Byun Baekhyun Bukan Cabe

Judul: Byun Baekhyun Bukan Cabe
Author: Takoparfait
Genre: Comedy, Romance, School life, Friendship
Cast: Byun Baekhyun, Kim Joonmyeon, Park Chanyeol, Do Kyungsoo, Oh Sehun, And other cast.
Lenght: Drable
Rate: Teen
Summary: Ketika seorang cabe pemuda bernama Byun Baekhyun meyakinkan dirinya kalau dia bukanlah seorang cabe-cabean seperti apa yang dikatakan kawannya. Apakah ia berhasil mempertahankan pendiriannya? Ataukah dia memang cabe? /dilempar sendal baekhyun/

Disclaimer: Cast yang selain OC bukanlah milik saya! Cast OC juga sebenernya bukan punya saya, sih, ehehe… Ya tapi pokoknya mereka bukan milik saya! Saya hanya bertugas menuliskan kisah ini! Kesamaan nama, tempat maupun kejadian merupakan ketidaksengajaan (mungkin).

Warn!! Akan sangat OOC dan lain lain sebagainya itu! Dilarang plagiat ide! Kalau plagiat, barbel melayang(?)!

Happy Reading!

———————-

“Aku bukan cabe!” Bisik seorang Byun Baekhyun yang sedang berdiri di depan cermin. Ia kemudian mengambil handuknya dan masuk ke kamar mandi untuk melakukan perawatan pagi ala Byun Baekhyun. Bisa dipastikan dia tidak akan keluar dari kamar mandi itu sampai sejam kemudian.

Baekhyun melangkah keluar dari kamarnya dengan Chanyeol. Ia berbelok ke ruang TV dan menemukan roommatenya, Chanyeol yang sedang menonton drama. Baekhyun duduk di sampingnya lalu ikut menonton drama itu. Sampai akhirnya pemeran utama pria di drama itu muncul.

“WHOA!! Chan! Chanyeol! Liat Chan! Pemerannya ganteng banget!! Itu siapa sih namanya?! CHANYEOL! ASTAGA! DIA GANTENG MAKSIMAL!! Dia bahkan jauh lebih ganteng dari lo!” Pekik Baekhyun heboh sendiri sambil menepuk-nepuk sesekali mendorong bahu Chanyeol. Chanyeol yang merasa dinistakan memandang Baekhyun dengan horror.

“Woy! Baek! Baek! Woles! Aduh! Woles! Jangan digebuk juga! Woi! Cabe banget sih lo! BAEKHYUN! SAKIT WOY!” Teriak Chanyeol kesakitan. Dia sengaja bangun pagi untuk menonton drama ini dengan tenang. Tapi siapa sangka dia akan diganggu seorang cabe Byun Baekhyun? Mau tak mau Chanyeol akan mendownload drama ini untuk ditonton sendiri atau menontonnya secara online. Baekhyun merepotkan sekali.

“Eh tapi sumpah deh Chan! Itu pemeran utamanya ganteng banget! Banget, bangetnya tuh melebihi ketampanannya Kris-ge! Lu aja kalah jauh sama dia!” Cerocos Baekhyun dengan wajah berbinar. Chanyeol hanya memandangnya dengan wajah masam. Sakit sekali, ya, kalau wajah kita dibilang jauh kalah tampan dibanding seseorang tepat di depan mata kita.

Chanyeol mendengus kesal lalu pergi meninggalkan Baekhyun ber-fanboying-ria di ruang TV. Chanyeol sakit hati. Dia tuh gabisa diginiin. Ingin rasanya dia meminta untuk dibuang ke rawa-rawa saja. Chanyeol berpundung ria terus sampai D.O menyuruh mereka makan.

~¤~¤~¤~¤~¤~¤~¤~

Selesai makan Baekhyun berjalan memasuki kamarnya. Ia mengeluarkan eyelinernya dan duduk dengan manis di depan kaca. Baekhyun mulai menbuka tutup eyelinernya dan mulai memakainya di mata kanannya.

“Ya… sedikit lagi…” gumam Baekhyun. Mengejutkan hari inu eyeliner baekhyun tidak luntur belepotan ke mana-mana seperti biasanya.

BRAKK!!

“Hyung!” Teriak Sehun membanting pintu kamar Baekhyun dan Chanyeol. Baekhyun melompat karena kaget dan kehilangan keseimbangannya sehingga jatuh dari kursi.

