FIRST LOVE – SLICE #1 [1/3] — IRISH’s Story

on

irish-first-love (3)

First Love

With EXO’s Byun Baekhyun and OC’s Nada Kim

Supported by EXO’s Park Chanyeol

A friendship, sad-romance, tragedy, slight!fantasy story rated by PG-15 in chapterred length

DISCLAIMER

This is a work of fiction. I don’t own the cast. Every real ones belong to their real life. And every fake ones belong to their fake appearance. The incidents, and locations portrayed herein are fictitious, and any similarity to or identification with the location, name, character or history of any person, product or entity is entirely coincidental and unintentional. Any unauthorized duplication and/or distribution of this art without permission are totally restricted.

©2015 IRISH Art&Story All Rights Reserved


 

I will still loved you the way you are.”—Byun Baekhyun


██║ ♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ ║██

Prologue

In Nada’s Eyes…

Aku memandang seseorang yang berdiri di hadapanku. Ia memegang sebuah botol. Aku baru saja pulang dari rumah Chanyeol, keluarga Chanyeol akan pergi ke Busan besok untuk memberikan undangan. Ya. Undangan pernikahanku dan Chanyeol. Kami akan menikah 2 minggu lagi.

Neo nuguya?” tanyaku.

Orang itu berjalan mendekatiku, aku terkesiap. Firasatku tidak enak. Aku bergerak mundur. Aku tidak bisa melihat dengan jelas wajah orang itu. Orang itu mengikutiku, aku segera berlari menjauh.

Keadaan di sekitar kami sangat gelap, dan orang itu terus mengejarku. Kenapa Ia mengincarku?

GREP!

Andwae lepas—” orang itu mencekalku begitu kuat, menarik ku ke jalanan yang lebih sepi dan gelap.

“Lepaskan aku!” aku berusaha meronta, tapi kekuatanku tidak ada apa-apanya di bandingkan dengannya.

Kumohon. Jangan lakukan sesuatu yang buruk padaku… Chanyeol-ah… Tolong aku.

BRUGK!

Ia menjatuhkanku ke tanah. Aku berusaha mengatur nafasku, mataku mengerjap kaget saat cahaya yang sangat menyilaukan mengenai wajahku.

SPLASH!

“Aaakkkhh—”

Ia membungkam mulutku. Wajahku bagian kanan terasa sangat panas. Sakit. Aku berusaha meronta, sementara rasa perih di wajahku tidak bisa ku ajak kompromi. Aku… Apa ini? Siapa dia? Apa yang terja—

██║ ♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ ║██

Aku membuka mataku. Aku berada di ruangan bernuansa putih sekarang. Selang mungil ada di tangan kananku. Aku berusaha menggerakkan wajahku, tapi wajahku terasa sangat sakit di satu sisi. Tunggu… Malam itu…

Aku terkesiap mendengar suara pintu dibuka. Apa aku berada di rumah sakit?

Aku melihat Chanyeol di pintu, tapi Ia berdiri membelakangiku, tidak melihatku.

Eomma, pernikahan ini tidak bisa di lakukan…” aku terpaku.

Apa yang Chanyeol bicarakan?

“…Eomma tidak akan percaya jika tidak melihatnya sendiri. Wajah Nada, maksudku, separuh wajahnya rusak… Aku benar-benar tidak mau menikahinya Eomma, sangat memalukan.”

Aku terpaku. Apa? Apa yang Chanyeol katakan? Wajahku?

“Aku tidak akan menikahinya Eomma. Eomma akan percaya jika lihat betapa mengerikan nya keadaan Nada sekarang. Ah, ya. Aku akan keluar dulu, Nada masih tidur. Aku harus membatalkan penyewaan gedung.”

Aku memejamkan mataku. Menahan rasa sesak yang menyakitiku sekarang. Ucapan Chanyeol… Dia… Dia ingin membatalkan pernikahan kami.

Aku berusaha untuk bangkit dari tempat tidurku saat Chanyeol sudah keluar. Aku harus mencari cermin. Aku berjalan dengan berpegangan pada tembok, dan aku melihat cermin di kamar mandi.

Ku langkahkan kakiku ke kamar mandi, lalu kunyalakan lampu kamar mandi.

AndwaeAndwaeyo…” aku gemetar melihat wajahku di cermin

Tangan kananku bergerak menyentuh wajahku, aku tidak bermimpi. Wajahku… Apa yang terjadi dengan wajahku?

AndwaeAndwaeANDWAE!”

Aku terduduk, menangis sekeras mungkin. Kenapa wajahku jadi begini?!

Ada luka bakar yang begitu menyedihkan sepanjang pelipis, pipi dan rahang kananku. Luka itu melepuh, begitu mengerikan.

ANDWAE! ANDWAE!”

Seseorang mengguncang bahuku. Perawat.

AndwaeyoAndwaeyo…” aku menangis tanpa bisa ku kontrol.

Tidak. Kenapa wajahku bisa jadi seperti ini?!

“Wajahku… Wajahku…”

Aku merasakan kepalaku pening, dan dunia serasa berputar-putar.

 ██║ ♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ ║██

Angin berhembus pelan masuk ke kamar ku melewati jendela. Langit tampak begitu mendung. Kurasa akan turun hujan.

Aku terdiam di atas tempat tidurku. Menggenggam sebuah undangan mengkilat berwarna merah muda. Tertulis di bagian depan kertas itu…

Chanyeol & Nada

Ya. Undangan pernikahanku dan Chanyeol. Aku akan menikah dengan Chanyeol besok. Seharusnya. Tapi… Aku lah yang meminta pembatalan pernikahan kami. Setelah ucapan Chanyeol beberapa hari yang lalu saat aku di rumah sakit… Aku tidak ingin Ia yang mencampakkanku, aku lah yang memutuskan hubungan kami.

TES! TES!

Air hujan mulai berjatuhan di luar. Aku kembali terdiam. Membuatku merasa bahwa aku sangat bodoh. Kenapa takdir begitu kejam padaku?

Aku mengambil cermin yang kini selalu ku bawa kemanapun. Wajahku sangat menyedihkan. Luka di wajahku luka permanen. Orang itu… di malam itu… Dia yang menyebabkan hal ini…

Aku memandang tiket pesawat di tanganku. Aku akan pergi ke Jepang besok. Salah satu saudara mendiang Appa ku yang tinggal disana bersedia membiayai pengobatan wajahku.

Aku mengeluarkan sebuah kaset dari bawah bantalku. Ada satu lagu di kaset ini, dan lagu ini yang selalu ku dengarkan selama tiga tahun ini.

KLIK!

Aku memutar kaset itu lagi. Memperdengarkanku suara seorang yang sangat ku kenal.

