THREE DAYS – SLICE #3

Three Days

Author : IRISH

Tittle : Three Days

Main Cast : EXO’s Byun Baekhyun, OC’s Lee Sunhee

Genre : Romance, Fantasy

Supported : EXO Members, Xi Luhan, Lee Jieun, A-Pink’s Jung Eunji

Rate :  PG 17+

Disclaimer : This story is entirely fantasy and created by Irish. Any resemblance to real persons or organization appearing in this story is purely coincidental. EXO Members belong to their real-life, and OC’s belong to their appearance.

“Hanya karena dia sudah berbuat jahat padaku bukan berarti aku tak boleh mencintainya bukan?”—Lee Sunhee

Previous Chapter

Prologue || Chapter 1 || Chapter 2

 ██║ ♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ ║██

“Kenapa kau masih disini?”, aku terlonjak kaget saat mendengar suara Chanyeol, entah sejak kapan Ia sudah berdiri disebelahku.

“Ah, tidak, aku hanya suka melihat gambar ini.”, ucapku

“Cepat, Appa sudah menunggumu dibawah.”

“Oh..”, aku sekilas melemparkan pandanganku ke arah Baekhyun, Ia menatap kami berdua dengan tatapan yang sama, dan wajahnya juga datar.

Aku yakin ada yang salah dengan namja itu. Tidak, dengan namja bernama Park Chanyeol ini juga. Ada yang aneh dengannya. Tapi aku tidak tau apa.

KREEEETT

Aku menyernyit mendengar suara berderit keras dari pintu kayu besar yang ada diujung tangga. Dan terlihat cahaya berwarna oranye gelap keluar dari pintu itu.

“Kajja.”, ucap Chanyeol, Ia membuka pintu itu lebih lebar dan memberiku celah untuk masuk.

Ruangan ini lebih pendek, tapi terlihat sangat bersih dan rapi. Aku hampir berpikir bahwa tempat ini mungkin gudang atau ruang bawah tanah. Tapi Ia terlihat seperti ruangan lainnya. Dengan lantai ubin, tembok penuh ukiran kuno, dan atap yang menjadi sanggahan bagi beberapa lampu-lampu kristal kecil yang memancarkan warna oranye gelap itu.

“Ah, Lee Sunhee. Kau sudah disini.”, aku menoleh saat mendengar suara seorang namja yang masuk dalam pendengaranku dengan sangat lembut.

Tidak seperti suara Chanyeol yang terkesan berat dan sopran, atau suara lembut yang terkesan lelah milik namja bernama Baekhyun itu. Suara ini lebih lembut. Aku tak pernah sadar Dokter Xi punya suara seperti ini sebelumnya.

“Ssaem..”, ucapku

“Oh, jangan menangis sekarang Sunhee. Aku sudah menduga kau akan seperti ini kalau dibiarkan sendirian di Seoul.”

Dokter Xi melemparkan pandangannya ke arah Chanyeol.

“Oh ayolah Appa, aku tidak mau melewatkan satupun sesi konsultasimu.”

“Keluar Chanyeol.”

Chanyeol tertawa pelan. Dan melemparkan pandangannya ke arahku.

“Kau tidak keberatan dengan keberadaanku disini kan?”, tanyanya

Aku mengangguk, dan kembali menatap Dokter Xi.

“Ssaem.. Apa kau.. Benar-benar seorang Ayah?”, tanpa sadar mulut bodoh ini berucap dengan lancang

“Chanyeol adalah anak angkatku. Seperti saudaranya yang lain.”

“Lalu.. anakmu?”, tanyaku, aku tidak tau mengapa, tapi mulut ini sungguh tak bisa membendung rasa penasaran.

“Apa aku terlihat seperti sudah menikah?”, pertanyaan dokter Xi membuatku yang sudah membuka mulut ingin melontarkan pertanyaan lain segera menelan semua pertanyaan itu.

Ia belum menikah. Dan punya anak angkat. Itu menjawab pertanyaanku tentang ketidak masuk akalannya untuk menjadi seorang Appa.

“Sebenarnya Ia lebih pantas untuk jadi Hyung bukan?”, ucap Chanyeol membuatku menyahutinya dengan anggukan pelan.

Dokter Xi itu tersenyum dan menatapku lalu Chanyeol bergantian.

“Mau bagaimana lagi, aku punya banyak tanggung jawab disini. Duduklah Sunhee, aku sama sekali belum memeriksa keadaanmu sejak kau keluar dari rumah sakit.”, ucap dokter Xi sambil menarik sebuah kursi ke dekatku.