“YA!! OH SEHUN!! LIHAT APA YANG SUDAH KAU PERBUAT!!” Teriak Baekhyun sambil melompat berdiri. Jidatnya hitam tercoret eyeliner membentuk lingkaran berantakan.

“AAAARGH!!! HYUNG KENAPA?!” Pekik Sehun panik melihat jidat Baekhyun yang sudah ditandatangani dengan eyeliner. Baekhyun melemparnya dengan eyelinernya.

“LIHAT APA YANG KAU PERBUAT!! EYELINERKU BERANTAKAN!! PADAHAL TADI SUDAH RAPI!!” Bentak Baekhyun sambil terus melempari Sehun dengan apapun yang ada di jangkauannya.

“Aduh! Hyung! Ampun! Thehun gatau! Lagian thih hyung gak bilang-bilang lagi pake eyeliner! Kan thehun gatau! Thehun minta maap deh!” Jerit Sehun dengan cadelnya. Baekhyun memandangnya dengan garang. Ditambah eyeliner yang belepotan di jidatnya membuatnya terlihat lebih seram.

“KELUAR!” Jerit Baekhyun. Sehun langsung buru-buru keluar dari kamarnya.

Blam!

“Fuh… Thehun kapok buka pintu kalo Baekhyun-hyung lagi dandan! Therem! Thehun takut! Bahkan Baekhyun-hyung lebih therem dari Krith-ge kalo marah!” Gumam Sehun sambil mengatur nafasnya dengan ketakutan.

Sementara itu, di tempat EXO-M…

“Hatchi!”

“Kenapa Ge? Gege flu?” Tanya Tao sambil menyentuh pundak Kris pelan.

“Ah? Nggak, cuma bersin aja,” jawab Kris sambil tersenyum. ‘Entah kenapa kok tadi rasanya ada yang membicarakanku, ya?’

Back to the story…

“Sehun? Ngapain lu depan kamar gue?” Tanya Chanyeol yang mau masuk ke kamarnya. Sehun menatap Chanyeol sebentar, lalu membelalak panik.

“Hyung! Hyung! Jangan mathuk! Baekhyun-hyung therem! Tadi Thehun mathuk mau ngajak main teruth Thehun dimarahin gara-gara bikin eyeliner Baekhyun-hyung luntur!” Cerita Sehun dengan paniknya. Chanyeol mengangkat alisnya bingung.

“Yaterus?” Tanyanya dengan wajah idiotnya. Sehun menepuk jidatnya frustasi. Chanyeol hanya menggelengkan kepalanya sambil melihat Sehun sambil berjalan masuk ke dalam kamarnya.

“YA!! PARK CHANYEOL!! KELUAR!!” Teriak Baekhyun dari dalam diikuti Chanyeol yang berlari keluar sambil dilempari barang-barang aneh. Sehun menatap hyungnya itu dengan tatapan apa kubilang?

“Kan, Thehun bilangin ngeyel thih! Eh, hyung, kok Baekhyun hyung rathanya agak cabe, ya?” Kata Sehun super pelan sehingga hanya Chanyeol yang mendengarnya. Chanyeol hanya menatap pintunya dengan nista lalu mengangkat bahunya.

“Ntahlah, Hun, mungkin bawaan lahir,” jawabnya asal sambil duduk bersila di depan pintu kamarnya. Sehun menatap Chanyeol bingung.

“Ngapain hyung duduk di thitu?” Tanyanya sambil berjongkok di samping Chanyeol. Yang ditanya hanya mendengus kesal sambil bertopang dagu.

“Nungguin Baekhyun reda, biar bisa masuk,” jawabnya dengan wajah masam. Sehun hanya bisa geleng-geleng kepala sambil ngelus-ngelus dada Jongin yang kebetulan lewat. Ngelus dada sendiri terlalu mainstream katanya.

~¤~¤~¤~¤~

Siang Harinya…

“Baekhyun! Gue mau belanja nih, sama D.O! Mau ikut kagak?!” Teriak sang leader, Suho, dari ruang keluarga. Hell, dia baru ngajak sekarang pas udah mau berangkat. Mana sempet si Baekhyun siap-siap?

“HYUNG! IKUT HYUNG!! JANGAN TINGGALIN BAEKHYUN!! INI UDAH SIAP KOK!!” Jerit Baekhyun dari kamarnya. Kemudian gaduh sejenak di dalam kamar Baekhyun. Dan sekali, Chanyeol menjadi korban omelan Baekhyun. Hmm, mungkin Baekhyun PMS? Sudahlah.

