The new world (Chapter 3)

Judul : the new world

Author : ahranisa21

Cast : Byun Baek Hyun

Byun Baek Hee

Kim Cho Hyun

And others

Length : Chaptered

Summary : ‘kita akan menemukan dunia yang lebih baik’

___________________

Chapter 3

.

.

“Oh? Baekhyun, kau sudah balik ternyata,” Baekhyun memasuki rumah kecil atau bisa dibilang tempat pengungsian sementara.

“Ah… Iya,” Baekhyun melihat saudaranya yang sedang melihat peta yang ia bawa. 

“Baekhyun, ada apa?” Tanya Baekhee dengan tatapan bingung. Ia melihat Baekhyun yang diam saja dan tatapan matanya kosong. 

“Tidak…,” jawab Baekhyun dan ia langsung pergi lagi. Keadaan yang gelap dan sunyi. Hanya beberapa lampu yang menyala dan itupun lampu tempat dimana rumah-rumah kecil yang ada di dunia bawah ini berada. 

“Sudah malam ya…,” gumam Baekhyun yang mulai berjalan kembali. Banyak sekali tanaman dengan ukuran yang raksasa. Baekhyun benar-benar terpesona dan ia memang suka dengan pemandangan daerah ini setelah ia berjalan-jalan tadi. 

Srak srak

Baekhyun mendengar suara aneh dari balik tanaman yang super besar. Ia mendekati suara itu berasal dan mendapati seorang pemuda yang tampan. Ya, pemuda tampan itu lagi. Pemuda itu sedang berbicara kepada orang misterius itu di atas batu yang besar. Tanpa disengaja, Baekhyun bisa mendengar pembicaraan mereka.

.

.

“Kris, kita harus segera kesana!” Ujar orang misterius itu kepada pemuda tampan yang bernama Kris.

“Woah… Tenang Ahra… Kita pasti akan kesana, harus!” Ujar Kris sambil menenangkan orang itu, ah bisa dibilang Ahra.

“Bagaimana kalau keadaannya makin memburuk?! Setelah kematian rat-,”

“Ahra! Jangan mengingat kejadian itu lagi, sekarang kita harus menyelamatkan tuanmu dan sang putri,” 

“Aku tahu…, baiklah aku akan melihat situasi di luar, jika keadaannya bagus kita akan mulai berjalan dan dua orang itu akan ikut bersama kita,”

“Baik,” Baekhyun hanya bisa terdiam. Ia tidak mengerti dengan situasi saat ini. Ahra pergi begitu saja dan meninggalkan Kris yang masih berdiri di atas batu besar itu.

“Aku tahu kau disitu, cepatlah keluar,” ujar Kris. Ia mulai berjalan menuju Baekhyun yang terkejut dengan perkataan Kris.

“Bagaimana kau-” Kris hanya diam saja dan menatap Baekhyun tajam. Baekhyun sedikit ketakutan karena tatapan Kris.

“Kau Baekhyun kan?” Tanya Kris yang membuat Baekhyun merinding.

“I-iya…,” jawab Baekhyun dan mendapat balasan berupa tatapan dari Kris yang sangat tajam. Itu menurut Baekhyun, sebenarnya Kris tidak bermaksud untuk menakuti Baekhyun tetapi apa daya kenyataannya memang lebih pahit.

“Tenanglah, aku tidak akan menggigitmu,” ujar Kris lalu mendapat tatapan bingung dan aneh dari Baekhyun.

“Apa?” Baekhyun masih ketakutan dan melamun seketika karena di pikirannya muncul orang misterius itu yang bernama Ahra. Kris hanya bisa diam saja, tidak berani untuk berbicara lagi. Keheningan pun muncul di antara mereka. 

.

.

.

“Maaf, kalau boleh tahu namamu siapa?” Baekhyun ingin menghilangkan awkward moment yang sedari tadi terjadi. Karena ia memang tidak tahan dengan keadaan seperti itu.

“Kris,” Baekhyun hanya menganggukkan kepalanya tanda mengerti dan melihat pemandangan yang sangat indah dari batu raksasa.

“Kris, aku ingin bertanya sesuatu,” ujar Baekhyun yang masih melihat ke pemandangan yang indah.

“Tentang Ahra?” Baekhyun menganggukkan kepalanya sekali lagi. Kris hanya menghela nafasnya dan duduk di atas batu raksasa itu.

“Duduklah,” perintah Kris agar Baekhyun tidak lelah karena berdiri terus. Baekhyun hanya menuruti perintah Kris dan duduk.

“Kau tahu kan? Semenjak sang ratu meninggal, keadaannya menjadi sangat buruk dan sang raja… Ia terperangkap di penjara bawah tanah,” Baekhyun sedikit terkejut karena sang raja. Ia memang mengetahui setelah sang ratu meninggal keadaan semakin buruk, tetapi ia tidak mengetahui tentang sang raja. Karena beritanya sang raja menghilang dan tidak ada yang mengetahui kemana sang raja pergi.

“Bagaimana kau tahu tentang itu? Sebenarnya kau itu siapa?” Tanya Baekhyun yang semakin serius dengan masalah itu. 

