[Oneshoot] The Last of Leonardian

the-last-leonardian1

Judul : The Last of Leonardian

Author : Rahay™Kim

Cast : Yuna Kim ( The ark) | Byun Baek Hyun ( EXO)

Length : Oneshoot

Genre : Fantasy , Thriller , Sad ,Angst

Rating : PG-15

Author Note’s : Tinggalkan jejak kalian selesai membaca guys ^^ . FF ini adalah Fanfic Thriller kedua saya setelah Love Story Of Murder . Tapi , itu FF belum sempet dipublish karena masih banyak pertimbangan yang harus saya lakukan sebagai Author amatiran :v .

Disclaimer : Cast  di Sini milik Tuhan dan Entertainment masing -masing . Karya ini tak sepenuh nya dari otak author , dapat banyak inspirasi dari film -film thriller – fantasy . Jadi , Bukan plagiat . Alur dan Storyline milik  author .

Perhatian !! FF ini baru saja di publish di Indo Fanfictions and di Just Korean fanfictions kalau ga salah nama page nya . Author lupa hihihi

Cr : ken’s indo fanfictions arts

 

****

2014 ~ Musim Panas .

 

Hanya dengan bantuan cahaya bulan dan penerangan Ponsel smartphone nya Yuna berjalan seorang diri menapaki  jalan berduri dan penuh semak belukar di hutan  di daerah  Gwangju .

Setelah mengumpulkan seluruh keberanian nya atau mungkin rasa nekat ia memulai  kembali  melangkah , Walau ia tak tahu betul  permukaan apa yang ia pijak dan kearah mana ia berjalan . Asal ia menemui sebuah jalan raya itu sebuah awal kebaikan untuk nya .

“Aisshh ! Kemana lagi aku harus berjalan . Semua nya terlihat sama di hutan ini .”

Yuna terus menggerutu setelah  ia menyesali perbuatan nya . Salah nya yang tadi sok tahu  di depan seluruh  teman -teman nya , bahwa ia tahu betul area hutan ini , padahal itu hanyalah bualan belaka , dan akibat nya jadi seperti sekarang ini .

Terjebak di hutan luas tanpa penghuni , di malam yang gelap tanpa kartu prabayar  dan tanpa uang atau apapun yang dapat membantu nya . Ia hanya di bekali ponsel  tanpa nomor kartu ponsel karena  teman nya Yujin mengambil nya tepat sebelum ia  mengatakan hal konyol itu . Dan kesialan nya bertambah saat ponsel nya mengalami low batere dan akhir nya mati .  Walau jelas Kini Cahya rembulan masih terkekeh menyinari  Yuna  yang mulai gusar dan mungkin takut berada didalam hutan besar seorang diri . Jelas , itu manusiawi di tambah ia adalah seorang perempuan .

Angin mulai menderu dan membuat bulu kuduk nya mulai berdiri , suasana semakin tegang tatkala awan hitam mulai menutupi Cahaya rembulan . Nafas Yuna terasa tercekat  seperti ada sesuatu yang lain sedang mengawasi nya dari berbagai arah . Yuna menggigit bibir nya mencoba meredam rasa takut nya dengan berkomat -kamit layak nya dukun atau mungkin ia sedang berdoa agar di jauhkan dari mahluk halus yang seperti ada di tv -tv dan film .

” Ya Tuhan , aku mengaku salah . Aku berbohong pada teman -teman ku , aku sudah hampir  20 kali mengitari hutan ini dan aku tetap berada di tempat yang sama . Jadi , aku mohon selamatkan lah aku”

Yuna masih memejamkan mata nya , Tiba -tiba saja sesuatu menyentuh bahu nya dan menempel  membuat Yuna tak berani membuka mata nya apalagi sekedar menoleh , Apa yang kira nya menempel atau menyentuh bahu nya kini . Sesuatu yang menempel di bahu nya membuat nya merinding , Hanya saja terasa hangat .

“Hufff” Yuna menghembus kan nafas nya setelah menggembungkan pipi nya beberapa detik .  Ia mencoba menoleh kemudian membuka mata nya perlahan  Dan …

‘Aaaaaa !!!!!! Hantu’   Yuna sontak berteriak dan mundur  melihat apa sesuatu yang menyentuh bahu nya itu . Ia tak berkata apa -apa hanya berteriak histeris . langkah mundur nya membuat nya tak sadar bahwa ada batu di belakang nya dan ia pun jatuh terduduk .