Sementara tanpa berdosa namja yang duduk santai di sebuah meja—Chanyeol—tersenyum padaku, aku bahkan tidak tau apa yang harus kukhawatirkan disini. Tapi berada diruangan tanpa banyak orang lebih membuatku merasa nyaman.

“Gomapseumnida..”

“Ya, tentu saja Sunhee. Jadi, bagaimana beberapa bulan ini?”, ucapnya saat aku duduk

“Sejujurnya.. Aku tidak tau kenapa, aku takut untuk keluar apertemen.”

“Karena apa?”

Bayangan wajah meledek murid-murid Kyungri, juga tatapan tak enak dari orang-orang diapertemen membuatku seketika mual.

“Orang-orang sepertinya membenciku.”

“Dan itu membuatmu takut untuk melihat orang-orang?”

“Ya.. Maksudku.. Aku.. takut saat orang-orang menatapku.”

“Kau tau bagaimana kami menyebutmu secara medis? Agoraphobia.”

“Ya.. Chanyeol mengatakannya padaku tadi.”

Dokter Xi melemparkan pandangannya sekilas pada Chanyeol, lalu menatapku lagi.

“Agoraphobia adalah perasaan takut saat berada dikeramaian, perasaan takut saat diawasi. Seperti itulah yang kau alami sekarang.”

“Ssaem.. Apa keadaanku sangat buruk?”, tanyaku

Dokter Xi tersenyum.

“Untuk ke depannya? Ya. Kau bisa saja tak berani menemui siapapun. Jadi, kau harus membiasakan dirimu. Berada dilingkungan baru yang tidak tau latar belakangmu akan membantumu untuk mendapatkan kepercayaan diri lagi.”

“Bagus. Lee Sunhee, kau akan tinggal disini.”

“Nde?”, aku menoleh ke arah Chanyeol, lalu menatap dokter Xi lagi

“Kalau kau tidak keberatan. Rumah ini cukup luas untuk ditempati beberapa orang. Terutama karena anak-anak ku seusiaan, kau akan dapat teman baru, dan itu bisa membantumu mendapatkan kepercayaan diri.”

“Maksud dokter..”

“Kembali ke Seoul hanya akan memperburuk keadaanmu, bukankah sebaiknya kau disini saja?”

“Keundae, aku bahkan tidak punya—”

“Jangan pikirkan soal biaya. Cukup jadi murid pintar disekolah saja akan membuat Appa senang. Lagipula sayang sekali kalau uang Appa tidak dihabiskan.”

Mendengar ucapan dua orang ini aku perlahan merasa aneh. Lagi-lagi aku merasa aneh. Kenapa mereka begitu baik padaku?

“Kenapa aku sangat baik padamu?”, aku tersadar, kurasa aku tanpa sengaja mengutarakan ucapanku.

“Ah.. Mian..”

“Lalu apa yang harus kami lakukan pada seseorang yang tak bisa mengingat hidupnya sendiri? Membiarkannya terpuruk dan hidup sendirian? Bukankah itu sangat kejam?”, tanya dokter Xi

Chanyeol tersenyum, dan mengangguk padaku. Jadi, mereka baik padaku karena aku adalah kasihan padaku. Setidaknya alasan ini cukup masuk akal.

“Chanyeol, antarkan Sunhee ke kamarnya.”

“Oh, Appa, satu-satunya kamar kosong ada disebelah kamar Baekhyun.”

“Baekhyun?”

“Ya. Atau Baekhyun harus pindah kamar supaya keluarga baru kita ini bisa lebih nyaman?”

Aku menatap Chanyeol penuh tanda tanya, tapi Ia hanya mengangkat bahunya dan tersenyum.

“Baekhyun sangat pendiam dan tertutup, kurasa berada dikamar disebelah Baekhyun tidak masalah, benarkan begitu, Sunhee-ah?”

“Nde?”, aku tersadar dan menatap dokter Xi, ingatanku berputar pada namja yang kutemui ditangga tadi.

Sudah kusadari ada yang aneh dengannya, dan bahkan dua orang ini mengatakan hal yang membuatku semakin curiga.

“Ya. Tentu tidak apa-apa.”

“Chanyeol, kau bisa mengantarnya kan? Dan juga, sebagai hukuman karena kau pasti ke kantor polisi hari ini, pagi ini kau harus menemani Sunhee ke sekolah.”

