[Multichapter] Hyun Brothers — BTD The Series

HYUN BROTHERS

– BTD The Series –

Starring by.
Baekhyun EXO, Taehyung BTS, Daehyun BAP

[Brothership, Tragedy, Mystery, Detective, School-life, Supranatural, AU]

PG-17 | Multichapter

Poster by LightlogyIndo Fanfictions Arts

Storyline by zulfhania

Terinspirasi dari Drama Korea (lupa judulnya)

Also posted in here

.

.

‘Ini bukan bunuh diri, tapi ini pembunuhan yang direncanakan.’ — BTD

=========== PROFIL BTD ===========

Baekhyun (18)

tumblr_msgd9rog4k1sgeoq0o1_500

Si sulung Hyun yang berjiwa pemimpin tinggi. Duduk di bangku kelas tiga saat ini. Termasuk salah satu siswa terpintar di kelas tiga. Memiliki sifat penyayang dan perhatian pada adik-adiknya. Hobi menyidik segala kasus yang terjadi di sekolahnya bersama dua adiknya. Supel. Ramah. Idola sekolah. Memiliki kemampuan daya ingat kinestika (gerakan). Pintar menganalisa sesuatu dan seringkali analisanya terbukti benar.

Daehyun (17)

daehyun

Si tengah Hyun yang berhati dingin. Duduk di bangku kelas dua saat ini. Termasuk salah satu siswa terpintar di kelas dua. Memiliki sifat yang acuh tak acuh pada kakak dan adiknya, maupun teman-temannya. Tidak banyak bicara. Senang menyendiri di kelas. Kutu buku. Nerd. Hampir seluruh orang segan sekaligus takjub padanya. Memiliki kemampuan daya ingat visual (penglihatan). Mampu mengingat dengan benar apa yang dibaca.

Taehyung (16)

tumblr_ms9n1pdYAK1sn9y1no2_500

Si bungsu Hyun yang berjiwa ceria. Duduk di bangku kelas satu saat ini. Termasuk salah satu siswa terpintar di kelas satu. Supel. Jahil. Cerewet. Gokil. Agak bandel. Tapi kalau sudah menyangkut kasus, dia akan berubah serius. Seorang moodbreaker. Idola sekolah. Memiliki kemampuan daya ingat auditori (pendengaran). Mampu mengingat dengan benar apa yang didengar.

=========== PROLOG ===========

Mobil polisi dan ambulans melesat bagai kilat di jalanan ibukota, berburu dengan waktu dan maut. Suara sirene kedua mobil tersebut saling bersahutan memecah heningnya malam. Lagi-lagi mereka harus mendatangi tujuan yang sama seperti malam kemarin. Salah satu sekolah swasta favorit di Seoul. SMA Sekang.

Sementara itu, di depan gedung tingkat lima SMA Sekang, beberapa siswa-siswi berseragam sekolah berdiri mengelilingi daerah steril dengan wajah ngeri bercampur takut. Para guru melarang beberapa siswa-siswi yang mendesak ingin maju ke depan, sementara beberapa guru lainnya menenangkan siswa-siswinya yang tampak ketakutan serta menyuruh mereka untuk kembali ke kelas. Rasanya belum cukup mereka ditakutkan dengan kejadian kemarin, lalu bertemu dengan soal-soal mengerikan pada ujian kenaikan kelas pada hari pertama pagi tadi, malam ini mereka kembali ditakutkan oleh kematian salah satu siswi SMA Sekang.

Di tengah lingkaran daerah steril, seorang siswi berseragam sekolah terbaring kaku dengan tubuh bersimbah darah di atas aspal. Matanya terpejam. Telapak tangan kirinya dibebat oleh perban. Ada tiga siswa juga yang berada di tengah lingkaran. Siswa pertama berjongkok di sebelah tubuh korban sambil memeriksa denyut nadi leher si korban, siswa kedua memeriksa bagian tubuh korban yang terluka, dan siswa ketiga berdiri di sebelah tubuh korban sambil menengadahkan kepala mengamati jendela kelas satu yang terbuka di lantai tiga. Tidak ada guru yang melarang mereka untuk memasuki daerah steril. Para guru hanya berharap kalau ketiga siswa tersebut dapat membantu mereka dalam menangani kasus ini selagi polisi dan ambulans masih dalam perjalanan menuju TKP. Mereka menaruh banyak harapan pada ketiga siswa tersebut.