Sesuatu itu terus berjalan ke arah Yuna terduduk dan mengulurkan tangan nya . Yuna kebingungan mengapa hantu mau menolongnya . Justru ia makin merasa sakit karena terjatuh dan juga takut , karena bisa saja mahluk itu membunuh nya .

“Jangan bunuh aku ! Aku mohon ! Aku masih ingin hidup , Wahai  Roh namja  penunggu Hutan ~”

Yuna mengusap-ngusap kedua telapak tangan nya memohon pada sesuatu yang ia bilang hantu itu . Namja itu malah tertawa melihat tingkah Yuna yang menurut nya sangat lucu .

“Hei ! ~ aku bukan hantu . Kau tak perlu  bertingkah seperti itu , Apa kau bisa berdiri ? Aku akan membantu mu”

Namja itu masih tersenyum dan masih mengulurkan tangannya pada Yuna , menginterupsi agar Yuna segera meraih tangan nya . Yuna pun melakukan nya karena ia dengar sendiri dari namja itu bahwa diri nya bukan lah sosok Hantu seperti di film -film .

“Apa benar kau bukan hantu ? Kau manusia sama seperti ku ? Lalu , siapa nama mu ?Kenapa kau bisa ke sini ?”

Setelah berdiri Yuna bertanya pada namja itu atau lebih mengarah pada interograsi tersangka di kantor polisi .

” Tentu saja , aku bukan hantu . Aku disini karena teman -teman mu meminta bantuan pada ku agar mencari mu yang sudah 4 jam lebih menghilang . aku adalah Manusia dari beberapa jenis species manusia . Perkenalkan nama ku Byun Baek Hyun”

Yuna mengerutkan kening nya mencerna perkenalan Baek Hyun yang sangat mendadak dan pelafalan nya begitu cepat , berbeda dengan diri nya yang baru beberapa bulan pindah ke Korea membuat nya hanya mengangguk . Ia terheran -heran dengan salah satu rentetan kalimat perkenalan Baek Hyun .

“Kau adalah Manusia dari beberapa jenis species manusia ?!? Apa maksud nya ?”

Pertanyaan Baek Hyun membuat nya hanya terkekeh geli , dan tak menjelaskan apa -apa dan itu berhasil membuat sebuah lubang penasaran di otak Yuna .

“Ayo , Kau harus kembali bersama dengan teman -teman mu . Berbahaya jika terlalu lama berada di sini . Sebelum Bulan kembali menerangi hutan ini .”

Tak ingin berada di titik penasaran yang tak menghasilkan apapun untuk diri nya Yuna memlilih segera mengikuti  saran dan ajakkan Baek Hyun untuk segera pergi dari hutan menyeramkan itu .

****

Setelah berjalan cukup lama Yuna melihat  beberapa mobil dan tenda serta api unggun yang masih menyala . Mata nya terlihat lega dan Yuna tersenyum menang .

“Oh ! itu pasti teman -teman ku . Byun Baek , Aku duluan”

Yuna pun melangkah lebih cepat atau lebih ke arah berlari  meninggalkan Baek Hyun yang masih berjalan di belakang nya .

“Chingu -deul !”

“Eoh ! Yuna ~” Kelima teman nya memeluk Yuna erat untum sekian detik .

“Kami semua benar -benar khawatir pada mu ,  Tau”

“Syukurlah , Kau kembali ..”

“Kami baru saja mau menghubungi polisi”

Keempat  teman nya bercakap -cakap penuh kegembiraan dan rasa lega . Yuna mentautkan senyum nya . “Maaf kan aku , Tak seharus nya aku berbohong pada kalian .”

“Itu bukan masalah besar , Yuna . Yang penting Kau kembali dalam keadaan baik -baik saja .”

“Yuna -a mianhe . . ini aku kembalikan chip nomor ponsel mu . bagaimana kau bisa kembali ? Setelah empat jam menghilang tanpa kabar. ”

Yu Jin memberikan kembali chip itu ke tangan Yuna.

“Apa maksud kalian ? Tentu saja aku di bantu Baek Hyun . Byun Baek Hyun”

Keempat teman nya menatap bingung Yuna .

“Baek Hyun siapa ? Yuna”

“Baek Hyun , Namja yang kalian suruh untuk mencari ku ke dalam hutan . Tunggu , sebentar . Dimana dia ya ? Aku di antar oleh Baek Hyun makanya aku bisa kembali ke sini ”

Yuna menjelaskan panjang lebar dan menyapu pandang menunggu kedatangan Baek Hyun .

“Sebentar , Dimana Namja itu ?”

Yuna kembali melangkah hampir masuk ke dalam mulut hutan . Yu Jin menahan nya .

