[SONGFICT EVENT] Inexpiable

image

Noviara Park

EXO’s Byun Baekhyun and OC’s Avega Ahn

Genre Romance, slight!Surrealism, Kingdom!AU | Length Ficlet (900+ words) | Rating Teen

I just own the plot

I’ve fallen and there’s no exit

(EXO – EXODUS)

***

Baekhyun menapaki tangga batu yang mengarahkannya ke ruang singgasana dengan setengah gusar. Kemarin ia masih bermain games di café internet bersama teman-temannya. Namun sekarang ia ada di istana aneh ini. Dan dengan baju ala Pangeran Negeri Dongeng!

Sampailah ia di depan pintu besar. Tangannya membuka pintu—dengan tenaga yang lebih besar dari yang dibutuhkan yang sebenarnya tidak memberi efek tambahan apapun. Wanita—ah, bukan, dia seperti gadis remaja akhiran pada umumnya—tersentak dan berdiri.

“Halo, Baekhyun!” sapa gadis itu riang. Kakinya berderap menyeberangi ruangan yang luas ini, mendekati Baekhyun.

“Siapa kau?”

Oh, percayalah, Baekhyun bukan tipe lelaki yang suka mengasari wanita. Tapi gadis ini pengecualian karena dia sudah menculik Baekhyun ke tempat ini.

Gadis itu memperkenalkan diri sembari sedikit membungkuk. “Aku Avega Ahn, Ratu di sini. Tapi kau bisa memanggilku Vega.”

“Bagus kalau kau Ratu di sini.” Baekhyun maju selangkah. “Bisakah kau mengeluarkanku dari sini? Aku harus pulang karena keluargaku akan cemas dan mencariku,” ia menghela napas sebelum melanjutkan, “dan mungkin mereka akan memberi gelar ‘anak hilang’ padaku.”

Vega hanya tersenyum. Jari-jari mungilnya terangkat dan menarik pipi Baekhyun—membuat lelaki itu mengerang. “Maaf, aku tidak bisa, Imut.” Kemudian ia melangkah pergi.

“Dia memanggilku apa tadi? Imut?”

Baekhyun bergidik ngeri karena ia baru pernah mendapat panggilan menggelikan seperti itu seumur hidupnya.

***

Avega Ahn menyembulkan kepalanya dari celah pintu. Dari tempatnya, ia bisa melihat Baekhyun yang melempari kerikil ke kolam ikan dari bahu jembatan. Ia sudah tahu usaha lelaki itu memanjat pagar dalam rangka kabur dari istana. Namun usahanya gagal karena ada kawat berduri yang dialiri listrik di atas pagar.

Apa alasannya menculik Baekhyun?

Karena ia menyukai Baekhyun sejak pertama kali melihatnya. Ya, sesederhana itu.

Sekarang langkah selanjutnya; buat Byun Baekhyun jatuh cinta padamu.

***

Dua minggu sudah terhitung sejak Baekhyun menginjak istana ini. Ia mulai terbiasa dengan segala sesuatu di sini. Pelayan di sini sangat sedikit, dan Baekhyun jarang sekali menemukan mereka sedang bekerja.

Tak lupa eksistensi Vega di istana ini. Ia tidak pernah absen untuk muncul di hadapan Baekhyun. Cengiran khasnya yang lama kelamaan selalu berhasil menular padanya, tingkahnya yang selalu ceria kendati Baekhyun terkadang bersikap ketus, kecantikan yang baru ia sadari akhir-akhir ini, dan niat dalam hati Ratu itu.

Ya, Ratu Vega adalah ratu yang kejam. Ada duri yang tersembunyi dalam setiap mikro kecantikannya. Duri itu tidak lain adalah rasa cinta. Duri itu telah melukai Baekhyun, meninggalkan bekas luka di permukaan yang telah tergores. Sulit untuk dihilangkan karena luka itu terlalu dalam.

Yang paling parah adalah—

“Baekhyun, aku menyukaimu,” ujar Vega dengan pipi memerah.

—hati Baekhyun-lah yang tergores oleh duri Vega.

***

Keadaan sekarang berbalik.

Baekhyun bertanya-tanya dalam hati. Dulu Vega selalu mengalah jika Baekhyun ngambek tidak mau bicara dengannya lantaran ingin keluar dari istana, namun ia sekarang mendapati dirinya rela menuruti apa pun yang diinginkan gadis itu.

“Aku baru pernah melihat langit malam bersama orang lain.”