Ini bukan yang pertama kalinya terjadi di SMA Sekang. Sehari sebelumnya, tepat kemarin malam, terjadi peristiwa yang sama dengan seorang siswa yang menjadi korbannya. Diduga siswa tersebut melakukan aksi bunuh diri dengan meloncat dari jendela kelasnya di lantai tiga, sama persis dengan dugaan mengenai siswi yang menjadi korban malam ini. Keduanya sama-sama siswa-siswi kelas satu yang merupakan siswa-siswi yang mendapatkan peringkat paling rendah di kelas.

Seorang siswa bersurai cokelat pekat yang berdiri di sebelah tubuh korban sambil mengamati jendela kelas satu yang terbuka di lantai tiga tiba-tiba saja mengernyit. Ia menoleh pada tubuh kaku korban yang saat ini sedang diselidiki oleh kedua siswa lainnya, melirik sekilas ke arah telapak tangan kiri korban yang dibebat oleh perban, lalu kembali mengamati jendela kelas di lantai atas dengan kening berkerut. Sesaat ia menyadari adanya suatu keanehan.

Mobil polisi dan ambulans datang tiga menit kemudian. Ketiga siswa di dalam daerah steril melangkah mundur, membiarkan para polisi yang menangani korban sebelum akhirnya korban dibawa oleh ambulans menuju rumah sakit untuk diberikan pertolongan, meskipun sepertinya sudah tidak ada harapan lagi untuk siswi malang itu. Ketiga siswa itu hanya memandangi kepergian mobil ambulans yang membawa siswi malang itu dengan pandangan tanpa ekspresi.

“Ada yang aneh,” ucap siswa bersurai cokelat pekat hingga kedua siswa lainnya menoleh padanya dengan kening berkerut. “Ada yang aneh dari kematian Irene.”

“Kematian Irene sama persis dengan kematian Jungkook kemarin. Jatuh dari jendela kelas satu di lantai tiga, waktu kematian yang sama pada pukul tujuh malam, dan bebatan perban yang sama di telapak tangan kiri. Kematian Irene ini pasti ada kaitannya dengan kematian Jungkook kemarin malam,” tambahnya.

Siswa berkacamata mengangguk setuju. Kerutan di dahinya menghilang. “Aku juga berpikir begitu,” ucapnya kalem.

Berbeda dengan siswa berdagu lancip yang malah semakin mengernyit heran. “Maksud hyung, Irene dan Jungkook sama-sama bunuh diri karena alasan yang sama?”

Siswa bersurai cokelat pekat menggeleng pelan. Ia kembali memperhatikan jendela kelas satu yang terbuka di lantai tiga dengan tatapan yakin.

“Ini bukan bunuh diri, Taehyung,” ucapnya. “Tapi ini pembunuhan yang direncanakan hingga terlihat seolah-olah mereka bunuh diri.”

COMING SOON!

Author’s note:

Hellooo ^^
Aku author baru disiniiii~ *lambaikantangankereader* Dan tentu aja ini adalah ff debut pertamaku disini, hm, adakah yang berminat untuk baca? ^^

Jangan lupa RCL yooo~

Advertisements

8 Comments Add yours

  1. Ak tertarik dengan ceritanya, kak 🙌

    Like

    1. zulfhania says:

      Hihi okeeey, makasih yaa ^^ secepetnya akan segera ku update 🙂

      Like

  2. Farah says:

    Eh bagus… penasaran jadinya…

    Like

    1. zulfhania says:

      hehe makasih yaa 🙂

      Like

  3. kaylafarras says:

    Aku paling seneng sama cerita tentang pembunuhan ijinin aku baca chap1yaa

    Like

    1. zulfhania says:

      Monggooo, silahkaan 🙂 Selamat membaca yaa ^^ Jangan lupa tinggalkan jejak ^^

      Like

  4. Violin says:

    Aku tertarik

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s