“Baekhyun!! Dibilang jangan pake itu!!” Teriak Chanyeol. Baekhyun berjalan-setengah-berlari keluar dari kamarnya. Suho menatapnya sejenak, kemudian berkedip karena kaget. D.O yang sudah di depan pintu melebarkan matanya yang sudah lebar karena kaget. Chanyeol menatapnya naas dari pintu kamar.

“Kenapa hyung? Ayo berangkat!” Dengan cerianya Baekhyun menggandeng Suho menuju pintu. Yang digandeng hanya menatapnya takjub, kemudian tersadar, lalu menyentakkan tangannya.

“Hyung! Hyung gila ya?! Hyung mau keluar pake itu?!” Jerit D.O histeris sambil menunjuk hot pants putih yang dipakai Baekhyun. HOT PANTS. Bukan jeans longgar, atau setidaknya jeans bermodel celana pensil. H-O-T P-A-N-T-S. Catat itu.

“Kenapa? Gak cocok, ya?” Tanya Baekhyun dengan polosnya. D.O sudah menggenggam tangan Suho saking shock-nya, Chanyeol menghela nafasnya menyerah, sementara Suho face palm. Sebenarnya hot pants itu tidak terlihat buruk jika dipakai Baekhyun, mengingat dia memiliki kaki yang bagus. But, hey! He’s a boy! Dia bukan gay, dan bukan cowok impoten! Lalu kenapa hot pants?! Ini memang masih musim panas, tapi ya nggak pake hot pants juga! Tidak dengan baju singlet sebagai atasannya. Dia terlihat seperti cabe.

“Byun Baekhyun! Kembali ke kamarmu dan ganti pakaianmu! Memangnya kau ini cabe-cabean?! Cepat ganti bajumu! SEMUA!!” Perintah Suho dengan penekanan di kata terakhirnya. Baekhyun memajukan bibirnya kesal, lalu kembali ke kamarnya. Chanyeol mendesah lega saat Baekhyun melewatinya ketika memasuki kamar. Ia mendekati Suho yang terlihat menenangkan D.O yang bersedih melihat Baekhyun seperti itu.

“Astaga… apa aku salah mendidiknya?! Kenapa dia jadi seperti itu?!” Lirih D.O seperti seorang ibu yang melihat putrinya menjadi gadis nakal. Suho mengusap punggungnya pelan.

“Ini bukan salahmu, mungkin aku yang salah mendidiknya,” ujar Suho seperti seorang ayah yang melihat putrinya dinodai pria lain. Chanyeol menatap pasangan aneh di depannya.

“Hyung, terimakasih sudah menyadarkannya,” kata Chanyeol dengan nada terharu. Suho hanya mengangguk. Kemudian dilihatnya Baekhyun keluar kamarnya. Paling tidak sekarang pakaiannya sudah normal.

“Ayo, hyung, D.O, cepetan, keburu sore!” Seru Baekhyun berjalan mendahului Suho dan D.O. Yang diajak cuma manggut-manggut lalu ikut pergi. Chanyeol hanya geleng-geleng kepala melihat kelakuan kawan-kawannya.

~¤~¤~¤~¤~¤~¤~¤~

Hari menjelang malam, dan akhirnya cerita ini akan selesai…

“Makan malam sudah siaap!!” Teriak D.O dari dapur. Mendengar kata ‘makan’, seluruh penghuni dorm langsung melesat ke meja makan. Chanyeol yang memang membantu D.O memasak membantunya memindahkan makanan ke meja makan. Kemudian, acara makan pun dimulai. D.O dan Suho saling lirik seakan ingin mengatakan sesuatu. D.O terlihat memberikan tatapan memaksa kepada Suho, sementara si leader kelihatan tidak setuju. Tapi pada akhirnya, Suho menyerah kemudian meletakkan sumpitnya, menatap nanar ke arah meja yang sudah seperti medan perang. Perang memperebutkan makanan maksudnya.

“Ekhem!” Suho berdehem. Tidak ada yang mendengarkan.

“Semuanya! Ada yang mau aku bicarakan!” Katanya agak keras. Masih tidak ada yang mendengarkan. Ia menatap D.O meminta tolong. D.O menghela napasnya pelan.

“DIAAAAM!!!” Teriak D.O agak OOC sambil menggebuk-gebuk meja. Semua langsung diam dan menoleh. Lalu kembali duduk di tempat duduknya masing-masing.

“Ada apa hyung?” Tanya Jongin bingung. Tangannya masih memegang sumpit yang menahan daging di meja makan agar tidak diambil Chanyeol.