“Umm, tes, tes, Nada-ya, bisa bantu aku merekam lagu ini? Oh, tentu Baekhyun-ah… Ah, gomawo Nada-ya. Ehm, ehm…”

Aku terdiam. Suara piano mengalun pelan dari kaset itu.

“Deoneun mangseoliji ma jebal, nae simjangeul geodoo-eoga, geurae nalkaro-ulsurog chohwa, dalbitjochado nooneul gameun bam, na anin dareun namja-yeotdamyeon, huegeuk an-eue han gujeol-ieotdeo-ramyeon, neoye geu saramgua baggun sangcheo modu taewuobeoryeo… Baby don’t cry, tonight, eodumi geodhigo namyeon, Baby don’t cry, tonight, eobseotdeon il-i dwell geoya, moolgeo-poom-i dueneun geoseun niga aniya, ggeutnae molla ya hae deon… So baby don’t cry, cry, nae sarangi neol jikilteni…”

Aku menghapus bulir air mataku yang mulai berjatuhan. Lalu aku menyimpan kaset itu lagi di bawah bantalku. Aku memakai jaketku, tidak lupa aku memasang masker hitam yang selama beberapa hari ini ku gunakan menjadi maskerku.

Aku menyisir rambutku, membiarkan poniku jatuh ke sisi kanan wajahku, menutupi luka di pelipisku. Wajahku terlihat baik-baik saja jika ditutupi seperti ini. Aku berjalan keluar dari rumah mungilku.

Aku berlari membawa undangan itu keluar rumahku. Aku berlari melewati pinggir toko, menghindari hujan. Aku berlari ke gedung tua yang ada di ujung kota. Aku berlari melewati orang-orang yang memandangku bingung. Tapi aku tidak peduli.

Langkahku terhenti di depan gedung itu. Gedung 5 lantai itu sudah tidak terawat. Gedung itu dulunya adalah apertemen mewah. Dan tatapanku berhenti di sebuah jendela di lantai dua. Jendela itu tidak pernah tertutup, sejak kejadian itu… Dan besok aku sudah tidak akan melihat gedung ini lagi…

Aku melangkah ke belakang gedung, ada jalan masuk dari belakang gedung ini, Dia dulu memberitahuku. Aku tidak pernah mengunjungi tempat ini sejak kejadian itu.

Aku sampai di bagian belakang gedung bawah. Dan lewat tangga darurat aku berlari naik ke lantai dua. Beberapa kali aku tersandung oleh kayu yang sudah runtuh, aku tidak peduli walaupun tanganku tergores. Langkahku berhenti di depan sebuah kamar. Kamar yang dulu sangat ku kenal.

TOK! TOK!

Aku terduduk di depan kamar itu. Tidak akan ada yang membukakan pintu padaku. Aku memandang undangan yang sedari tadi ku genggam di tanganku. Undangan itu sudah kusut.

Aku mengetuk-ngetuk pintu di belakangku. Aku terisak. Tidak akan ada yang peduli jika aku menangis di sini. Aku memandang undangan itu dengan sedih.

“Aku tidak punya siapa-siapa lagi… Baekhyun-ahWae? Kau janji tidak akan meninggalkanku… Tapi kenapa? Aku sendirian sekarang Baekhyun-ah…”

Dia lah alasan kesedihanku. Byun Baekhyun. Sahabatku. Tidak. Dia lebih dari seorang sahabat bagiku. Kami sudah berteman selama 11 tahun lebih. Dan satu kecelakaan di gedung ini membuatku harus kehilangan nya untuk selamanya.

“Baekhyun-ah… Aku harus bagaimana? Aku tidak bisa apa-apa lagi sekarang.”

SREK!

Aku terkesiap saat pintu kamar Baekhyun bergerak sedikit karena aku membanting tubuhku ke sana.

Kapan terakhir kali aku merapikan apertemennya? Aku berjalan masuk ke apertemen Baekhyun. Aku masih sangat mengenal isinya. Banyak orang bilang bahwa sejak kejadian itu… tidak ada barang disini yang rusak. Hanya saja penghuninya menghilang. Dan Baekhyun-ku juga menghilang.

Keadaan di sekitarku sangat gelap. Tapi aku mengenali bayangan-bayangan benda-benda di kamar itu dari cahaya bulan yang masuk dari jendela Baekhyun yang tidak pernah tertutup sejak kejadian itu.

Aku menyentuh tuts piano Baekhyun. Piano itu masih berbunyi nyaring. Aku sangat rindu mendengar Baekhyun memainkan pianonya… Aku melepas maskerku, lalu ku usapkan di piano itu, piano itu pasti sangat kotor sekarang.

Aku menyentuh sebuah kertas di atas tuts piano itu. Aku mengambil kertas itu, kertas itu sudah kaku, dan berdebu. Aku melangkah pelan menuju jendela, berusaha melihat isi kertas itu.

Sebuah lagu.

Aku tidak pernah tahu Baekhyun membuat lagu seperti ini. Sebuah lagu dengan judul ‘First Love’ ada dikertas itu.

Aku terdiam. Kapan Baekhyun membuat lagu seperti ini? Aku membalik kertas itu. Ada tulisan disana. Sangat samar. Tapi aku terkesiap saat membaca tulisan itu.

Aku membuat lagu ini untuk mu Nada-ya. Lagu ini adalah ungkapan perasanku. Nada-ya, jadilah milik ku, selamanya…

Untukku? Lagu ini untukku? Aku kembali teringat pertengkaran pertama dan terakhir antara aku dan Baekhyun… Pertengkaran itu…

“Menurutmu bagaimana lagunya Nada-ya?”

.

.

.

Flashback

Few years ago~

In Author’s Eyes…

Nada berdiri di bawah apertemen mewah itu, tatapan nya lurus terarah pada salah satu jendela di lantai dua. Jendela itu masih tertutup, tanda bahwa pemiliknya masih tertidur pulas.

Nada naik dari pohon besar yang ada tepat di samping gedung itu. Lalu Ia duduk di sebuah dahan, dari dahan itu dia duduk jelas di samping jendela itu.

TOK. TOK.

“Baekhyun-ah…” panggil Nada sambil terus mengetuk jendela itu.

Ia tidak pernah punya keberanian untuk masuk ke dalam apertemen mewah itu, Nada bukanlah keluarga mampu. Dan satu-satu nya orang yang di kenal Nada di apertemen itu adalah Baekhyun.

“Baekhyun-ahIreona…”

TOK. TOK. TOK. TOK.

Nada tanpa lelah mengetuk jendela itu, tak lama, jendela itu terbuka. Nada tersenyum dan Ia menahan tawa gelinya melihat Baekhyun yang baru saja bangun tidur.

“Ada apa Nada-ya?” Baekhyun mengusap wajahnya, suaranya terdengar samar, sangat kentara jika Ia masih mengantuk.