“Oh, dia akan sekolah ditempat yang sama dengan kami?”

Ucapan ‘kami’ dari mulut Chanyeol kini memberiku pertanyaan lain. Berapa banyak anak angkat yang namja ini punya. Tidak. Tunggu. Bayangan sekolah tidak membuatku merasa senang untuk sekarang.

“Apa sekolahmu menyeramkan?”

Chanyeol menatapku saat aku berucap.

“Appa, kurasa Ia belum siap sekolah.”

“Baiklah, kau boleh dirumah dulu beberapa hari ini, tapi kau harus segera membiasakan diri. Sekolah disini tidak seburuk di Seoul.”, ucap dokter Xi

“Itu karena disekolah kami hanya ada 54 murid.”

“54?”

“Ya. Hanya ada dua kelas. Tenang saja. Kau tidak akan mendapatkan perlakuan seperti di Seoul.”

Aku terdiam. Bayangan sekolah kembali membuatku bergidik ngeri.

“Kau bisa membiasakan diri nanti. Kurasa kau lelah, antarkan Sunhee ke kamarnya. Dan jangan kerjai dia.”

“Ayolah, aku adalah anak paling baik dikeluarga ini,”, ucap Chanyeol

Aku membungkuk sedikit pada dokter Xi itu, dan Ia membalasnya dengan senyuman. Kakiku kemudian melangkah kembali mengikuti Chanyeol. Dan nafasku hampir saja terputus saat bayangan gelap tampak di ujung tangga.

“Oh, Baekhyun, kabar baik, kau dapat teman disebelah kamarmu, dan juga Ia akan menemanimu dirumah selama beberapa hari.”, ucap Chanyeol

Apa namja itu Baekhyun? Aku hampir saja berpikir bahwa Ia hantu. Aku ingat siluet mengerikan yang disebut hantu itu. Aku sungguh ingat. Tapi kenapa aku tak bisa mengingat tentang kehidupanku?

Langkahku entah kenapa kembali terhenti saat melihat namja bernama Baekhyun itu. Ia kini menatapku, dan untuk beberapa saat, tatapan kami beradu.

Aku ingin tersenyum padanya, seperti yang Ia lakukan tadi padaku, tapi entah kenapa aku malah tetap terdiam ditempat dan ekspresi yang sama. Baekhyun akhirnya mengalihkan pandangannya, dan melangkah menuruni tangga.

“Dia memang sangat pendiam. Jangan merasa aneh jika melihatnya, dia memang aneh.”, ucap Chanyeol saat aku memandangnya lagi, kusadari Ia sedari tadi memperhatikan kami berdua.

“Memangnya apa yang salah dengannya?”

Chanyeol terdiam sebentar.

“Salah program? Kurasa.”

“Program?”, aku menyernyit

“Aku hanya bercanda. Ia memang seperti itu sejak dulu. Dan jangan kaget kalau kau bertemu yeoja-yeoja dirumah ini. Mereka dua kali lipat lebih aneh daripada Baekhyun.”

“Berapa saudara angkat yang kau punya?”, tanyaku, mulut ini sudah tidak tahan untuk menyimpan rasa penasaran lebih lama lagi.

“Lima.”

“Lima?”, aku terbelalak

“Ya. Aku, Baekhyun, Kyungsoo, Jongin, juga dua yeoja yang kukatakan aneh tadi, Jieun dan Eunji.”

“Jieun dan Eunji? Apa mereka kembar?”, tanyaku

Chanyeol tertawa sebentar.

“Tidak.”, sahutnya sejurus kemudian

Tidak kembar tapi nama mereka begitu mirip. Ini aneh. Oh, sungguh, sudah berapa banyak yang kuberi label aneh?

Chanyeol membawaku naik ke lantai atas, dan kami berbelok ke sebuah koridor lebar dengan dua pintu saling bersebelahan sebagai ujungnya. Di kiriku ada tiga buah pintu, begitu juga dikananku.

“Jangan terkejut begitu.  Ini kamar.”

“Semua ini?”

“Ya. Ada kamar juga dikoridor sebelah, tapi tak ada penghuninya. Aku yakin kau tidak mau berada dikamar kosong sendirian, dikoridor kosong, dan koridor yang penerangannya minim seperti itu.”, ucap Chanyeol

Aku mengangguk setuju. Berada dirumah ini saja sudah cukup menakutkan karena desain kuno rumah ini membuatnya terlihat seperti rumah-rumah mewah tahun 70-an. Dan memikirkan diriku ada ditempat cukup gelap, sendirian, bukanlah hal yang menyenangkan.