“Kau mau kemana ?”

“Mencari Baek Hyun tadi aku meninggalka nya , tapi  . . mengapa belum sampai juga ?”

Yuna celingak -celinguk  mencari keberadaan Baek Hyun yang tak juga muncul .

“Kami tak pernah menyuruh siapa pun untuk masuk ke dalam hutan seorang diri  . Kami baru saja berencana menelpon polisi dan meminta warga sekitar untuk mencari mu jika matahari sudah terbit esok hari . Yuna”

Yuna mentautkan alis nya setelah mendengar penjelasan dari  Min Ju  . Dan Yu Jin yang ikut menyetujui penjelasan Min Ju adalah benar .

“Tapi , Sungguh . . Baek Hyun membantu ku untuk sampai ke sini , Min Ju . Yu Jin . Jae In”

“Jangan -jangan Hantu ?” Terka Jae In .

“Mungkin  mitos itu benar ada nya” Ujar Sin Bi .

“Maksud mu ?”

“Mitos yang beredar bahwa Bangsa Leonardian kembali muncul sejak awal tahun ini . Mereka adalah Bangsa Srigala yang muncul sekitar tahun 1900 an dan menghilang setelah akhir tahun 1990 an . Ada yang bilang mereka punah dan ada yang berpendapat bahwa mereka sedang bersembunyi di suatu tempat . Mereka tak sepenuh nya srigala karena sebagian nya ada yang berdarah setengah Manusia karena keturunan mereka jatuh cinta dengan seorang Manusia  keturunan Vernian .”

“Manusia keturunan Vernian ?” Yu Jin mentautkan alis nya bingung dengan penjelasan Sin bi yang benar -benar mengerti dengan hal -hal mitos dan sejarah .

“Kita tak perlu tahu banyak tentang hal itu . Itu terlalu berat dan memusingkan . Dan Yuna , Yu Jin , Min Ju dan Jae in sebaik nya kita segera pulang , itu saran ku” Ujar Sin bi seraya tersenyum sakartis .

Malam itu awan hitam kembali tenggelam dan Cahya bulan purnama kembali muncul ke permukaan langit . Akhir nya  , mereka pun memutuskan untuk berkemas dan pulang lebih awal  , setelah mendengar cerita Sin Bi .

****

19 Tahun kemudian ~

2033 ~ Musim Gugur .

Yuna menerawang ke arah luar , ke arah dimana jalan raya begitu sunyi dan sepi , ke arah luar dimana hanya daun -daun cokelat yang telah beguguran dari ranting pohon nya berserakkan .

Ia memejamkan mata nya . mencoba kembali bernostalgia sebelum ia berada di sini . Tempat dimana ia berada sekarang . Tempat dimana tak setiap orang bisa  berada di sini .

“Noona , kita harus segera berangkat .”

Yuna tak bergeming walau ia mendengar suara dari bawahan nya itu .

“Noona ?”

“Sebentar lagi , Kang Jun” Kini ia sudah membuka mata nya dan menginterupsi Kang Jun agar segera keluar hanya dengan cara menatap nya .

Ia masih mengingat   jelas  mitos yang di ceritakan Sin Bi . dan ia baru tahu kenyataan nya , bahwa ia berada di sini adalah karena penjelasan Sin Bi waktu itu . Bahwa  bangsa Vernian harus memusnahkan  seluruh bangsa Leonardian  itulah sebab nya Yuna  berada di sini sekarang .

‘Aku mohon , Yang ku ingin kan adalah Kau bukan dari keturunan Leonardian ataupun Vernian , Baek Hyun . Di mana kau ?’

***

Baek Hyun tak pernah muncul sekalipun sejak hari pertama kali Yuna bertemu dengan nya . Bangsa Leonardian tengah di buru oleh para Inteljen Bangsa Vernian untuk di musnahkan . Agar seluruh wilayah kekuasaan menjadi milik bangsa Vernian seutuh nya.  Agar tak ada lagi  Seorang Vernian yang jatuh Cinta dan memilik keturunan dengan Bangsa Leonardian .

Dalam setahun bulan purnama hanya muncul 10 -12 kali  itu pun tidak bulat seutuh nya karena waktu peredaran telah di ambil alih oleh Bangsa Vernian .

Tim Yuna telah sampai  di sebuah Hutan yang tak jauh dari kantor distrik Utama . Semua personil telah turun dari mobil dan membawa sebuah panah Emas bertenaga Api . Karena Bangsa Srigala Leonardian hanya bisa di bunuh dengan Panah Emas berkekuatan api sedangkan bagi yang keturunan sebagian Vernian di asingkan dan di jadikan bangsa Tricopnatrian atau Bangsa buangan yang di tempatkan di sebuah distrik yang sangat jauh dari Seoul .