Ani… Aku hanya ingin membangunkanmu…” Nada menggoda Baekhyun, yeoja itu memetik daun di pohon dan mengusap-usap daun itu di wajah Baekhyun, membuat Baekhyun tersadar bahwa Nada sedang duduk di pohon. Salah satu hal yang sangat tidak di sukai Baekhyun.

“Nada! Turun dari pohon sekarang!” kata Baekhyun membuat Nada malah tertawa keras saat mendengar teriakan namja itu.

Shireoyo… Aku tidak mau berteriak-teriak dari bawah,” Nada menjulurkan lidahnya, meledek Baekhyun.

“Nada! Ppaliwa! Kau tahu aku sangat tidak suka jika kau berbuat begitu!” bentak Baekhyun.

“Tsk, arraseo, arraseo, kau minggir dulu dari jendela,” kata Nada, Ia tidak ingin melihat Baekhyun marah.

“Eh? Kenapa?” Baekhyun memandang yeoja itu bingung.

“Aku mau masuk ke sana,” Nada menunjuk kamar Baekhyun.

“Ish! Kau kan bisa masuk lewat pintu!” kata Baekhyun, namja itu langsung menutup jendelanya.

Nada merengut. Kemudian Ia terpikir sebuah ide.

“Aaakkhh! Kyaaa!” Nada berteriak, membuat Baekhyun langsung membuka jendelanya karena panik.

“Nada!” teriak Baekhyun, memandang kebawah, mengira bahwa yeoja itu jatuh dari pohon.

“Ahahaha! Aku disini Baekhyun-ah!” kata Nada sambil tertawa keras.

Baekhyun langsung memandang yeoja itu diam. Marah.

Aigoo… Aku kan hanya bercanda Baekhyun-ah…” kata Nada

Baekhyun hanya diam. Namja itu kemudian meninggalkan jendelanya dan masuk. Nada tertawa pelan, tapi kemudian yeoja itu bergerak menjangkau jendela dan menarik dirinya masuk ke apertemen Baekhyun.

JTAK!

“Auw…” Nada mengusap kepalanya yang sukses dijadikan sasaran jitakan Baekhyun yang kesal.

“Aish kau ini! Menjitak tidak bilang-bilang dulu!” gerutu Nada.

“Biar saja.” jawab Baekhyun dingin, namja itu masih kesal karena Nada menggodanya dengan berpura-pura jatuh tadi.

Nada kemudian berdiri dan berjalan cepat menyusul Baekhyun. Ia memang sudah sangat biasa berada di apertemen namja itu.

“Baekhyun-ahMianhae oh?” kata Nada sambil berdiri di depan namja itu.

Baekhyun mengabaikan nya.

“Ish… Ayolah… Kau terlihat jelek jika marah seperti itu.” Nada bergerak menggelitiki Baekhyun.

Baekhyun awalnya terus mendorong tangan Nada, jika saja yeoja itu tidak dengan kekuatan ekstra tetap berusaha merayunya.

Arraseo arraseo. Aku tidak marah lagi.” kata Baekhyun menyerah.

“Benarkah?” Nada berjinjit, berusaha memandang dengan jelas wajah namja itu, membuat Baekhyun terkesiap.

Melihat wajah Nada dalam jarak begitu dekat membuat jantung namja itu tidak bisa bekerja dengan normal.

“N-Nae.” Baekhyun mendorong Nada menjauh, lalu Ia berbalik, berusaha menetralkan perasaan nya, tapi Nada malah mengira bahwa Baekhyun masih marah.

“Kau masih marah?” kata Nada pelan,

Baekhyun segera berbalik menghadap Nada, yeoja itu memandangnya sedih.

AigooAniya Nada-ya… Aku hanya tidak suka melihatmu melakukan hal-hal berbahaya seperti tadi,” Baekhyun mengacak-acak rambut yeoja itu pelan sambil tersenyum.

Tapi kini Nada yang diam.

“Nada-ya, buatkan aku makan nae?” kata Baekhyun berusaha merayu Nada.

Nada merengut memandang namja itu sebentar, tapi sedetik kemudian Nada mengangguk cepat dan tersenyum.

Arraseo, kau mandi dulu. Aku akan siapkan sarapanmu,” kata Nada.

Tangan yeoja itu bergerak memegang kedua bahu Baekhyun dan mendorong namja itu pelan menuju kamar mandi.

“Masak yang enak, arraseo?” kata Baekhyun.

“Pasti! Mana pernah masakanku tidak enak?” kata Nada bangga.

Baekhyun mengusap puncak kepala Nada pelan sambil tersenyum. Ia memang sudah lama menyukai Nada, tapi yeoja itu seolah tidak sadar perasaan Baekhyun itu.

Saat Baekhyun masuk ke kamar mandi, Nada langsung berjalan ke dapur. Hampir setiap hari Nada datang sangat pagi ke apertemen Baekhyun, menyiapkan segalanya untuk namja itu, bahkan Nada juga yang merapikan apertemen Baekhyun.

Kedekatan yang sangat aneh memang. Tapi sudah sejak mereka dekat, Nada lah yang seolah jadi orang tua Baekhyun. Itulah mengapa Baekhyun lama kelamaan mengagumi yeoja itu.

“Kau masak apa Nada-ya?” Nada menoleh pada Baekhyun yang menyandarkan kepalanya di bahunya.

“Nasi goreng, kau suka kan?” Nada tersenyum.

Baekhyun langsung menjauhkan dirinya dari Nada, melihat wajah Nada dari dekat membuat perasaan nya jadi tidak karuan lagi.

“K-Kau selalu tahu apa yang aku suka Nada-ya…” Baekhyun tersenyum.

“Seragam mu sudah rapi kan?” kata Nada.

Baekhyun mengangguk.

Arraseo, kau pakai lah seragam dulu, setelah ini sarapanmu siap,” kata Nada.

Baekhyun tersenyum, menuruti yeoja itu. Mereka memang berada di usia yang sama. Tapi Nada tidak melanjutkan sekolahnya di SMU karena Ia bukanlah seorang yang mampu, jadilah, setiap hari, Baekhyun sering menggunakan yeoja itu menjadi bahan percobaan pelajaran seninya.

Nada meletakkan sepiring nasi goreng yang di buatnya di meja belajar Baekhyun. Namja itu tengah menyiapkan buku pelajaran nya.

“Nada-ya, kau lihat buku musik ku?” tanya Baekhyun.

Nada langsung mendatangi namja itu, membantunya mencari buku.

“Ini?” kata Nada saat menemukan buku yang terselip di belakang tumpukan buku lama Baekhyun.

“Benar.” Baekhyun tersenyum senang sambil mengambil bukunya.