Chanyeol melangkahkan kakinya, dan saat kami melewati dua pintu berjajar dikiri dan kananku itu, aku terdiam saat melihat pintu lebar menuju balkon. Ada sepasang balkon di kiri dan kananku.

Secara keseluruhan tempat ini seperti bercermin. Desainnya sama. Dua pintu dari ujung dan sebuah balkon, sama di kiri dan kanannya. Lalu didepanku, ada dua buah pintu.

Aku tergerak untuk melangkah ke balkon, dan kutemukan sebuah balkon kecil. Ruangan ini nyatanya ada dibagian paling atas rumah. Berapa anak tangga yang kulangkahi tadi dan membuatku ada di bagian paling atas rumah ini?

“Sunhee? Ini kamarmu.”, ucap Chanyeol

Aku melangkah keluar dari balkon, dan menatap Chanyeol yang berdiri didepan sebuah pintu.

“Apa itu kamar Baekhyun?”, tanyaku melihat pintu disebelahku yang tampak sangat usang dengan bekas perbaikan dimana-mana.

“Ya. Oh, jangan pikirkan pintunya. Ia terkadang suka marah pada pintu.”, canda Chanyeol tapi tak terdengar seperti candaan bagiku.

Aku melangkah masuk ke dalam kamar, dan cahaya oranye gelap segera menyambutku.

“Dua kamar ini memang tidak seluas kamar yang lain, tapi kurasa pada dasarnya kamar ini sudah cukup luas, bukankah begitu?”

Aku mengangguk-angguk.

Kamar ini sangat luas. Sebuah tempat tidur besar dengan bed cover berwarna cream ada di sudut ruangan. Lalu diseberangnya, berjarak sekitar satu meter, sebuah meja belajar besar, dan berjarak lebih jauh lagi, ada sebuah lemari besar.

Di sudut lain ruangan ada sebuah piano berwarna putih, dan juga ada sebuah keranjang besar disudut lain. Dan sebuah pintu.

“Pintu apa itu?”

“Pintu menuju ke balkon. Kamar mandinya ada diluar koridor ini. Kau belok ke kanan saja, dan kau akan menemukan dua pintu berwarna biru pupus. Itu kamar mandi. Ah, soal perlengkapan mandi atau pakaian, kau bisa minta uang pada Appa, dan mengajak ku atau salah satu yeoja aneh itu untuk membelinya.”

“O-Oh.. Gomawo..”, ucapku kaku

“Sama-sama Sunhee. Dan jangan terlalu pendiam, rumah ini sudah cukup sepi.”, ucapnya sebelum melangkah ke arah pintu kamar.

“Satu lagi Sunhee,”

“Ya Chanyeol-ssi?”

“Kalau Baekhyun membuat keributan dikamarnya, abaikan saja, dia sedang sakit.”

۩۞۩▬▬▬▬▬▬ε(• -̮ •)з To Be Continued ε(• -̮ •)з ▬▬▬▬▬▬▬۩۞۩

Advertisements

53 Comments Add yours

  1. IRISH says:

    Reblogged this on IRISH SHOW.

    Like

  2. laychen says:

    Sskitt apa baekhyun ??? Anak angkat siapa sebenar nya luhan

    Liked by 1 person

    1. IRISH says:

      Huehehe XD tebak baekhyun sakit apaa wkwk

      Like

  3. vhaXi B says:

    wossshhh ternyata mereka semua anak angkat luhan╮(─▽─)╭
    ka irish ff mu ini bikin aku penasaran mulu…suka banget alur ceritanya yg gas kecepetan..

    Liked by 1 person

    1. IRISH says:

      XD ya ampun iya ya luhan masih muda anaknya banyak /eaea/ wkwk gapapa lah ngegas asal nanti di rem XD thankyou komennya

      Like

  4. neccha says:

    aduuuhh, akuuuu penasaran banget sama ceritanya..
    salam kenal aku line 97..
    awalnya aku mw ngomen disetiap chapternya, v maafkan akueee..
    saking penasarannya aku terus lanjut baca sampe chapter 3 ini..
    sumpah aku penasaran bgt… 😀
    jadi intinya, ceritanya bagus, ini simple v bikin aku penasaran..
    banyak bgt pertanyaan yg muncul d otakku, jdi aku harap cerita selanjutnya bisa bikin aku tenang gg galau menebak” terus sakit.a si baekhyun apa..hahah 😀
    kalo boleh nebak ini ‘bipolar’ y…???
    haha maafkan kesotoyan aku, aku gg tw, suka bngt klo bahas masalh macam bipolar dan lainnya…
    maafkan aku sekali lagi karna komenanku yg panjang ini..
    semangat terua buat authornya y.. 😉 FIGHTING..