“Aku dengar , ini adalah bangsa leonardian yang terakhir ? Kang jun ”

Yuna mulai bersuara sembari menyiapkan peralatan berburu .

“Nde . . Noona . Seorang lelaki  seumuran dengan mu , Mungkin”

‘Ini Hutan yang sama dengan 19 tahun lalu , dan sungguh aku benci dengan hal ini . Baek Hyun , apa kau dari bangsa Leonardian ?’ Bathin Yuna dalam hati .

“Itu dia ! Cepat !” teriak salah seorang bangsa Vernian . Mereka pun segera mengejar  Bangsa Leonardian yang paling akhir untuk segera di musnahkan .

Sampai akhir nya mereka tiba di tebing jurang dan lagi mereka kehilangan sasaran nya . Mereka menghela nafas frustasi .

“Kalian tunggu sini ! biar aku dan Kang Jun yang mencari nya”  Yuna memberikan perintah karena memang Yuna adalah keturunan bangsa  Vernian pertama  setelah  Kaka lelaki nya di jadikan bangsa Tricopnatrian  karena mencintai  seseorang keturunan Leonardian .

Yuna melangkah sangat pelan sampai derap langkah nya tak terdengar. ia mengangkat jari telunjuk nya mengisyaratkan agar Kang Jun berhenti melangkah . Ia melihat sosok sedang bersembunyi di balik  pohon besar .

Langkah kaki nya semakin mendekat , sedangkan Kang Jun sudah siap dengan panahan nya .

“Yuna” Begitu mendengar sasaran nya bersuara , Kang Jun langsung melepaskan panah emas nya.  dan mengenai tepat sasaran . Yuna membulatkan mata nya kaget begitu namja di balik pohon itu bersuara .

Deg ! !

“Baek Hyun” Yuna langsung jatuh berlutut di hadapan Baek Hyun yang telah terkapar , sambil menatap nya tersenyum .

Nafas nya tertahan dan tercekat panah masih menancap dalam di dada Baek Hyun .

“Kau seorang Vernian ternyata , maaf . tidak berkata yang sesungguh nya pada mu”

Yuna menangis sambil memapah Baek Hyun di tangan nya . “Baek Hyun . Kau tak boleh musnah begitu saja , Aku mohon Byun Baek bertahanlah”

Baek Hyun masih bisa tersenyum dan mengelus pipi Yuna menghapus air mata Yuna yang terjatuh .

“Jika begitu kau akan sama seperti Kaka mu . Yuna”

“Itukah sebab nya kau menghilang setelah Bulan muncul ?”

Baek Hyun menangguk dan tersenyum getir pada Yuna , mata nya sudah sayup -sayup tertutup . Tubuh nya mulai terbakar ,

“Baek Hyun ! Andwae !”

Teriak Yuna yang di tahan oleh Kang Jun

“Yuna , dengar . . Aku mencintai mu . Byun Baek Hyun mencintai mu”

Baek Hyun  menghilang menjadi abu hanya tersisa panah emas serta darah yang masih segar menempel di panah emas itu .

“Baek Hyun ! Kembalilah”

****

Yuna menangis sejadi -jadi nya melihat kepergian Baek Hyun yang begitu cepat . 19 tahun setelah pertemuan pertama mereka . Kini , Bangsa Vernianlah yang berkuasa penuh atas semua nya . Tak Ada lagi Bangsa Srigala Leonardian . Tak ada lagi , yang menolong nya jika ia di bawah kegelapan .

Tak ada lagi  namja yang selalu menghilang di bawah cahaya bulan telah datang . Tak ada lagi perburuan , Tak ada lagi pertumpahan darah , dan Tak ada lagi seorang Bangsa Srigala Leonardian bernama Byun Baek Hyun .

-End-

Hula !! Ini post pertama ku ya di sini 🙂

Author  baru di sini . I hope you’ll   enjoy  and like it  my  story  . Thanks

Advertisements

2 Comments Add yours

  1. ksh.ong95 says:

    Suka deh sama konsepnya ^^
    Terus alurnya kecepetan, karena tiba-tiba Yuna bilang cinta sama Baekhyun .
    Keep writing ^^

    Like

    1. Rahay™Kim says:

      Hehehe terimakasih sudah eninggalkan jejak ..dan , entahlah ini alur memang ku buat agak cepet heheh

      Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s