“Kau selalu ceroboh,” kata Nada sambil mencubit pelan pinggang Baekhyun.

“Hehehe, dan kau selalu teliti,” Baekhyun mengusap kepala Nada sambil tertawa pelan.

“Eh? Kau mau kemana? Makan dulu!” kata Nada melihat Baekhyun yang sudah bergerak memasang sepatunya.

“Kurasa aku sudah akan terlambat,” kata Baekhyun.

“Tidak. Baekhyun.” kata Nada sambil mengambil nasi goreng itu dan menyuapkan nya secara paksa pada Baekhyun.

Baekhyun merengut. Tapi toh Ia menurut saja pada keinginan yeoja itu.

“Nah, sudah, sana cepat berangkat,” kata Nada sambil menaruh piring ke bak pencucian.

“Aku pasti terlambat,” gerutu Baekhyun pelan.

Mwo?” Nada memandangnya, yeoja itu tengah mencuci piring.

Ani ani, aku berangkat nae?” kata Baekhyun.

Nae, kunci saja apertemenmu, aku akan keluar dari jendela,” kata Nada.

“Nada-ya,” sergah Baekhyun kesal.

“Aish, aku akan baik-baik saja Baekhyun-ah…” kata Nada berusaha meyakinkan.

Baekhyun diam. Nada langsung mendatangi Baekhyun dan mengusap pipi namja itu sambil tersenyum.

“Aku akan baik-baik saja Baekhyun-ah, aku harus bereskan kamar berantakanmu dulu,” kata Nada.

“Aku akan minta petugas untuk menebang pohon itu,” kata Baekhyun.

“Ya! Aku tidak akan kesini lagi jika pohon itu di tebang,” ancam Nada balik.

Baekhyun mendesah pelan, tapi kemudian namja itu menyerah.

Arraseo, hati-hati Nada-ya, sampai bertemu,” kata Baekhyun sambil tersenyum.

Nada membalas dengan anggukan, lalu yeoja itu mulai membereskan apertemen namja itu.

“Eh? Ini apa?” gumam Nada pelan melihat sebuah kertas lusuh terselip di belakang piano besar milik Baekhyun.

Ige… Seperti aku saat kecil…” Nada berusaha memastikan bahwa gadis mungil yang tengah duduk di bawah sebuah pohon dengan wajah murung.

Nada terdiam. Lalu Ia memandang ke bagian belakang piano Baekhyun, ada beberapa kertas lain di selipkan disana. Nada mengambil kertas-kertas itu, dan di setiap kertas ada gambar dirinya.

“Apa Baekhyun melukis ini?” gumam Nada pelan sambil tersenyum.

Nada mengembalikan benda-benda itu ke belakang piano lagi, kemudian Ia membereskan apertemen Baekhyun lagi.

██║ ♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ ║██

Sepulang sekolah, Baekhyun masuk ke apertemen nya dan tersenyum. Apertemen nya sudah jadi sangat rapi.

“Eh, ige mwoya?” Baekhyun memandang kertas yang terselip di atas tuts pianonya…

Baekhyun-ah, aku lupa memberi tahumu. Aku akan ke Busan selama seminggu ini. Jaga dirimu baik2 nae? ^^ Jangan bangun kesiangan lagi arrachi? ^^ Oh ya, aku menemukan banyak gambarku Baekhyun-ah, apa kau yang menggambarnya? Ku harap iya kekekeke ^^ aku sudah buatkan makan siang untukmu, jangan rindukan aku nae? Hahaha. Salam, Nada. ^^

Baekhyun langsung terdiam.

“Aku punya firasat buruk soal ini…” gumam Baekhyun, tangan nya langsung bergerak menelfon Nada

Yeoboseyo?”

“Nada-ya, eodiseo?” tanya Baekhyun langsung

“Aku masih di rumah Baekhyun-ah, kau sudah membaca pesanku?” Nada bertanya balik.

“Nada-ya, bisakah kau tidak pergi ke Busan?”

“Eh? Waeyo?” kata Nada bingung.

Ani… Aku butuh bantuanmu disini…” kata Baekhyun.

Nada terdiam.

Eomma dan Appa yang menyuruhku ikut Baekhyun-ah…” kata Nada

“Aku akan ke rumahmu, jangan berangkat dulu,” Baekhyun langsung memutus telepon nya lalu Ia keluar dari apertemen nya.

Baekhyun berlari menuju rumah mungil Nada yang terletak tak jauh dari apertemen nya.

“Nada-ya!” panggil Baekhyun di depan rumah Nada.

Eomma Nada lah yang membuka pintu. Beliau menyambut Baekhyun dengan senyum, karena sangat tahu kedekatan Nada dengan Baekhyun.

Nae Baekhyun-ah?” Nada melongok dari belakang Eomma nya.

“Ah, ahjumma, apa Nada harus ikut?” tanya Baekhyun

“Tentu nak, Nada akan jadi pendamping pengantin di Busan, ada saudara ahjumma yang menikah lusa,” kata Eomma Nada.

“Ah… Begitu…” Baekhyun terdiam.

Waeyo? Kau perlu bantuan ku apa?” tanya Nada.

Aniya… Aku lusa sudah ujian, dan ujian pertamaku itu membuat lagu, biasanya aku mencari ide bersamamu, tapi sepertinya kau ada keperluan keluarga,” Baekhyun tersenyum, walaupun satu sisi hatinya merasa tidak ingin Nada pergi ke Busan.

“Ah, kau ujian?” tanya Nada.

Baekhyun mengangguk. Nada memandang Eomma nya sebentar, wanita paruh baya itu tampak berpikir.

Arraseo, kau temani dulu Baekhyun membuat lagu, 3 hari lagi Appa yang menyusulmu disini, eotteohke?” kata Eomma Nada.

“Benarkah ahjumma?” Baekhyun tersenyum.

“Jaga Nada arraseo Baekhyun-ah?” pesan Eomma Nada sambil menarik kopernya keluar.

“Tentu saja ahjumma, akan ku jaga Nada dengan nyawaku hahahaha,” canda Baekhyun sambil membawa koper lain yang masih ada di dalam rumah.

“Kau ini,” Nada memukul pelan lengan Baekhyun.

Ahjumma percaya kau nak, Nada-ya, kami berangkat nae?” Eomma dan Appa Nada juga Jaeyoon, adik Nada, berjalan ke mobil yang sudah mereka siapkan

Eomma, Appa, hati-hati nae? Jaeyoon-ah, jaga Eomma dan Appa!” kata Nada sambil memeluk adiknya

Arraseo unnieUnnie juga baik-baik dengan Baekhyun oppa nae?”

Baekhyun mengusap kepala Jaeyoon. Jaeyoon sangat mirip dengan Nada semasa kecil, membuat Baekhyun seolah melihat Nada saat kecil.