    Liked by 1 person

    1. IRISH says:

      Hai haaiii salam kenal juga yaa xD aku eonni nya nih kan aku 96 lines wkwk
      wah wah ;_; sebenernya ga berniat bikin ceritanya penuh pertanyaan sih disini..
      Hmm masalah bipolar engga nya liat aja di next chap xD
      kamu suka genre begitu ya? hehehehe
      gapapa aku seneng baca komen panjang gini tenang aja xD
      thankyou yaa~~

      Like

  5. PINGKUnakw says:

    keasikan baca sampe nggak nyadar kalo udah chapter 3 dan lupa ngoment. ceritanya bagus dan penuh tanda tanya, aku sampe sekarang masih belum bisa nebak arah ceritanya kemana 😦 tapi asik kok eonni(berhubung tua an author aku panggil eonni, nggak apa2 kan?) penasaran banget sama baekhyun, dia itu sejenis autis kah? idiot kah? atau hanya seseorang yang penuh misterius? dan hubungan keluarga xi ngebuat aku terus bertanya-tanya.
    ditunggu loh eonni ceritanya, keep fighting!!!

    Liked by 1 person

    1. IRISH says:

      Wuehehe xD lupa komen juga gapapa wkwk asal ttp baca aja (?) hmm, sebenernya sunhee ini ada hubungannya sih….tunggu aja next chap ya xD

      Like

  6. Nurnie says:

    Eonni sbnrnya baek skit app sihh ..
    Mkin pnsran sma dy ??
    Next aja dch eonni

    Liked by 1 person

    1. IRISH says:

      XD Ehem dia kenapa ya kira-kira wkwk ditunggu aja di next chap ya sayangg

      Like

  7. suretodream says:

    Baekie km sakit ap?

    Liked by 1 person

    1. IRISH says:

      XD tuh kan penasaran kaan hohoho~

      Like

  8. L-OSH says:

    Apa itu tadi,.. “SALAH PROGRAM” dan “DIA SEDANG SAKIT” . Apa maksudnya..,

    apa mereka ber-5 itu “mahluk” yang bukan manusia ya? ato mereka itu manusia ciptaannya dokter xi???

    Ah, aneh nih cerita. Tp bagus, greget dan bikin aku penasaran tingkat tinggi… Hihihi

    oke, see you next capt.

    #semangat

    Liked by 1 person

    1. IRISH says:

      Thanks banget kamu udah komen disetiap chap ya xD huehehe dia ‘sakit’ emang sih xD hahaha

      Like

  9. puritasoo says:

    Kok rasanya jadi mistis gitu yakk?? apa karena efek jam yg udah pkul 1?? aaggrh kog aku jadi mrinding…
    Fyuhh ini ff bkin penasaran aja, apalagi si baek, dia sakit apa heoh??
    Dan kayak’y tebakan ku dichap 1 salah deh, mengingat keadaan baek yg kya gtu:/

    Liked by 1 person

    1. IRISH says:

      Mistis? XD mungkin iya karena efek malem ah XD fanfict ini gak horor kok XD huhuhu XD ayo tebak ayoo XD thanks komennya puriiii

      Like

  10. sakit apakah yah kira kira air baekhyun itu?

    Liked by 1 person

    1. IRISH says:

      XD dia sakiiiitt…..cinta (?) XD

      Liked by 1 person

  11. heyitsbii says:

    jangan2 bekyun ada apa2nya sama sunhee dulu. trs yg di atas yg omongan sunhee itu ngomongin ttg bekyun ? abaikan aja lah pemikiranku, biasanya juga salah kan-_-

    Liked by 1 person

    1. IRISH says:

      XD huahaha tentang bekyun? Hmm giman yaaaaa~~ XD

      Like

  12. wenxiaxi says:

    aduh geregetan banget tiap chapternya, kairish tanggung jawab ah aku dibikin penasaran sama ff ini 😦

    Liked by 1 person

    1. IRISH says:

      Hahahaha XD aku ga pernah berniat bikin penasaran kok XD lanjut aja bacaaaaa XD

      Like

  13. istri baek kelak says:

    IH BAEKHYUNNYA KENAPA DEHH HORROR BANGETttt apalagi pas chanyeol bilang “jangan masalahkan soal pintu. Baekhyun suka marah sama pintu” *intinya gitu lah* emang horror bgt baek sampe marah2 ke pintu? Terus “salah program” maksudnya apa deh? Ah teka teki niii wkwk. Penasaran juga sama penyakit baek yang sebenernya ;’)

    Liked by 1 person

    1. IRISH says:

      XD baek disini horor? Syukurlah dia cocok juga buat dibikin horor ya XD hahahahaha duh banyak teka teki disini XD

      Like

  14. myze says:

    bnr rmhnya emg kyk yg di film2 horor

    Liked by 1 person

    1. IRISH says:

      XD hahaha dpt feel horornya nih

      Like

  15. ziualhaq says:

    mereka itu siapa? orang2 aneh itu siapa? baekhyun siapa?? sunhee siapa? aku siapa? eh hahaha abaikan ini
    chapter 3 masih blm kebongkar juga identitas mereka.
    mereka bukan vampir kan? luhan ngadopsi bnyak amat dan maih mudah buat jd ayah dari 5 anak..
    chap 4 kita liat

    Liked by 1 person

    1. IRISH says:

      XD aku siapa? kamu siapa? kemudian tanya2an siapa sampe sm rookies debut XD wkwkwkwk Luhan mukanya masih muda anak adopsi udah setengah lusin XD

      Like

      1. ziualhaq says:

        aku reader kamu author hahha udah itu aja 😁
        haha bulukan dong nunggu sampe smrookies debut

        Liked by 1 person

      2. IRISH says:

        XD huahahahaha untungnya kita inget siapa kita /? wkwk aduh iya nunggu taun depan masa

        Like

  16. What thee,, baekhyun ternyata emang lagi sakit.. Sebenernya keluarga dokter Xi itu keluarga apa? Keliatannya aneh gitu..
    Jjang!!

    Liked by 1 person

    1. IRISH says:

      XD keluarganya aneh semua sih yaa hahahaha

      Like

  17. piyung says:

    hahaha sedang sakit? 😀 sakit apa?

    Like

    1. IRISH says:

      Sakit hati tuh jangan2 XD

      Like

  18. ByunWind says:

    Ahahahaha… Baek suka marah sama pintu?? pintunya nakal ya Baek, suka menghalangi kamu jalan, pintu mmg terkadang bikin kesel 😀
    Sekarang yg aq bingungkan itu, sebenarnya usia mereka ini berapa sih? sudah 20thn kah? ato masih 17thn (ank SMA)? cz si chanyeol katanya anak SMA? di chap awal sunhee sdh 22th kan? (maaf klo salah ya?) tp Luhan blg mereka seumuran??

    Like

    1. IRISH says:

      XD buakakakakakak baek mah gitu orangnya, sukanya banting2 pintu XD wkwkwkwkwkwkw

      Like

  19. PNhd_RV says:

    penghuni rumah semuanya aneh dan penuh misteri…
    Btw, ketemu lagi hohoho….lagi” nemu ff ini di librarynya kak irish

    Like

    1. IRISH says:

      XD aneh semua, yang nulis cerita ini juga aneh sekalii

      Like

      1. PNhd_RV says:

        aneh tapi keren

        Like

  20. Violin says:

    Baek sakit? sakit hati? 😀

    Like

    1. IRISH says:

      XD sakit jiwaa~

      Like

  21. Fia says:

    woohoo,,, jadi si baek itu salah program sejak awal gitu? kok horor jadinya >w< *salah emut* nice!

    Like

  22. Yuriko says:

    Baekhyun skitt??
    Skitt apa ??

    Tdak jangan baekki😂

    Lanjut authour 😍

    Like

  23. parkryeonji says:

    Baekhyun kenapa sebenernya? Sakit? dia sakit apa? Ampe chapter ini dia masih keliatan aneh

    Like

  24. dhesiindriani says:

    Baekhyun aneh banget yah.. Dia sakit apa coba? Penasaran banget sma yang terjadi sebenarnya.. Lebih penasaran daripada sena jadinya hehe

    Like

    1. dhesiindriani says:

      Ehh ralat.. Maksud aku sunhee😂😂 maaf kak keseringan baca ff yang nama castnya sena jadi kepikiran terus.. Maaf sebelumnya😁😁

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s