“Kau akan tahu,” Kris tetap melihat langit yang indah dan tidak menoleh ke Baekhyun.

“Dan Ahra itu… Apakah dia mempunyai hubungan dengan kerajaan?” Kali ini Kris menoleh ke Baekhyun dan mulai membuka mulutnya.

“Dia… Adalah pelayan pribadi sang pangeran dan ia juga ketua prajurit di kerajaan,” mata Baekhyun membelalak seketika.

“D-dia…,”

“Apa yang kalian lakukan?” Suara Ahra membuat Baekhyun terkejut. Ahra yang masih memakai topeng dan jubah itu muncul di belakang mereka.

“Kris, pagi ini kita akan berangkat cepat persiapkan semuanya,” Kris hanya mengangguk dan mulai pergi. Baekhyun yang masih membeku hanya bisa melihat ke Ahra.

“Kau, kau dan saudaramu cepatlah berkemas!”

“Apa maksudmu?”

“Cepatlah dan kalian harus siap dalam 5 menit!”

“Eh?!”

“Cepat, karena kalian akan ikut dengan kami,”

.

.

.

.

“Apa kalian sudah siap?” Baekhyun dan Baekhee mengangguk. Tetapi saat Baekhyun mulai berjalan, ada sesuatu yang meraih kakinya.

“Uh… Summer?” 

“Kakak jangan pergi!” Baekhyun tersenyum lemah. Ia mulai menunduk agar pandangannya setara dengan Summer.

“Tenanglah, aku akan kembali lagi!” Summer memeluk tubuh Baekhyun dengan erat. Dan air mata Summer jatuh ke baju Baekhyun, membuat Baekhyun menyadari Summer menangis. Ia melepaskan pelukannya dan melihat Baekhyun dengan mata yang berair. 

“Shh… Jangan menangis, aku berjanji akan kembali dan menemuimu,” Baekhyun mengusap air mata Summer yang sedari tadi berjatuhandan segera berdiri. 

“Jagalah keluarga kalian disini, dan jangan pergi dari tempat ini,” Ujar Ahra kepada ayah Summer dengan tatapan tajam.

“Baik,” Ahra menepuk pundak Baekhyun dan mulai berjalan bersama Kris.

“Baekhyun ayo,” ujar Baekhee sambil menarik tangan Baekhyun agar Baekhyun segera berjalan. Baekhyun melihat ke arah Summer dan melambaikan tangannya.

“Bye bye!”

.

.

.

.

“Sebenarnya kita mau kemana?” Tanya Baekhee yang masih menarik Baekhyun.

“Kita akan ke magical forest dulu lalu kita ke daerah kerajaan,” jawab Ahra dengan nada dingin.

“Kapan kita sampainya? Aku lapar!” Baekhee segera memukul Baekhyun setelah Baekhyun berbicara tidak sopan.

“Kau itu! Bisa tidak untuk diam!” Baekhyun hanya diam saja dan meraba lengannya yang telah dipukul Baekhee.

“Aku tidak tahu kalau kau selemah itu,” perkataan Ahra membuat Baekhyun sedikit marah.

“Huh, mengapa kita tidak menaiki kendaraan saja? Sudah berapa lama kita berjalan?!”

“Mulutmu memang tidak bisa ditutup ya, apa aku harus memakai cara kasar agar mulut bisa ditutup?”

“Heh, mulutku ini memang ada waktunya agar bisa tertutup! Jadi kau harus sabar menghadapiku,” Ahra menodongkan pedangnya ke leher Baekhyun dan membuatnya diam seketika.

“Ahra, hentikan! Jika kalian terus berisik, kita akan ketahuan oleh binatang liar disini!” Kris akhirnya membuka mulutnya dan membuat Ahra menarik kembali pedangnya. 

“Binatang liar? Bukankah ini hanya ladang yang luas dan tidak ada hewan yang berkeliaran?” Baekhyun membuat ulah lagi.

“Baekhyun! Hanya karena kau lapar tidak berarti etikamu itu hilang!” Baekhee mulai tidak tahan dengan saudaranya itu.

“Apa? Menurutmu nanti ada lebah yang besar mendatangi kita?”

Bzzzzt bzzzt

“Sepertinya iya,” mereka semua langsung berlari menghindari lebah yang sangat besar yang muncul secara tiba-tiba. Dan sialnya, itu ratu lebah yang diikuti oleh kawanannya.

“Gara-gara kau Baekhyun! Jika kau tidak mengoceh kita tidak akan ada di situasi seperti ini!” 

“Apa?!”

Greb!

.

.

.

“BAEKHEEE!!”
TBC

__________________________

Sepertinya chapter ini membosankan? Kalau begitu maafkan author yang sedang stress ini. Aku akan berusaha biar lebih cepat update dan bikin cerita yang lebih seru! Terima kasih yang mau ngebaca ceritaku ini!

                                        -Ugly Neko-

Advertisements

3 Comments Add yours

  1. melodyalthea says:

    Kesel!!!!!!!!! Tapi bagus koq

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s