“Hati-hati ahjumma, ahjussi,” kata Baekhyun sambil tersenyum.

Baekhyun memandang mobil itu menjauh, entah kenapa perasaan nya masih tidak enak.

Ya! Jangan melamun,” kata Nada.

“Aish kau ini, kajja, kita cari ide,” kata Baekhyun sambil menarik Nada.

Ya! Tunggu sebentar, rumahku belum di kunci!” gerutu Nada sambil menarik Baekhyun ke rumahnya.

Setelah mengunci pintu rumahnya, Nada dan Baekhyun duduk di bawah pohon yang setiap pagi sering di jadikan panjatan oleh Nada saat yeoja itu membangunkan Baekhyun.

“Kau mau membuat lagu seperti apa?” tanya Nada.

“Hmm, aku juga tidak tahu, temanya tidak di tentukan,” kata Baekhyun

Nada berpikir sebentar, kemudian Ia tersadar karena Baekhyun memandangnya terus.

“Kenapa melihatku seperti itu?” tanya Nada

Ani, mungkin saja aku bisa dapat inspirasi,” kata Baekhyun

Nada tertawa pelan.

“Kau ini ada-ada saja, oh, Baekhyun-ah, apa gambar yang ku temukan itu punyamu?” tanya Nada, teringat pada lukisan yang Ia temukan tadi

“Aku yang membuatnya,” kata Baekhyun mengangguk.

“Benarkah? Aku tidak pernah tahu kau bisa melukis Baekhyun-ah…” kata Nada

“Ish, kau ini, sudah berapa lama kau mengenalku hah?” kata Baekhyun sambil mengacak-acak rambut yeoja itu

“Aku benar-benar tidak tahu kau bisa menggambar sebagus itu,” puji Nada

“Kau mau ku gambar sekarang?” tawar Baekhyun

“Eh?” Nada menyernyit

Baekhyun mengambil kertas kosong yang tadinya akan Ia jadikan tempat menulis idenya, kemudian dengan pensilnya Ia mulai menggambar di kertas itu, sesekali Ia memandang Nada begitu lama, membuat yeoja itu salah tingkah, kemudian Baekhyun dalam sekejap memindahkan siluet wajah Nada ke kertas itu.

“Sudah jadi,” Baekhyun menunjukkan gambarnya

“Whoah, benar-benar mirip aku…” kata Nada kagum

“Ini untuk ku oh?” kata Nada

“Eh? Kenapa mau yang itu? Aku bisa menggambar lebih bagus,” kata Baekhyun

Shireo, aku mau yang ini saja,” kata Nada

Arraseo, ambillah itu,” kata Baekhyun sambil tersenyum

Gomawoyo…” Nada tersenyum begitu manis membuat Baekhyun mengalihkan pandangan nya.

Sedetik kemudian Baekhyun langsung seolah mendapat ide. Tapi dia diam. Tidak ingin Nada tahu bahwa Ia mendapat ide hanya karena melihat wajah yeoja itu.

“Baekhyun-ah, kau tahu, tadi ada kejadian menyeramkan,” kata Nada

“Apa itu?” tanya Baekhyun

“Ada preman yang mau menggodaku,” Nada merengut

“Benarkah? Dimana?” Baekhyun terdengar marah

“Di ujung jalan sana itu, tapi tadi ada Chanyeol yang menolongku,” Nada tersenyum, tapi tidak dengan Baekhyun

“C-Chanyeol?” ulang Baekhyun seolah memastikan tidak ada yang salah dengan pendengarannya.

“Dia sangat keren saat dia menolongku tadi,” kata Nada

“Kalau aku tahu ada orang yang memperlakukanmu begitu aku juga bisa bertindak lebih keren dari Chanyeol yang menolongmu itu,” cibir Baekhyun

Nada memandang namja itu bingung, Ia tidak tahu bahwa Baekhyun terbakar api cemburu. Baekhyun tahu, Nada sudah lama menyukai Chanyeol.

“Kau kenapa?” tanya Nada melihat Baekhyun yang mood nya tiba-tiba berubah

Ani, aku mengantuk, kau tidak pulang Nada-ya? Sudah sore sekarang,” kata Baekhyun

“Ah, tidak ada yang perlu di bereskan di apertemenmu?” tanya Nada

“Semuanya masih rapi,” Baekhyun berusaha tersenyum

Arraseo, aku pulang dulu nae?” kata Nada tanpa merasa bersalah

Baekhyun mengangguk pelan.

Annyeong!” kata Nada sambil tersenyum dan melambai, kemudian yeoja itu pergi

“Tsk, dia tidak pernah sadar kalau aku menyukainya,” gerutu Baekhyun

Tangan nya kemudian mengambil kertas dan pensilnya, menulis ide yang tadi sempat terlupakan olehnya.

“Apa seperti ini sudah bagus? Hmm, Ah! Ya! Aku tahu lanjutan nya,” Baekhyun kembali menulis

Baekhyun memandang tulisan tangan nya, lalu kembali berpikir.

“Ah, jika seperti ini… Hmm, oh ya!” Ia menulis lagi

“Teman… Nada tidak akan menganggapku lebih dari itu…” gumam Baekhyun pelan

“Ah, aku tahu, aku kan tidak mungkin jadi sesuatu yang lebih dari teman, jadi, aku bisa berharap seperti ini….”

 ██║ ♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ ║██

“Nada-ya? Buka pintunya… Jebal…” Baekhyun berusaha merayu Nada untuk membuka pintu.

Firasat buruk Baekhyun kemarin benar-benar jadi penanda buruk. Mobil keluarga Nada kecelakaan bahkan saat mobil itu belum sampai di Busan.

“S-Shireo…” suara Nada terdengar sangat parau, yeoja itu sama sekali tidak mau keluar kamarnya

“Haruskah aku mendobrak pintu kamarmu Nada-ya?” kata Baekhyun

Tidak ada jawaban dari Nada. Beberapa keluarga jauh Nada yang ada disana juga memandang sedih ke kamar itu.

“Nada-ya… Keluarlah, keluargamu ingin menemuimu,” kali ini Chanyeol mencoba merayu yeoja itu

Awalnya tidak ada jawaban, tapi kemudian Baekhyun terdiam saat Nada keluar dari kamarnya. Baekhyun memandang Chanyeol sebentar, namja itu bahkan berhasil merayu Nada keluar hanya dengan satu kalimat ringan.

Akhirnya Baekhyun diam memandang Nada yang menangis sesenggukan saat keluarga jauhnya pulang.