“Dengarkan apa yang akan dikatakan leader kalian!” Perintah D.O seperti seorang ibu memarahi anaknya. Kemudian semua tatapan berpindah ke Suho. Suho.berdehem sebentar, lalu membuka mulutnya.

“Jadi, seperti yang kalian ketahui-”

“Langsung ke intinya saja hyung!” Teriak Jongin memotong kalimat Suho. Perempatan muncul di kepala leader angel itu.

“Ya!! Kkamjong! Diem aja lu!” Bentaknya kesal. “Jadi, Baekhyun, beberapa di antara kita merasa kalau kamu itu cabe, jad-”

“Aku bukan cabe!” Pekik Baekhyun memotong kalimat Suho (lagi). Suho sudah akan membanting meja jika tidak melihat tatapan tajam D.O.

“Aku bilang kan merasa! Aku gak nuduh! Makanya dengerin dulu!” Bentak Suho kesal. Baekhyun kembali duduk sambil mengerucutkan bibirnya kesal.

“Jadi, intinya, kita merasa belakangan ini kau sudah keterlaluan, dan memintamu untuk mengurangi sedikit ‘kecabean’-mu itu! Mengerti?!” Jelas Suho agak membentak di kata terakhir. Baekhyun mendelik kesal kemudian mendengus.

“Iya, aku mengerti! Aku tidak akan memarahi Sehun karena menggangguku berdandan! Aku tidak akan memakai hot pants lagi! Tapi kalo soal fanboying… hmm… bair kupikir-pikir lagi,” jawab Baekhyun dengan nada terpaksa. D.O menghela napasnya lega, wajah Sehun sudah berseri senang, sementara wajah Chanyeol menjadi suram. Sang happy virus menjadi suram. Kenapa? Karena itu artinya Baekhyun akan mengganggu acara menonton dramanya.

~¤~¤~¤~¤~¤~¤~¤~¤~

Skip Time…

Baekhyun duduk di depan cerminnya. Menatapi wajahnya dengan saksama. Kemudian dia tersenyum dan mengangguk.

“Yap, aku bukan cabe! Mereka semua aja yang buta! Masa aku dibilang cabe, sih?” Gumamnya riang di depan cermin. Kemudian Baekhyun mengambil masker, kemudian memakainya dan pergi tidur. Chanyeol yang sedari tadi mengawasinya hanya bisa geleng-geleng kepala.

“Baek… Baek… gue gatau lagi kenapa gue bisa temenan sama lo,” gumam Chanyeol pelan kemudian masuk ke dalam selimutnya dan tidur. Pada kenyataannya, sekeras apapun Baekhyun meyakinkan dirinya bahwa dia bukan lah seorang cabe, tapi tetap saja.

Byun Baekhyun adalah seorang cabe-cabean.
.
.
.
.
.
Cabe. Eh, Selesai maksudnya.

Yaaaay!! Akhirnya selesai!! Akhirnya saya bisa memulai debut saya!!! Maafkan kegaringan dan kegajean saya dalam menulis. Bahasa cadelnya Sehun sengaja gak ditranslate, semata-mata hanya karena saya terlalu males. Maafkan Takopa yang durhaka ini, ya! Maaf kalau ada typo yang tidak disadari. Terimakasih sudah membaca! Sampai jumpa!

Jakarta, 18 Agustus 2015

Takoparfait.

Advertisements

5 Comments Add yours

  1. melodyalthea says:

    Wahahaha seru thor. keep writing.※

    Like

  2. Hahahaha. Baekhyuniee oppa cabe. Tapi ak heran kok cabe kayak baekhyun doyan yeoja juga ya😂!!. Tapi sekarang udh end sih. Gue sedih itu artinya oppa ku tercayang ini akan kembali menjadi cabe *inikenapamalahcurhat*😶. Tapi bgus kok ff nya. Tetep keep writting ya thor!! Maap tadi curhat 👻

    Like

  3. zhafi says:

    wuhahahhahahaahahahahhahahahahahhahahahahhahahahahahahhahahhahahahahhh suho sama dyo stresssss ngurusinnnnn si cabeee,,,

    Aduhhhh abanggg gueeeee dikate cabeeee hahahahhahahahahha

    Like

  4. baekhyun0605 says:

    Gak kebayang baekhyun pake hotspants!!😂😂

    Like

  5. byuntianglistrik says:

    eh ko ngakak,,,perasaan gue kalo baca ff si cabe doi selalu manly.
    but, ini kok phuahahahah

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s