[SONGFICT EVENT] Magically

image

by Authumnder

featuring [EXO] Baekhyun

genre slight!Angst, AU | length 382w, ficlet | rating teen.

“You came to me at the end of a hard day,
The desperate prayers of a small boy have reached you.”

—EXO, Beautiful.

***

Bebatuan di pinggir jalan tak pernah terasa selembut ini, menyambut tubuhnya yang gemetar kalah, perlahan membuai dengan senandung ringan yang nikmat didengar. Kakinya yang hanya berkaus kaki tergeletak lemah di pinggir trotoar, menjorok ke jalan raya yang sepi pengunjung sementara tangannya berdenyut akibat hantaman tak henti yang disantapnya sedari pagi.

Baekhyun mengerang tanpa suara, tenggorokannya kelewat kering setelah aktivitas menggemborkan ‘ampun! Maafkan aku!’ sementara balok kayu secara kontinu menghajar tulangnya.

Ia tak lagi punya tempat; pangan pengisi perut saja tak sanggup ia miliki. Baekhyun meringis sementara mata lebamnya menangis. Aduh, Ya Tuhan, tak kusangka hidup sesusah ini.

Di penghujung kesadarannya yang nyaris luntur seiring detik melaju, Baekhyun teringat dongeng ibunya di masa lalu; satu dongeng yang tak mampu hilang dari memorinya karena kemagisannya yang terasa sangat nyata.

“Saat kau merasa sangat lelah, Byun Baekhyun, menangislah keras-keras. Dunia mungkin tuli dan mengabai, tapi Ia tidak.”

Mungkinkah ini saat yang tepat untuk memanggilnya? Untuk menengadahkan tangannya ke langit yang kelabu, sembari bibir menangis keras-keras?

Hatinya mengamini. Ya, ini saat yang tepat. Lagi pula, Baekhyun mempertimbangkan sekali lagi, buat apa dirinya di sini, menahan pedih yang meruntih bersama ayahnya yang berkawan dengan tongkat golf, yang digunakan untuk menggempurnya?

Maka Baekhyun menghapus penahan airmatanya, kali ini justru mengedip membiarkan likuid penuh kepedihan mengucur menyesari pipinya yang ngilu dengan darah kering di permukaannya.

Dongeng magis ibunya benar. Belum lengkap lima menit Baekhyun menyanyikan rintihan hatinya, ia datang. Bergaun putih dengan ekor sangat panjang, mengulurkan tangannya yang pucat dan ringkih.

Segala tanya berkelebat di kepala Baekhyun, mengenai siapa si perempuan yang tiba-tiba muncul dan tersenyum ke arahnya dan kira-kira apa tujuannya. Namun, tak satu kalimat pun berhasil keluar dari bibirnya. Alih-alih, tanpa bertanya lagi, Baekhyun menyambut juluran tangan si perempuan magis.

.

.

“Hei, ada mayat di sana!”

“Hei, itu ‘kan Byun Baekhyun! Bocah malang yang ayahnya tukang judi itu!”

“Kasihan sekali!”

Yah, orang-orang itu tidak akan pernah tahu cerita sesungguhnya.

end.

finished: 18:53 | October 27, 2015.

(a/n): maaf asal comot lirik aja :’D juga maaf buat ngartiin comotan lirik dari lagu EXO ini sesuka udel sendiri huhu, aku harap ini masih nyambung sama liriknya ._. Terima kasih banyak! ^^

Advertisements

One Comment Add yours

  1. neccha says:

    aku baca ini dipertengahan rasa ngantukku yg tiba” dtng..
    v astaga, aku jadi senyum sendiri karna bahasanya, rasa ngantukku jd terabaikan.. jjang.. 🙂
    keep writing..

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s