“Aku yang akan menjaga Nada disini,” kata Chanyeol

“Tidak. Biar aku yang menjaga Nada.” kata Baekhyun

Chanyeol sudah akan membantah namja itu, tapi tangan Nada langsung mencekal lengan Baekhyun

“Baekhyun-ah… Aku mau ke apertemenmu saja…” kata Nada

Baekhyun mengangguk dan tersenyum. Kemudian namja itu menarik pelan lengan Nada yang di pegang Chanyeol.

Kajja Nada-ya…” ucap Baekhyun lembut sambil menggamit lengan yeoja itu

 ██║ ♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ ║██

“Baekhyun-ah…” Nada langsung menangis begitu sampai di apertemen Baekhyun

Namja itu langsung memeluk Nada, berusaha menenangkan yeoja itu.

“Kenapa… Kenapa harus keluargaku…”

Ssshh, aku tahu bagaimana rasanya Nada-ya…”

Nada memandang namja itu, Nada tahu Baekhyun sudah di tinggal kedua orang tuanya saat Ia masih kecil, dan Baekhyun tinggal di apertemen itu karena biaya asuransi yang di tinggalkan orang tuanya.

Tangis Nada kembali pecah.

Geurae… Kita sama…” Nada menangis

Baekhyun mengusap punggung yeoja itu lembut.

“Kau masih punya aku Nada-ya…” kata Baekhyun lembut

“Kau tidak akan meninggalkanku kan Baekhyun-ah?” kata Nada

“Sampai kau menemukan seseorang yang bisa membahagiakanmu, aku akan menjagamu Nada-ya…” kata Baekhyun sambil tersenyum

Gomawoyo Baekhyun-ahJeongmal gomawoyo…”

“Nada-ya… Aku punya lagu,” kata Baekhyun

“Apa itu?” Nada memandang Baekhyun penasaran

Baekhyun kemudian duduk di depan pianonya.

“Umm, tes, tes, Nada-ya, bisa bantu aku merekam lagu ini?” tanya Baekhyun sambil menunjukkan perekam mungil

“Oh tentu Baekhyun-ah…” Nada tersenyum lalu berdiri di sebelah Baekhyun, memegang perekam itu

“Ah, gomawo Nada. Ehm, ehm…”

Nada mengangguk, kemudian Baekhyun mulai memainkan musik yang belum pernah di dengar Nada sebelumnya.

Deoneun mangseoliji ma jebal, nae simjangeul geodoo-eoga, geurae nalkaro-ulsurog chohwa, dalbitjochado nooneul gameun bam, na anin dareun namja-yeotdamyeon, huegeuk an-eue han gujeol-ieotdeo-ramyeon, neoye geu saramgua baggun sangcheo modu taewuobeoryeo… Baby don’t cry, tonight, eodumi geodhigo namyeon, Baby don’t cry, tonight, eobseotdeon il-i dwell geoya, moolgeo-poom-i dueneun geoseun niga aniya, ggeutnae molla ya hae deon… So baby don’t cry, cry, nae sarangi neol jikilteni…”

Nada terpana memandang Baekhyun yang menyanyi sangat indah.

“Aku selesai merekam… Lagumu… Sangat indah Baekhyun-ah…” kata Nada kagum

“Benarkah? Tapi lagu itu belum selesai hehehe, aku kehabisan ide,” Baekhyun merengut, membuat Nada tertawa pelan

“Lagunya sudah bagus, pendek tapi bermakna…” puji Nada

Gomawoyo Nada-ya…” Baekhyun mengusap pipi Nada

Nada hanya membalas dengan senyum dan anggukan.

“Baekhyun-ah… Boleh aku tidur disini? Semalam saja… Aku tidak mau di rumah…” kata Nada kemudian

“Tentu Nada-ya… Tidurlah di kasur, aku bisa tidur di sofa,” ucap Baekhyun

“Kau tidak apa-apa tidur di sofa?” tanya Nada

Nae Nada-ya… Istirahatlah.” Baekhyun mengusap kepala Nada

Nada kemudian berbaring di kasur. Tidak menunggu lama, yeoja itu tertidur karena kelelahan menangis. Baekhyun mengusap kepala Nada pelan.

“Andai akulah orang yang bisa membahagiakanmu itu Nada-ya…” ucap Baekhyun pelan

Namja itu kemudian mengambil sebuah kertas, dan menulis. Ia terbesit akan satu hal di pikiran nya.

If I wish and always wish
Will it come true, like the fairytales?
A never-ending happy ending, for you and me
I will protect you
I will be on your side
I will never leave your side
My friend, my love

۩۞۩▬▬▬▬▬▬ε(• -̮ •)з To Be Continued ε(• -̮ •)з ▬▬▬▬▬▬▬۩۞۩

.

.

.

Cuap-cuap by IRISH:
EHEM. Jadi begini, sebenernya hari ini gak ada niatan untuk ngepost sama sekali. Tapi, Irish ceritain dulu sejarahnya ya :v ceritanya nih, satu malem, Irish pernah mimpi yang kerasa bener-bener nyata banget (autor alay sukanya mimpi alay juga) dan jeng jeng, saking kerasa nyatanya, dan sedihnya, itu mimpi masih aku inget sampe bangun (fyi, waktu bangun itu Irish ini udah nangis kejer, pula) dan karena sampe besok-besoknya masih inget juga, jadi Irish bikin sebagai fanfict. Pendek kok, cuma 3 chapter doang. Udah selesai juga 3 chapter nya. Dan karena Irish pernah janji sama salah satu author disini, baekludeer, pemilik nama OC Nada Kim buat bikin fanfict dengan main cast OC itu, jadi aku bikin main cast nya Nada.
Aku tahu ini alurnya bakal ngebut sengebut mimpiku, dan ceritanya juga pastinya gak jelas, tapi jujur itu keadaannya aku buat udah semirip mimpiku, serius. Hebat kan autor absurd ini bisa mimpi fantasy juga? Hahaha. Truthfully aku gak begitu berharap akan ada yang suka fanfict ini ._. Karena aku sadar diri ceritanya aneh. Tapi karena aku sendiri tekanan batin kalo terus nginget mimpi itu, jadi apa salahnya sih berbagi, huehehe. Serius, kalian pernah mimpi hantu kan? Kerasa seremnya kalo kayak nyata? Itu juga yang aku rasain .__.
Sekian cuap-cuap dari Irish. Oh yaa, side story buat Three Days akan secepatnya aku publish^^ doakan saja ideku terus mengalir buat side story nya ya~ thankyou~~
Advertisements

64 Comments Add yours

  1. IRISH says:

    Reblogged this on IRISH SHOW and commented:

    1 of 3

    Liked by 1 person

  2. 8tones says:

    jadi baekhyun itu hantu skrg?
    trus yg bikin luka nada siapa? apa baekhyun? apa baekhyun yg udh jadi hantu? atau hantu yg menyerupai baekhyun? hahaha

    Liked by 2 people

    1. IRISH says:

      Aku ga bisa menjawab semuanya kak😂😂😂😂😂😂😂😂

      Like

  3. suretodream says:

    Enth knp aku ngerasa kalo Irish lebay bngt yaa, bisa mimpi panjang bener,
    Ohya Irish untuk ff Remember kpn di updatenya? Ak nungguin lo

    Liked by 1 person

    1. IRISH says:

      :’v iya dong penulis lebay ceritanya jd lebay2 wkwk remember? Yang mana itu?

