hahhahahahahhahah gemesssssss wkwkwkkwkw

    Liked by 1 person

  2. byunbaek says:

    mau seris ini laagiiiiii, gemes sama baek ihhhh aaaaa >< bikin seris yayayayayayaaaaa

    Like

    1. shrneeey says:

      Hehe kuusahakan yaa😊 makasih komentarnyaa😊

      Like

  3. Deborah sally says:

    Drable kah?

    Like

    1. shrneeey says:

      Iyaa drabble typo wkwk😅😅

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s