Baekhyun menoleh dan tersenyum. “Benarkah?” ia kembali menatap langit dan menunjuk salah satu bintang. “Kau tahu itu bintang apa?”

“Tidak.” Aduh, wajah polosnya benar-benar membuat Baekhyun ingin mencubitnya.

“Sesuai namamu, itu bintang Vega dari rasi bintang Lyra.”

Senyum Vega tekembang. “Benarkah? Ternyata namaku berasal dari bintang.”

Lelaki yang berdiri di sampingnya hanya tertawa pelan.

“Baekhyun….”

“Ap-”

Belum sempat ia bertanya, sebuah ciuman singkat mendarat di pipi Baekhyun. Si gadis menunduk malu dan langsung pergi meninggalkan Baekhyun.

Tanpa sadar jemari Baekhyun terangkat meraba pipinya. Seulas senyum terbit di bibirnya. Aneh sekali, ia menyukai ciuman singkat ini.

Oh, dear, Baekhyun sudah tidak waras lagi.

***

Ini gila.

Bagaimana mungkin Baekhyun baru ingat sekarang kalau ia sudah punya pacar?

Ini semua karena Avega Ahn!

Cintanya pada Baekhyun terlalu banyak, dan gadis itu memaksanya untuk meneguknya. Ia sudah meneguk cinta Vega terlalu banyak sampai-sampai ia mabuk akan cintanya. Ia menyadari akan kehilangan segalanya jika Vega terhapus dari kehidupannya.

Namun bagaimana dengan pacarnya? Ini gila, Baekhyun tidak mungkin semudah itu berpaling pada gadis lain.

Baekhyun sudah terperangkap dalam labirin cinta Vega.

“Byun Baekhyun, apa yang sedang kau lakukan?”

“Eum…,” lelaki itu tergeragap dan memasang senyum salah tingkah. Usahanya untuk membuka pintu pagar depan istana yang hari ini tidak terkunci gagal karena ia sudah tertangkap basah oleh Vega.

Ini pasti mimpi! Siapapun, tolong bangunkan Baekhyun dari mimpi buruk ini!

***

Semakin besar intensitas bertemu Baekhyun dengan Vega, semakin sulit bagi Baekhyun untuk melepaskan diri dari ‘Ratu Kejam’ itu.

Di mata Baekhyun, Vega satu-satunya gadis yang bersinar terang laksana permata. Membuatnya kehilangan kekuatannya hanya dengan sebuah pelukan hangat dari Vega. Menyesakkan dadanya tiap kali Baekhyun mengambil napas. Suara ceria gadis itu seolah selalu bergema dalam rungunya.

“Vega, aku ingin keluar dari sini.”

Mata Vega menyipit begitu mendengar permintaan lelaki yang ia sukai—ralat, yang ia cintai. “Apa alasanmu?”

Baekhyun meneguk saliva-nya sebelum akhirnya menjawab dengan hati-hati, “Aku punya pacar dan aku tidak ingin membuatnya khawatir. Aku juga merindukan keluargaku, mereka pasti sudah melaporkan polisi—oh, pasti dimana-mana ada kertasa berisi fotoku dan keterangan ‘orang hilang’.”

“Impresif. Jadi kau punya pacar?” Nada suaranya menyiratkan sebuah sarkasme.

“Ya.”

Kedua tangan Vega yang tadinya bertautan kini melingkari leher Baekhyun. Tengkuknya meremang kala embusan napas gadis itu menyapu lapisan epidermisnya. Tinggi Vega tidak berbeda jauh dengan Baekhyun, jadi ia bisa menyandarkan dagunya ke bahu kiri Baekhyun dari belakang.

“Aku sudah sejauh ini membuatmu jatuh cinta padaku. Dan aku tidak mungkin membiarkanmu pergi begitu saja.”

Byun Baekhyun tidak berani memutar lehernya demi melihat gadis itu. Pun tidak berani untuk menghirup oksigen barang sedikit pun. Ia sudah jatuh dalam diri Avega Ahn dan tidak ada jalan keluar lagi baginya.

Fin.

.

.

.

Aku nulis ini waktu dilanda wb, jadi maapkan saya jika ini aneh XD

Mind to review then?

Advertisements

One Comment Add yours

  1. Aihara says:

    wih, vega benar-benar ingin memiliki baekhyun seorang dan ngga ngebiarin dia pergi gitu aja
    meskipun baekhyun udah punya pacar
    dan baekhyun pun udah terjerat
    nice fic, author :))

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s