      Like

      1. suretodream says:

        Maaf salah judul maksudnya Forgotten, tuh kan ak jd belepotan gara2 si sehun gk inget2 sm soojung, kpn dipublish, gk sih irish bilng lupa, aku nungguin lo ff yg it

        Liked by 1 person

      2. IRISH says:

        Oh ya ampun wkwkwk XD itu aku kirimnya freelance, jd tergantung di lapak sana juga di post nya kapaan ._.

        Like

      3. suretodream says:

        Yaaah, bakalan lama dong, oke baiklah makasi Irish👌

        Liked by 1 person

      4. IRISH says:

        XD iyaaa aku juga engga tau berapa lamanya~ sama samaa{}

        Like

  4. Novem Park says:

    Wahhh cerita baru ni kerenn.. Hai irish, aku udh baca sebagian ff kamu tpi slma ini aku jadi siders *hiks* bukan sengaja jdi siders sihh tpi aku kan slm ini baca ff dari hp dan aku baru tau klo bisa ngoment tanpa ngebuat akun wordpress dluu .. Aku kira harus bikin akun dlu baru bisa ngomen *maafkandirikuhyanggaptekinih* *maafgaptek* tpi hbis ini aku bakal ngomen terus kok rish.. Aku udh ngikutin IL,one and only,hana dul set,forgotten,oh my lover, sama kajima aku suka bgt semua karyanya irish kkk ^^ pkoknya ff yg aku tunggu” itu ff karyanya irish sma oh mi ja suka bgt sma smua ff nyaaa kyaa ~ btw umur irish brp ya? Jdi bingung manggil nya irish ato kakak hehehe.. Yudah deh keep writing !! ^^

    Liked by 2 people

    1. IRISH says:

      Halooo XD ya ampuuun thanks banget krn akhirnya komeen aku bener2 hargain usahanya{} akupungapteksebenernya XD hahahahaha duh ada yg ngikutin ff2 absurd itu syukurlah :’) aku 96 lines XD kamu kamu? :’3 dalam kenal ya btw :’3 thankseu komennyaaaa

      Like

  5. reisya soo says:

    rishh klo boleh tw,knp bisa mimpi kaya gtu,,maksudnya,,biasnya org to klo mimpiin sesuatu karna banyak pikiran/ m,asalah,,atw ada sesuatu yg keinget trus,,seperti menonton film sedih atw apapun itu,,,wlopun g semua gtu,,krn mimpi datang tak d undang pulang tak d jemput/jelangkung x/ hehe,,katanya mimpi reflesi dr alam bawah sadar kita,,!!
    sedih,,klo baek disini dah jd hantu….!! apalagi hantu dng perasaan cinta yg tak sampai.!!!!!! jng jng baek jd hantu penasaran lg,,, hihihiii

    Liked by 2 people

    1. IRISH says:

      Aku gatau kayanya efek nonton horor ya😂😂😂😂 seabsurd dan selebay itu mimpikuuu~ /digampar/ tp kek nyata banget mimpinya /dimimpi bukan si baek sih ._./ wkwkwkwkwkk kasian mereka di mimpiku aja belum end loh/? XD

      Like

  6. myze says:

    2 yg ngrusak wjh nada,baekhyun kn?tp ktnya baekhyun mengilang,mksdnya gmn?

    Liked by 2 people

    1. IRISH says:

      Huahahaha nanti nanti kujawab di bagian 2 dan 3

      Like

  7. Hebat deh mimpinya bisa dijadiin cerita, kan biasanya mimpinya sepenggal2 gt, aduh itu penasaran yang ngebikin nada kecelakaan siapa, trus itu baekhyun sebenarnya mati atau apa sih, penasaran ditunggu aja next chapnya ya ^^

    Liked by 2 people

    1. IRISH says:

      Sebenernya sepenggal sepenggal doang jadi kulengkapin sekalian /dikasih tambahan gitu/ XD wkwkwk thanks komennya tunggu ya next chapnyaa

      Liked by 1 person

  8. zhafi says:

    kecelakaan baek masih jadi misteri,,,,
    Yang ngerusak wajah nada juga mash mistery,,,,
    Pertengkaran mereka jga mash blum dijelaskan ,,,,,,anddddd tbc hahahahahahhahahhhha
    dan selamt untuk chan yang sdah mencampakkan nada,,,dasarrrr
    Oya irish ngomong kuliah dmana???
    aku tunggu next chap yaaa ,,,, arigato

    Liked by 1 person

    1. IRISH says:

      XD iyaaapp belum kujelaskan dia kecelakaannya gimana kaan hahahah aku udah lulus kuliah btw ._. thanks komennya

      Like

  9. zhafi says:

    udah lulus kuliah?? Kirain baru masuk tahun kemaren2 nya ,,,

    Liked by 1 person

    1. IRISH says:

      XD enggak udah lulus aku wkwkwk XD

      Like

  10. zhafi says:

    cepet banget rish eonni haaahhaa aku tahun depan ,,,
    Emang irish kuliah dmana??

    Liked by 1 person

    1. IRISH says:

      XD iya aku dulu akselerasi soalnyaa wkwkwkwk tebak hayoooo/?

      Like

      1. zhafi says:

        Hmmmmmmm g diff g di sni suka banget main tebak2 kan haaaaa

        Hmmmmmmm Dmana yaaa ,,, ksh klu2 univnya masih di surabaya kah”’???????? Atau di luar surabaya ????????

        Liked by 1 person

      2. IRISH says:

        Huahahaha aku hobi main tebak2an XD disurabaya kok wkwkwk kalo kuliah pake seragam putih2 XD

        Like

  11. bebebaek_ says:

    Woahhh daebak….
    Sejahat itu kah chanyeol mencampakkan nada hanya karena wajahnya?
    Misteri bgt neh, pertengkaran nada sama baekhyun kaya gimana dan baekhyun kenapa ? Kecelakaan kh ? Atau udah meninggal juga. Kalau meninggal jd ntaran baekhyun hantu dong. Apa baekhyun masih gak bisa ninggalin cintanya *syahhh~
    Iya. Itu yg bikin wajah nada rusak jg siapa ? Ya ampun jd penasaran. Di tunggu next chapnya thor.

    Liked by 1 person

    1. IRISH says:

      Hahahahaha iyaaa chanyeol juga kayaknya sukanya krn cantik doang/? :v yuhuuyy nanti akan kujelaskan yaa thanks komennyaa

      Liked by 1 person

  12. Deborah sally says:

    Baekhyun udah meninggal?

    Liked by 1 person

    1. IRISH says:

      Udaahh XD wkwkwkwk

      Like

  13. kirito says:

    Ahhh eonie mah malah tbc wkwkkw sejak kapan oppa chanyeol jahat begitu?? Huwaaa T.T ahh baekhyun masa jadi hantu.. emang hantu ada ygpake eyeliner?? Heheheh gpp hantunya lucu.. tapi sedihhh kalau baekyun mati hahhhhh.. next eonie.. FIGHTING!! Selalu suka ff eonie heheheh

    Liked by 1 person

    1. IRISH says:

      XD huahahaahha aku kan suka naruh tbc disaat2 gak tepat wkwkwwk eh ngakaaakk bayangin hantu eyeliner XD thanks komennya yaa{}

      Like

  14. zhafi says:

    universitas pelita harapan / universitas nahdhatul ulama surabay/ universitas wijaya putera // ????????
    Haahhhaa nebak aja ,,, ga tau dejan rish

    Liked by 1 person

    1. IRISH says:

      Itu udah ada yg bener XD wkwkwk gak kukasih clue lagi ya/? Pokoknya udh ada yg bener XD

      Like

      1. zhafi says:

        di univ nahdhatul ulama kannnnnn???????? Hehe XD

        Liked by 1 person

      2. IRISH says:

        Eh udah XD jan dibahas disini XD itu aib wkwkw

        Like

  15. heyitsbii says:

    Loohhh… jadi nanti bekyun jadi hantu? Kasian doonggg… hantu yg cintanya bertepuk sebelah tangan. Aku juga pernah kaaakkkkk mimpi yg serasa nyata banget. Jadi aku mimpi kalo aku deket abis itu saling suka sama jimin bts. Sampe2 rasa pegangan tangannya itu beneran real. Jgn2 emang jodoh kali yaa :v

    Liked by 1 person

    1. IRISH says:

      Huahaha ini bisa jd judul ftv terbaru XD wkwkwkwk tuh kaaann mimpi ada loh yg bisa kerasa nyata ;____; hiiiikkssseuuu pengen dong mimpi dipegang tangan sama baek hikss hiks

      Like

      1. heyitsbii says:

        Wkwk Cinta Dua Alam mungkin ? XD

        Liked by 1 person

      2. IRISH says:

        XD alam astral dan alam gak astral? XD

        Like

      3. heyitsbii says:

        Alam gak astral XD bahasanya XD

        Liked by 1 person

      4. IRISH says:

        Abisnya aku gatau lawan katanya XD

        Like

      5. heyitsbii says:

        Waksss XD langsung buka kamus bahasa indonesia XD alam nyata ? Bisa juga kan ituu XD

        Liked by 1 person

      6. IRISH says:

        OIYA! XD WKWK ALAM NYATA XD tapi ga enak -_- alam nyata dan astral

        Like

      7. heyitsbii says:

        Waakakakakakak XD XD XD langsung kek gitu kak iyish nyaaa XD XD XD ehh iyaa, gaenak kak. Yaudah, ntar kita buat alam astral dan alam gak astral XD XD

        Liked by 1 person

      8. IRISH says:

        Iyish saoloh XD NAH ! YES FIKS UDAH ADA ALAM ASTRAL DAN GAK ASTRAL

        Like

      9. heyitsbii says:

        Imut tau kaaakkk, jadi kek anak kecil blm punya gigi…. aku masih ngakak aja baca alam gak astral XD XD

        Liked by 1 person

      10. IRISH says:

        Gapunya gigi XD wkwkwkwkwwk ngakak aku duh

        Like

  16. min yoonmi says:

    ini baek bener2 mati apa ngilang? ih chanyeol maunya yg cantek2 doang :v apa jangan2 chanyeol yg mau celakain nada? atau baek biar nada gajadi nikah sama chanyeol??

    Liked by 1 person

    1. IRISH says:

      Baek baek baek kusimpen dikamar :’v jadi pajangan wkwkwkwkwkwk siapa yaaaa😂😂😂

      Like

  17. baekludeer says:

    yampun kaka wwoooaaaa aku speechless ini keren. kaka bisa mimpi kya gitu. bagi resepnya dong ka biar bisa mimpi kya gtu. ih si baek kasian dih disini cintanya bertepuk sebelah tangan. tapi tenang baek, kalo nyatanya gak bakal bertepuk sebelah tangan kok ^^ apa ini -_-
    tapi si nada nya maen ke rmh baek naik pohon segala yampun -.-

    Liked by 1 person

    1. IRISH says:

      NADAAAAAAA AKHIRNYA YG PUNYA OC MUNCUL :V WKWKWKWKWKWK DUH MARI KITA VAHAS BERSAMA2 DI LINE WKWKWK

      Like

  18. yeolwu26 says:

    jadi baek hantu di cerita ini

    Liked by 1 person

    1. IRISH says:

      Ah bukaann XD

      Like

  19. Wulan says:

    Ooohhhh baekhyun hantu..apa gmn..hrs baca next y negh

    Liked by 1 person

    1. IRISH says:

      Tebak dia apa XD wkwkwk thanks yaa~

      Like

  20. ziuziu says:

    Pagi2 ngubeks library mu dan nemu ini. sambil nunggu yaudah deh baca ini dulu.
    ini bukan horror kan? baekhyun ilang kali, ga mati. jangan2 baek yg nyelakain nada buat batalin pernikahan nya sama chanyeol. ah gatau deh aku, khayalanmu jarang ke tebak sama otak aku hahha

    Liked by 1 person

    1. IRISH says:

      XD eciyeh ada yang nyasar lagi di ff ku XD wkwkwkwkwkwk gak kok gak horor serius XD

      Like

  21. sicachu says:

    ini nanti endingnya sama siapa yaa ‘-‘ chanyeol jahat banget sumpah pen gue tabok *tabok aja kkk nice thor sukakkkkk hihi xoxo

    Liked by 1 person

    1. IRISH says:

      XD endingnya emang greget kalo sama siapa aja itu ya kak wkwkwkwk XD thanks yaaa

      Like

  22. Byunra says:

    hay hay hay.. reader baru disini 😆 kagum dah ceritanya kereeeen sangat 👍👍👍

    Like

    1. IRISH says:

      XD halooo thanks udah nyasar di cerita astral inii

      Like

  23. hyuncan says:

    Halo halo kak irish…..Hyun nongol lagi di ff yang satu ini…..Hyun suka banget sama semua ff kak irish…pokoknya daebak😁😁😁

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s